Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Kasus Gigitan Anjing di Bali Capai Puluhan Ribu, Tujuh Korban Meninggal Akibat Rabies

Kasus Gigitan Anjing di Bali Capai Puluhan Ribu, Tujuh Korban Meninggal Akibat Rabies

Daerah Selasa, 7 Januari 2025 21:41 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Denpasar – Dinas Kesehatan (Dinkes) Bali melaporkan kasus gigitan anjing di Pulau Dewata sepanjang 2024 mencapai angka yang mengkhawatirkan. Tercatat sebanyak 55.767 kasus gigitan anjing terjadi di seluruh wilayah Bali, dengan beberapa kabupaten menjadi penyumbang angka tertinggi.

Kabupaten Badung menempati posisi teratas dengan 9.732 kasus gigitan, diikuti oleh Denpasar sebanyak 7.847 kasus, Tabanan 7.244 kasus, dan Karangasem 7.049 kasus. Sementara itu, Gianyar melaporkan 7.035 kasus, Buleleng 5.293 kasus, Jembrana 4.739 kasus, Bangli 3.812 kasus, dan Klungkung 3.016 kasus, dilansir dari JPNN.com, Selasa (7/1/2025).

Advertisement

Sebagai respons atas tingginya jumlah kasus, Dinkes Bali telah mendistribusikan 31.370 vial vaksin antirabies (VAR) bagi korban gigitan yang berpotensi terkena rabies. Vaksin ini diberikan setelah dilakukan penyaringan untuk memastikan apakah hewan yang menggigit berisiko membawa rabies atau tidak.

BACA JUGA:  Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

Namun, dari total kasus gigitan, masih terdapat 24.397 korban gigitan yang tidak mendapatkan vaksin karena anjing atau hewan lain yang menggigit dipastikan bebas dari rabies.

Meskipun upaya vaksinasi telah dilakukan, Dinkes Bali melaporkan adanya tujuh kasus kematian sepanjang tahun akibat rabies. Korban meninggal tersebut dilaporkan terlambat mendapatkan penanganan medis setelah digigit oleh hewan penular rabies (HPR).

Pihak Dinkes Bali mengingatkan masyarakat untuk segera melapor dan mendapatkan vaksin setelah mengalami gigitan anjing atau hewan lainnya yang berpotensi menularkan rabies. Dengan penanganan yang cepat dan tepat, risiko kematian akibat rabies dapat diminimalkan.

BACA JUGA:  Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

Selain itu, Dinkes juga terus mendorong program vaksinasi rabies massal untuk anjing liar dan peliharaan di seluruh wilayah Bali sebagai langkah pencegahan. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat untuk menjaga hewan peliharaan mereka, memastikan anjing telah divaksin, serta menghindari kontak langsung dengan anjing liar.

Tingginya angka gigitan anjing di Bali menjadi perhatian serius, mengingat Bali adalah salah satu destinasi wisata dunia. Pencegahan rabies yang efektif bukan hanya melindungi masyarakat lokal, tetapi juga menjaga citra Bali sebagai tujuan wisata yang aman.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Bau Busuk Tercium di Stasiun LRT Pancoran, Polisi Selidiki Dugaan Penemuan Jenazah

Daerah

Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getarannya Terasa hingga Jakarta

Daerah

Stasiun Karet Resmi Ditutup, Penumpang KRL Mulai Dialihkan ke BNI City

Daerah

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

BERITA TERBARU

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.