Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Thailand–Kamboja Sepakat Gencatan Senjata, Pasar Bangkok Dihantui Tragedi Berdarah

Thailand–Kamboja Sepakat Gencatan Senjata, Pasar Bangkok Dihantui Tragedi Berdarah

Berita Utama Rabu, 30 Juli 2025 0:33 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: CNBCIndonesia.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Kuala Lumpur — Dunia menyaksikan dua wajah Asia Tenggara pada hari yang sama: satu menunjukkan harapan atas perdamaian lintas perbatasan, sementara yang lain dihantui tragedi berdarah yang mengguncang ibu kota Thailand.

Setelah berbulan-bulan ketegangan bersenjata di wilayah sengketa dekat Candi Preah Vihear, Thailand dan Kamboja akhirnya menyepakati gencatan senjata tanpa syarat dalam pertemuan yang dimediasi oleh Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, Senin (28/7/2025).

Advertisement

“Gencatan senjata segera dan tanpa prasyarat akan mulai berlaku tengah malam ini, 28 Juli 2025, selama 24 jam dan akan diperpanjang berdasarkan evaluasi bersama,” ujar Anwar dalam konferensi pers pasca-perundingan di Kuala Lumpur.

Kesepakatan ini disambut dengan kelegaan oleh warga sipil di sepanjang perbatasan, yang selama berminggu-minggu hidup dalam bayang-bayang artileri dan evakuasi. Para analis melihat ini sebagai titik balik krusial dalam ketegangan berkepanjangan di wilayah perbatasan yang menyimpan sejarah panjang klaim kedaulatan.

BACA JUGA:  Persiapan Prosesi Pemakaman Akbar Ayatollah Ali Khamenei

Namun di saat harapan muncul di perbatasan, ibu kota Thailand justru dilanda tragedi mematikan.

Sementara perdamaian dirundingkan di utara, suara tembakan menggema di Pasar Bang Sue, Distrik Chatuchak, Bangkok. Seorang pria bersenjata memberondong kawasan pasar yang ramai, menewaskan enam orang, termasuk empat petugas keamanan, seorang perempuan, dan dirinya sendiri..

Pelaku, yang belum diungkap identitasnya, dikonfirmasi bunuh diri tak lama setelah melancarkan aksinya. Polisi menyebut motif sementara sebagai konflik pribadi terkait sengketa usaha di kawasan pasar, namun investigasi masih berlangsung.

“Ini bukan serangan terorisme, tapi kekerasan bersenjata yang tragis dan mengejutkan,” ujar Wakil Kepala Polisi Bangkok, Worapat Sukthai.

Pasar Or To Ko, tempat insiden terjadi, dikenal sebagai pusat distribusi hasil pertanian dan kuliner lokal. Banyak korban sedang beraktivitas biasa ketika peluru mulai dilepaskan. Beberapa rekaman CCTV memperlihatkan pengunjung panik berlarian, dan ambulans lalu-lalang sepanjang sore.

BACA JUGA:  Nasib Sayembara Rp250 Juta Usai Buron Penganiaya di Bandung Tertangkap

Langit Gaza Dipenuhi Parasut Bantuan

Sementara itu, dari Timur Tengah, pesawat-pesawat militer Yordania dan Uni Emirat Arab mulai menerjunkan bantuan kemanusiaan ke wilayah Jalur Gaza pada Minggu (27/7/2025), menyusul keputusan Israel membuka sebagian wilayah udaranya. Sebanyak 25 ton makanan dijatuhkan menggunakan parasut dalam upaya menjangkau warga sipil di zona konflik.

Militer Israel mengklaim turut menurunkan tujuh palet bantuan sejak Sabtu, sebagai bagian dari tanggung jawab kemanusiaan. Meski demikian, ketegangan politik dan embargo masih terus menjadi sorotan PBB dan dunia internasional.

Hari ini, Selasa (29/7/2025), dunia terbelah antara upaya menciptakan perdamaian dan tragedi akibat senjata. Thailand dan Kamboja menciptakan momentum baru bagi stabilitas kawasan, namun kekerasan dalam negeri justru merenggut nyawa di tengah masyarakat sipil. Sementara itu, bantuan dari langit menggambarkan sisi lain dari upaya kemanusiaan global yang terus berjalan di tengah konflik tiada henti.

Advertisement

Tragedi
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Berita Utama

Fokus Jalani Pengobatan Jantung, Nanik S Deyang Mengundurkan Diri dari Jabatan Kepala Badan Gizi Nasional

Internasional

Iran Klaim Hantam Fasilitas Militer AS di Yordania dan Kuwait Lewat Serangan Rudal dan Drone

Berita Utama

Mensesneg Minta Hotman Jangan Kaitkan Kasus Febrie Adriansyah dengan Presiden

BERITA TERBARU

Ketua DPD GRANAT Banten Kecam Dugaan Keterlibatan Kasat Narkoba Polres Tangsel dalam Kasus Narkotika

Diskominfo Kabupaten Serang Sosialisasikan Alur Pelayanan Digital Terpadu di Kramatwatu

Warga Kp. Sitoko Gelar Swadaya Cor Jalan, Minta Perhatian Pemkab Lebak & Pemprov Banten

Pembangunan Rumah Ratusan Juta di Baleendah Disorot, Status Kepemilikan Lahan Diragukan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.