Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Panas di Dunia Nyata dan Maya, Pejabat Tinggi Iran dan AS Saling Sindir Rudal Hingga Jet Tempur

Panas di Dunia Nyata dan Maya, Pejabat Tinggi Iran dan AS Saling Sindir Rudal Hingga Jet Tempur

Internasional Senin, 29 Juni 2026 22:23 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

GazanaPublika.com, Jakarta — Ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat kini merembet ke ranah digital. Dua pejabat tinggi dari kedua negara terlibat aksi saling sindir dan pamer kemampuan militer melalui platform media sosial, mencerminkan buntu dan panasnya hubungan diplomatik kedua belah pihak di dunia nyata.

Perang urat saraf ini melibatkan Kepala Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, Ebrahim Azizi, dengan Wakil Kepala Staf Gedung Putih, Dan Scavino. Gesekan bermula saat Scavino mengunggah video yang menunjukkan kegagahan pesawat pengebom siluman jenis B-2 Spirit milik militer Amerika Serikat yang tengah mengudara.

Unggahan tersebut langsung memantik respons dari pihak Teheran. Azizi membalasnya dengan memamerkan rekaman video peluncuran rudal berpemandu Iran yang berhasil menghantam target secara presisi. Tidak tinggal diam, Scavino kemudian mengunggah gambar jam pasir, sebuah simbol yang mengisyaratkan bahwa waktu bagi Iran untuk menyepakati meja perundingan sudah semakin menipis.

BACA JUGA:  Teheran Tertawakan Pembatalan Operasi Militer AS, Sebut Sikap Washington Pengecut

Ketegangan di ruang siber ini kian memuncak saat Azizi kembali mengunggah video uji coba rudal balistik Kheibar Shekan miliknya dengan pesan bernada menantang. Namun, pihak Gedung Putih meragukan keaslian video tersebut dan menyebutnya sebagai rekayasa teknologi kecerdasan buatan atau AI, seraya menyindir keberadaan bunker bawah tanah milik Iran.

Sarkasme tersebut langsung dibalas menohok oleh Azizi. Ia mempertanyakan apakah insiden evakuasi massal terhadap hampir sembilan ribu warga Amerika serta kehancuran pangkalan militer AS di kawasan Timur Tengah beberapa waktu lalu juga merupakan hasil rekayasa teknologi AI.

Konfrontasi di media sosial ini terjadi di tengah mandeknya kesepakatan damai antara kedua negara, meskipun berbagai putaran pembicaraan telah diupayakan sejak kesepakatan gencatan senjata pada awal April lalu. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengonfirmasi bahwa negosiasi sejauh ini belum menunjukkan kemajuan yang nyata akibat militer Israel yang masih terus melancarkan agresi terhadap kelompok milisi Hizbullah di Lebanon, yang merupakan sekutu utama Teheran.

BACA JUGA:  Langkah Baru Menuju Perdamaian: AS Tawarkan Proposal Konsesi Finansial dan Penghentian Militer kepada Iran

Walaupun Araghchi menyatakan jalur komunikasi dengan Washington masih tetap terbuka, ia memberikan peringatan keras bahwa setiap serangan yang menyasar kedaulatan Lebanon akan menjadi pemantik utama yang memicu kembalinya konflik bersenjata skala penuh antara Amerika Serikat dan Iran.

Situasi di lapangan sendiri semakin rumit setelah Hizbullah secara resmi menyatakan penolakannya untuk memperpanjang masa gencatan senjata karena menganggap perjanjian tersebut sama saja dengan menyerah kalah, menyusul insiden serangan udara Israel di Lebanon selatan yang sempat menewaskan seorang personel pasukan perdamaian PBB (UNIFIL).

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Iran Bantah Adanya Dialog Teknis di Doha, Tuntut Pelaksanaan MoU Selat Hormuz

Internasional

Gempa Dahsyat Guncang Venezuela, Terbesar Sepanjang Sejarah

Internasional

Bikin Pilot AS Syok, Drone Iran Bentuk Formasi Misterius ‘Ubur-ubur’ di Udara

Internasional

Negosiasi AS-Iran di Swiss Selesai: Sepakat Bentuk Empat Kelompok Kerja dan Kelola Selat Hormuz

BERITA TERBARU

Pemerintah Resmi Luncurkan Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Usung Tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

Iran Bantah Adanya Dialog Teknis di Doha, Tuntut Pelaksanaan MoU Selat Hormuz

Aliansi Masyarakat Kepung Kantor Forkopimcam Malingping, Tuntut Pemberantasan Obat Terlarang dan LGBT

Padepokan Tjakra Poetra Padjadjaran Gelar Diskusi Terbuka Mengusung Tema ‘Nasionalisme di Jaman Kita’

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Andai Pengelolaan MBG Swakelola Kantin Sekolah, Bagaimana?

Diplomasi Sepak Bola Iran di Tengah Ketegangan Politik Iran–AS

Budiman Sudjatmiko dan Penanggulangan Kemiskinan (Refleksi Defisit Kesadaran)

RAGAM

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.