Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Indonesia Bergabung sebagai Partner BRICS, Bersama 12 Negara Lain

Indonesia Bergabung sebagai Partner BRICS, Bersama 12 Negara Lain

Internasional Jumat, 25 Oktober 2024 20:19 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: Wikipedia

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Indonesia dikabarkan bergabung sebagai negara partner dalam aliansi BRICS, yang dipimpin oleh Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan. Status baru ini diungkap usai digelarnya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS di Kazan, Rusia, pada 22-24 Oktober.

Sebuah unggahan di media sosial menyebutkan bahwa BRICS kini memiliki 13 negara partner baru, termasuk Indonesia. “BRICS secara resmi menambah 13 negara baru ke aliansi sebagai negara partner (bukan anggota penuh),” tulis akun tersebut pada Kamis (24/10). Selain Indonesia, negara-negara partner lainnya adalah Aljazair, Belarus, Bolivia, Kuba, Kazakhstan, Malaysia, Nigeria, Thailand, Turki, Uganda, Uzbekistan, dan Vietnam.

BACA JUGA:  Redakan Ketegangan Global, AS dan Iran Resmi Teken MOU Damai: Ini 14 Poin Lengkapnya

Advertisement

Sejak berdirinya, aliansi ekonomi ini awalnya hanya terdiri dari empat negara, yakni Brasil, Rusia, India, dan China, yang dikenal dengan istilah BRIC. Konsep ini pertama kali diperkenalkan oleh Jim O’Neill dari Goldman Sachs pada 2001, yang meramalkan bahwa perekonomian negara-negara ini akan menyaingi negara G7.

Setahun setelah berdiri secara resmi pada 2009, Afrika Selatan bergabung atas undangan China, mengubah nama aliansi ini menjadi BRICS. Hingga 2023, selain lima negara awal, BRICS juga telah menerima anggota baru, termasuk Arab Saudi, Iran, Uni Emirat Arab, Mesir, dan Ethiopia.

BACA JUGA:  Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Sebagai negara dengan hubungan ekonomi yang kuat dengan beberapa negara BRICS, Indonesia turut hadir sebagai undangan dalam KTT dan kini berstatus sebagai partner resmi.

Sumber: CNNIndonesia.com

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz, Kenyataannya Tidak

Internasional

Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang Picu Ledakan dan Runtuhnya Aeon Mall Kumamoto, Belasan Orang Masih Hilang

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

BERITA TERBARU

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.