Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » AS Desak Ukraina Pertimbangkan Penarikan dari Donbas, Zelenskyy Singgung Usulan ‘Zona Ekonomi Bebas’

AS Desak Ukraina Pertimbangkan Penarikan dari Donbas, Zelenskyy Singgung Usulan ‘Zona Ekonomi Bebas’

Internasional Jumat, 12 Desember 2025 20:15 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Washington – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengungkapkan bahwa Amerika Serikat kini mendorong Kyiv untuk menarik pasukannya dari wilayah Donbas dan mempertimbangkan pembentukan sebuah ‘zona ekonomi bebas’ di area yang saat ini masih berada di bawah kontrol Ukraina. Pernyataan itu ia sampaikan pada Kamis dalam sebuah keterangan resmi.

Menurut Zelenskyy, usulan terbaru Washington berbeda dari gagasan sebelumnya. AS sebelumnya pernah menyarankan agar Ukraina melepaskan sebagian wilayah Donbas ke Rusia. Namun kini, kata Zelenskyy, muncul opsi kompromi baru yang mengatur bahwa pasukan Ukraina akan mundur sementara pasukan Rusia tidak diizinkan bergerak maju ke wilayah tersebut.

BACA JUGA:  Iran Klaim Hantam Fasilitas Militer AS di Yordania dan Kuwait Lewat Serangan Rudal dan Drone

Advertisement

Dalam penjelasannya kepada wartawan di Kyiv, ia menegaskan adanya ketidakjelasan besar dalam konsep tersebut. “Siapa yang akan memerintah wilayah ini, yang mereka sebut sebagai ‘zona ekonomi bebas’ atau ‘zona demiliterisasi’, mereka sendiri tidak tahu,” kata Zelenskyy.

Ia juga menyampaikan kekhawatiran mendasar bahwa rencana itu berpotensi membuka jalan bagi Rusia untuk mengambil alih kawasan tersebut segera setelah Ukraina menarik pasukannya. Zelenskyy mempertanyakan mekanisme keamanan nyata yang bisa menjamin skema itu berjalan adil bagi Ukraina.

“Jika pasukan satu pihak harus mundur dan pihak lain tetap di tempatnya, lalu apa yang akan menahan pasukan lain, yaitu pasukan Rusia? Atau apa yang akan menghentikan mereka menyamar sebagai warga sipil dan mengambil alih zona ekonomi bebas ini? Ini semua sangat serius. Bukan berarti Ukraina akan menyetujuinya, tetapi jika kita berbicara tentang kompromi, maka itu haruslah kompromi yang adil,” ujarnya.

BACA JUGA:  Iran Ultimatum Korsel: Kehadiran Militer di Hormuz Bakal Dianggap Dukung AS

Zelenskyy menambahkan bahwa setiap kesepakatan terkait usulan tersebut, bila akhirnya dipertimbangkan, perlu mendapatkan legitimasi publik. Ia menegaskan bahwa jika Ukraina menyetujui skema tersebut, maka perlu diadakan pemilihan umum atau referendum untuk meratifikasinya.

Advertisement

MPR Presiden Ukraina
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

Internasional

Iran Tegaskan Diplomasi Jadi Jalan Keluar Konflik, Pembukaan Selat Hormuz Tunggu Syarat Terpenuhi

Internasional

Tiga Wilayah Bersatu Dorong Kemerdekaan, Masa Depan Inggris Raya Dipertanyakan

Internasional

Iran Ultimatum Korsel: Kehadiran Militer di Hormuz Bakal Dianggap Dukung AS

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version