Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Tragis! 549 Warga Gaza Tewas Ditembak saat Pembagian Makanan

Tragis! 549 Warga Gaza Tewas Ditembak saat Pembagian Makanan

Internasional Jumat, 27 Juni 2025 21:12 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Gaza – Tragedi kemanusiaan kembali terjadi di Jalur Gaza. Sejak pusat distribusi bantuan yang didukung Amerika Serikat dan Israel mulai beroperasi empat pekan lalu, sedikitnya 549 warga Palestina dilaporkan tewas tertembak saat berusaha mendapatkan bantuan pangan. Informasi itu dirilis secara resmi oleh Kantor Media Pemerintah Gaza, seperti dikutip Al Jazeera pada Kamis (26/6/2025).

Menurut laporan tersebut, para korban tidak hanya tewas di tengah antrean makanan, tetapi juga menjadi sasaran sistematis dalam skema yang disebut sebagai “perangkap kematian”. Jumlah korban luka telah mencapai 4.066 orang, dan 39 lainnya dilaporkan hilang, memperparah derita rakyat sipil yang telah kelaparan berbulan-bulan akibat blokade dan gempuran yang tiada henti.

BACA JUGA:  Redakan Ketegangan Global, AS dan Iran Resmi Teken MOU Damai: Ini 14 Poin Lengkapnya

Advertisement

Kantor media menyebutkan bahwa pusat bantuan yang semestinya menjadi titik harapan, justru berubah menjadi ajang pembantaian. “Pendudukan Israel menggunakan bantuan makanan sebagai senjata pembunuh massal,” ujar pernyataan resmi mereka, menuding militer Israel menembaki warga sipil secara rutin, bahkan berdasarkan ‘jadwal penembakan yang ditetapkan.’

Komentar keras juga datang dari Sami Al-Arian, Direktur Pusat Islam dan Urusan Global di Universitas Zaim, Istanbul. Dalam wawancara dengan Al Jazeera, ia menyebut peristiwa itu sebagai ‘parodi kemanusiaan dan skandal global.’

Ia menegaskan, “Setiap hari orang-orang mendatangi lokasi bantuan hanya untuk pulang dengan luka atau tak pernah kembali sama sekali. Mereka hanya ingin memberi makan anak-anak mereka.”

BACA JUGA:  Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Lebih lanjut, media internasional seperti The Guardian dan Middle East Eye juga menyoroti kejadian ini sebagai indikasi semakin parahnya krisis kemanusiaan di Gaza, di mana bantuan kemanusiaan kini menjadi alat kendali dan dominasi politik. Human Rights Watch dan Amnesty International disebut telah menyerukan penyelidikan mendesak oleh komunitas internasional atas insiden ini.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz, Kenyataannya Tidak

Internasional

Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang Picu Ledakan dan Runtuhnya Aeon Mall Kumamoto, Belasan Orang Masih Hilang

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

BERITA TERBARU

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.