Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Erdogan: Barat Perlu Cermati Doktrin Nuklir Baru Rusia

Erdogan: Barat Perlu Cermati Doktrin Nuklir Baru Rusia

Internasional Rabu, 20 November 2024 17:00 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: Republika.co.id

Advertisement

GazanaPublika.com, Ankara – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa Barat perlu memperhatikan doktrin nuklir terbaru yang dirumuskan Rusia, yang menegaskan hak dan kemampuan Moskow dalam melindungi diri dari ancaman eksternal.

Doktrin baru tersebut, yang diusulkan Rusia sejak September lalu, akhirnya resmi diadopsi pada Selasa (19/11/2024). Langkah ini diambil setelah insiden serangan rudal Ukraina ke Wilayah Bryansk, yang menggunakan senjata buatan Amerika Serikat.

Advertisement

Erdogan, dalam konferensi pers usai menghadiri KTT G20 di Rio de Janeiro, Brasil, menyatakan bahwa langkah Rusia ini merupakan tanggapan atas berbagai tekanan yang diterimanya. “Menurut saya, pernyataan Rusia ini merupakan respons terhadap tindakan yang diambil terhadapnya, khususnya terkait penggunaan senjata konvensional,” ujar Erdogan, Selasa.

BACA JUGA:  Berdikari Pasca 50 Tahun Diembargo, Energi Raksasa Iran Teknologi Turbin Gas F-Class MGT-75

Ia juga menambahkan bahwa NATO perlu memberikan perhatian serius terhadap hal ini. “Rusia memiliki hak dan kapasitas untuk mempertahankan diri, termasuk mengambil tindakan untuk menjaga keamanannya. Namun, perlu diingat, konflik bersenjata, terutama yang melibatkan senjata nuklir, tidak akan memberikan keuntungan bagi siapa pun,” jelas Erdogan.

Pernyataan Erdogan muncul di tengah laporan media AS yang menyebut bahwa Presiden AS Joe Biden telah mencabut pembatasan penggunaan rudal buatan AS oleh Ukraina. Meski Gedung Putih belum memberikan konfirmasi, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyatakan bahwa informasi tersebut benar.

Di sisi lain, Presiden Rusia Vladimir Putin telah memperingatkan bahwa penggunaan rudal jarak jauh oleh Ukraina akan mengubah dinamika konflik dan melibatkan NATO secara langsung dalam perang yang tengah berlangsung.

BACA JUGA:  Tuai Kecaman, Trump Ancam Terapkan Tarif Kargo Selat Hormuz

Langkah terbaru dari Moskow ini mencerminkan ketegangan yang semakin memanas antara Rusia dan Barat, dengan doktrin nuklir baru sebagai sinyal kesiapan Rusia dalam menghadapi ancaman strategis di kawasan.

Sumber: TVOneNews.com

Advertisement

Rusia
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz, Kenyataannya Tidak

Internasional

Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang Picu Ledakan dan Runtuhnya Aeon Mall Kumamoto, Belasan Orang Masih Hilang

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

BERITA TERBARU

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.