Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Bikin Pilot AS Syok, Drone Iran Bentuk Formasi Misterius ‘Ubur-ubur’ di Udara

Bikin Pilot AS Syok, Drone Iran Bentuk Formasi Misterius ‘Ubur-ubur’ di Udara

Internasional Kamis, 25 Juni 2026 3:22 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com,  Washington DC – Pengakuan mengejutkan datang dari seorang pilot jet tempur F-15 Amerika Serikat (AS) yang sempat ditembak jatuh di wilayah Iran pada April lalu. Setelah berhasil diselamatkan, pilot tersebut memberikan kesaksian kepada pejabat intelijen bahwa dirinya melihat kawanan pesawat nirawak (drone) milik Iran membentuk formasi aneh menyerupai “ubur-ubur” di langit sebelum ia melontarkan diri keluar dari kokpit.

Dikutip dari CNN, Rabu (24/6/2026), penuturan berskala top secret ini diungkapkan oleh empat sumber internal yang mengetahui jalannya pemeriksaan. Informasi ini memicu perdebatan sengit dan mendalam di kalangan komunitas intelijen Amerika Serikat yang hingga kini belum menemukan titik temu.

Advertisement

Seperti Alien dan Jadi ‘Ladang Ranjau’ di Langit

Jika kesaksian pilot tersebut terbukti akurat, hal ini menandakan adanya lompatan teknologi dan kemajuan besar dalam doktrin serta kemampuan perang nirawak militer Iran. Berdasarkan pengakuannya, puluhan drone tersebut tidak terbang secara acak, melainkan bergerak secara serempak dan saling terintegrasi satu sama lain.

BACA JUGA:  Iran Desak Akhiri Perang Timur Tengah, Trump Tolak Proposal Balasan Teheran

“Beberapa drone saling terhubung dan bergerak serempak dengan drone-drone yang lebih kecil di bawah drone-drone yang lebih besar seperti kaki. Benar-benar seperti alien,” ujar salah satu sumber intelijen yang menirukan kesaksian dramatis pilot F-15 tersebut kepada CNN.

Tak hanya itu, sumber lain juga menambahkan bahwa pilot militer AS tersebut merasa seolah-olah dirinya sedang terjebak dan menyaksikan “ladang ranjau drone” yang terapung di udara secara masif sebelum jet tempur canggihnya jatuh.

Picu Perdebatan Intelijen AS

Hingga saat ini, komunitas intelijen di Washington masih terbelah dalam menyikapi laporan tersebut. Sebagian pihak menilai fenomena “ubur-ubur udara” ini merupakan taktik pertahanan udara baru Iran yang memanfaatkan kecerdasan buatan (swarming drone technology) untuk menutup ruang gerak jet tempur musuh. Sementara sebagian lainnya masih mengkaji potensi adanya bias visual atau distorsi optik yang dialami pilot di bawah tekanan situasi kritis pertempuran.

BACA JUGA:  Eskalasi Serangan Udara dan Perintah Pengosongan Paksa Guncang Lebanon Selatan

Insiden jatuhnya jet tempur F-15 Amerika Serikat ini sebelumnya memang sempat memicu operasi penyelamatan besar-besaran yang melibatkan puluhan jet tempur pendukung hingga intervensi dari badan intelijen pusat AS (CIA) di wilayah Iran. Namun, detail mengenai taktik udara “ubur-ubur” milik Teheran ini baru pertama kali bocor dan terekspos ke publik pekan ini.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz, Kenyataannya Tidak

Internasional

Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang Picu Ledakan dan Runtuhnya Aeon Mall Kumamoto, Belasan Orang Masih Hilang

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Internasional

Iran Klaim Hantam Fasilitas Militer AS di Yordania dan Kuwait Lewat Serangan Rudal dan Drone

BERITA TERBARU

Sapu Bersih BUMN: Prabowo Opsi Usut Direksi 30 Tahun ke Belakang Hingga Bentuk Pengadilan Ad Hoc

Hari Pramuka ke-65, Kapolda Banten Tekankan Pentingnya Karakter dan Kemandirian Generasi Muda

Spider-Man: Brand New Day. Terlaris 2026

Hidup Tenang, Tidak Berlebihan: Kembali ke Kesederhanaan yang Menentramkan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.