Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Iran Bantah Adanya Dialog Teknis di Doha, Tuntut Pelaksanaan MoU Selat Hormuz

Iran Bantah Adanya Dialog Teknis di Doha, Tuntut Pelaksanaan MoU Selat Hormuz

Internasional Senin, 29 Juni 2026 22:03 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

GazanaPublika.com, Jakarta — Wakil Menteri Luar Negeri Iran Urusan Hukum, Kazem Gharibabadi, menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada konfirmasi mengenai adanya “dialog teknis” yang akan berlangsung di Doha, Qatar, pada pekan ini. Pihak Iran biasanya baru akan mengeluarkan pernyataan resmi di saat-saat terakhir setelah mendapatkan konfirmasi dari tingkat tertinggi pemerintahan.

Saat ini, laporan mengenai rencana negosiasi dalam beberapa hari ke depan masih dibantah. Terdapat banyak isu krusial yang harus dibahas oleh kedua belah pihak sebelum Iran sepakat untuk kembali ke meja perundingan. Teheran menyatakan ketidakpuasannya atas apa yang mereka sebut sebagai pelanggaran gencatan senjata, baik yang dilakukan oleh Amerika Serikat di Selat Hormuz maupun oleh Israel di Lebanon selatan.

Iran menuntut agar pasal-pasal dalam memorandum kesepahaman (MoU) dihormati dan diimplementasikan secara penuh sebelum pembicaraan baru dapat berjalan. Tuntutan ini mencakup Pasal 1 mengenai gencatan senjata dan Pasal 5 yang mengizinkan Iran untuk mengatur jalur transportasi energi di Selat Hormuz. Iran merasa terganggu dengan upaya Amerika Serikat dan negara-negara lain yang mencoba membuat koridor baru di dekat wilayah Oman. Berdasarkan Pasal 5, Iran menegaskan bahwa mereka memiliki otoritas penuh untuk mengatur lalu lintas tersebut.

BACA JUGA:  Redakan Ketegangan Global, AS dan Iran Resmi Teken MOU Damai: Ini 14 Poin Lengkapnya

Serangan Israel di Gaza Meningkat, Satu Warga Tewas di Khan Younis

Pasukan Israel meningkatkan intensitas serangannya di Jalur Gaza bagian selatan. Dalam insiden terbaru, seorang warga Palestina dilaporkan tewas akibat serangan yang dilancarkan di kota al-Qarara, sebelah utara Khan Younis.

Mengutip sumber medis, kantor berita Wafa melaporkan bahwa pihak rumah sakit telah menerima empat jenazah warga Palestina dan delapan korban luka-luka dalam 24 jam terakhir akibat serangan Israel yang terus berlanjut. Suasana duka juga menyelimuti prosesi pemakaman seorang anak perempuan berusia 13 tahun yang menjadi korban tewas akibat serangan udara Israel di Khan Younis.

BACA JUGA:  Negosiasi AS-Iran di Swiss Selesai: Sepakat Bentuk Empat Kelompok Kerja dan Kelola Selat Hormuz

Irak Beri Tenggat Waktu Kelompok Pro-Iran untuk Melucuti Senjata

Pemerintah Irak menetapkan batas waktu hingga 30 September bagi kelompok-kelompok milisi pro-Iran yang beroperasi di negaranya untuk melucuti senjata mereka. Pengumuman tersebut disampaikan oleh juru bicara pemerintah dalam sebuah konferensi pers resmi.

Langkah tegas ini diambil menjelang rencana kunjungan Perdana Menteri Irak yang baru, Ali al-Zaidi, ke Amerika Serikat. Selama ini, Washington terus memberikan tekanan kuat kepada Baghdad untuk memastikan faksi-faksi bersenjata tersebut menyerahkan persenjataan mereka.

Sebelumnya, beberapa kelompok bersenjata—yang sebagian besar beroperasi di bawah payung Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) yang diakui negara—sempat menargetkan fasilitas-fasilitas militer milik Amerika Serikat di Irak pada minggu-minggu awal pecahnya perang AS-Israel melawan Iran.

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Panas di Dunia Nyata dan Maya, Pejabat Tinggi Iran dan AS Saling Sindir Rudal Hingga Jet Tempur

Internasional

Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Terbesar Sepanjang Sejarah

Internasional

Bikin Pilot AS Syok, Drone Iran Bentuk Formasi Misterius ‘Ubur-ubur’ di Udara

Internasional

Negosiasi AS-Iran di Swiss Selesai: Sepakat Bentuk Empat Kelompok Kerja dan Kelola Selat Hormuz

BERITA TERBARU

Pemerintah Resmi Luncurkan Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Usung Tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

Panas di Dunia Nyata dan Maya, Pejabat Tinggi Iran dan AS Saling Sindir Rudal Hingga Jet Tempur

Aliansi Masyarakat Kepung Kantor Forkopimcam Malingping, Tuntut Pemberantasan Obat Terlarang dan LGBT

Padepokan Tjakra Poetra Padjadjaran Gelar Diskusi Terbuka Mengusung Tema ‘Nasionalisme di Jaman Kita’

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Andai Pengelolaan MBG Swakelola Kantin Sekolah, Bagaimana?

Diplomasi Sepak Bola Iran di Tengah Ketegangan Politik Iran–AS

Budiman Sudjatmiko dan Penanggulangan Kemiskinan (Refleksi Defisit Kesadaran)

RAGAM

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.