Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Warga Kalideres Tolak Rencana Krematorium Dekat Permukiman, Legislator NasDem Dorong Langkah Hukum

Warga Kalideres Tolak Rencana Krematorium Dekat Permukiman, Legislator NasDem Dorong Langkah Hukum

Daerah Rabu, 29 April 2026 17:10 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta — Penolakan terhadap rencana pembangunan krematorium di kawasan permukiman warga mengemuka dalam audiensi antara masyarakat Kecamatan Kalideres dengan anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai NasDem, Gias Kumari Putra. Dalam pertemuan tersebut, warga secara tegas menyampaikan keberatan atas rencana pembangunan fasilitas rumah duka dan krematorium yang lokasinya dinilai terlalu dekat dengan lingkungan tempat tinggal masyarakat.

Warga menilai keberadaan fasilitas tersebut berpotensi memunculkan persoalan sosial di tengah lingkungan padat penduduk, mulai dari terganggunya kenyamanan hidup, kekhawatiran terhadap dampak aktivitas operasional, hingga perubahan suasana lingkungan yang selama ini menjadi ruang aktivitas warga sehari-hari.

Advertisement

“Bagi masyarakat, persoalan ini bukan semata soal pembangunan sebuah fasilitas umum, melainkan menyangkut bagaimana ruang hidup warga tetap mendapat perlindungan dalam setiap proses perencanaan tata kota,” ujar Mikie Defrian, Ketua Aliansi Menceng Kenolak di ruang rapat Fraksi Nasdem gedung DPRD di Kebon Sirih, Jakarta Pusat pada Selasa (28/4/2026)

BACA JUGA:  Semarak HUT RI ke-81, Pedagang Asongan dan PKL Palmerah Bagikan Kantong Sampah demi Jaga Kebersihan Kawasan DPR

Menanggapi aspirasi tersebut, Gias Kumari Putra menyatakan pentingnya setiap langkah pembangunan memiliki landasan hukum yang kuat serta melalui mekanisme yang akuntabel, agar kebijakan publik tidak berjalan sepihak tanpa kontrol sosial dan pengawasan yang memadai.

Ia juga mendorong agar warga menempuh langkah hukum dan administratif yang jelas sebagai pijakan formal dalam menyampaikan keberatan, sehingga aspirasi masyarakat memiliki dasar argumentasi yang kuat dalam proses pembahasan kebijakan.

Menurutnya, pembangunan fasilitas publik harus berjalan beriringan dengan prinsip keterbukaan, kepastian hukum, dan perlindungan terhadap kepentingan masyarakat sekitar. Dengan demikian, setiap keputusan yang diambil tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga menjawab rasa keadilan warga yang terdampak langsung.

BACA JUGA:  23 Siswa MAN 2 Rembang Terserang Diare Massal, Penyebab Masih Diselidiki

Audiensi ini menjadi penanda bahwa isu tata ruang di Jakarta tidak lagi hanya dipandang dari sisi pembangunan fisik, tetapi juga dari bagaimana kebijakan tersebut diterima oleh masyarakat yang hidup di sekitarnya. Di tengah dinamika pembangunan kota yang terus bergerak, ruang dialog antara warga dan pembuat kebijakan dinilai menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengabaikan kualitas hidup masyarakat.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Daerah

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

Daerah

Kamonesan NJP Cianjur Himpun 110 Seniman, Siapkan Kolaborasi Kolosal ‘Sasakala Gunung Padang’

Daerah

KPK Tetapkan 8 Tersangka dalam Kasus Dugaan Suap Pengurusan HGB Summarecon di Bogor

BERITA TERBARU

Survei SMRC: Tanpa KDM, Gibran Ungguli Prabowo dalam Simulasi Pilpres

Wajib Halal Diundur hingga 2028, Menteri UMKM Ungkap Biaya Jadi Kendala

Bahasa Jawa Menggema di Parlemen Malaysia, Kalam Salan Kritik Dampak Karhutla RI

Hudi Nurhudiyat: Menguatkan Kearifan Lokal dan Tasawuf

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version