Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Unjuk Rasa ‘Indonesia Gelap’ di Surabaya

Unjuk Rasa ‘Indonesia Gelap’ di Surabaya

Daerah Jumat, 21 Februari 2025 21:36 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Surabaya – Aksi unjuk rasa bertajuk ‘Indonesia Gelap’ digelar di depan Gedung DPRD Jawa Timur, Surabaya, pada Jumat (21/2/2025). Aksi ini diikuti oleh ratusan massa yang terdiri dari mahasiswa, akademisi, dan masyarakat sipil. Mereka tergabung dalam kelompok Arek Gerakan Rakyat (Gerak) dan melakukan berbagai aksi protes, termasuk membakar ban serta menyiram air ke arah perwakilan anggota DPRD.

Awalnya, massa aksi terlihat membagikan makanan ringan kepada polisi yang berjaga. Namun, suasana berubah ketika mereka mulai membakar ban di depan gedung DPRD. Api berkobar dan asap hitam mengepul tinggi, menciptakan suasana tegang. Selain itu, massa juga melakukan aksi teatrikal dan orasi, menuntut agar pimpinan legislatif turun ke jalan untuk mendengarkan aspirasi mereka.

BACA JUGA:  Dana Tambahan Rp202 Miliar Masuk, Bupati Bima Naikkan Gaji P3K Paruh Waktu

Advertisement

“Bakar amarah, jangan tunduk, kita lawan, kita hantam, sampai semua runtuh! Taek!” teriak salah seorang orator dengan penuh semangat.

Aksi ini semakin meriah dengan diputarnya lagu “Bayar Bayar Bayar” dari Sukatani, serta lagu “Buruh Tani” yang liriknya diubah sebagian. Massa juga meneriakkan yel-yel, “Di bawah kuasa tirani, Prabowo!”

Dua anggota Fraksi PDIP DPRD Jatim akhirnya turun menemui massa. Mereka adalah Fuad Bernardi, anak mantan Menteri Sosial dan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, serta Yordan M Batara-Goa. Fuad menyatakan bahwa pihaknya akan menampung tuntutan massa dan menyampaikannya ke pemerintah pusat, karena sebagian besar program yang dituntut berada di bawah kewenangan pusat.

BACA JUGA:  BK DPRD Kaur Panggil 'B' Terkait Kasus, Siap Usut Habis-Habisan

“Kami di Provinsi Jatim yang bisa kami lakukan itu adalah nanti kita bisa menyampaikan apa yang menjadi keluhan, apa yang menjadi keinginan dari para massa dari para demonstran ini untuk nanti kita bisa sampaikan ke pemerintah pusat, untuk menjadi pertimbangan,” kata Fuad.

Fuad juga menjelaskan bahwa Ketua DPRD Jatim, Musyafak Rouf, tidak berada di kantor karena sedang menjalani masa reses. Yordan, di sisi lain, berjanji akan memperjuangkan aspirasi massa dan memastikan program pemerintah tidak merugikan rakyat.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Bau Busuk Tercium di Stasiun LRT Pancoran, Polisi Selidiki Dugaan Penemuan Jenazah

Daerah

Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getarannya Terasa hingga Jakarta

Daerah

Stasiun Karet Resmi Ditutup, Penumpang KRL Mulai Dialihkan ke BNI City

Daerah

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

BERITA TERBARU

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.