Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Ampuhnya Rudal Oreshnik, Amerika dan NATO pun ‘Ngeri’

Ampuhnya Rudal Oreshnik, Amerika dan NATO pun ‘Ngeri’

Berita Utama Sabtu, 23 November 2024 16:47 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: Kompas.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Moskow – Viktor Litovkin, seorang purnawirawan kolonel Angkatan Darat Rusia sekaligus analis militer, menyatakan dalam wawancaranya dengan Sputnik bahwa Rudal Oreshnik dapat melaju dengan kecepatan Mach 10, yang setara dengan sekitar 3 km per detik.

Dia menjelaskan bahwa dengan kecepatan seperti itu, rudal ini tidak dapat dihentikan oleh sistem pertahanan udara yang ada saat ini.

Advertisement

Menurut Litovkin, keunggulan utama sistem rudal Oreshnik terletak pada dua faktor: pertama, rudal ini merupakan rudal jarak menengah yang mampu menjangkau jarak antara 1.000 km hingga 5.500 km; dan kedua, rudal ini adalah rudal hipersonik yang bergerak dengan kecepatan Mach 10.

Litovkin juga mengungkapkan bahwa Mach 10, yang setara dengan sepuluh kali kecepatan suara, dapat dihitung sebagai 3 km per detik.

“Tidak ada satupun sistem pertahanan udara atau rudal yang dapat menanggulangi rudal hipersonik ini,” tegasnya.

Menurutnya, “Negara Barat tidak memiliki rudal yang mampu terbang dengan kecepatan tersebut, bahkan mereka tidak memiliki rudal hipersonik sama sekali.”

Dia melanjutkan, “Meskipun Amerika Serikat sering mengklaim memiliki rudal serupa, mereka tidak pernah memperlihatkan peluncurannya. Mereka lebih sering menunjukkan rudal yang terbang dengan kecepatan supersonik, sekitar 5,5 kali kecepatan suara atau Mach 5,5. Namun, kecepatan hipersonik baru dimulai pada Mach 6-7.”

BACA JUGA:  Selat Sunda Siaga: Aktivitas Magma Anak Krakatau Meningkat, Alur Pelayaran Diperketat

“Prinsip kerja rudal ini mirip dengan rudal hipersonik Kinzhal, yang diluncurkan dari pesawat supersonik MiG-31K, atau kendaraan luncur sistem hipersonik Avangard yang dipercepat oleh rudal balistik antarbenua UR-100N UТТKh,” tambah Litovkin.

Selain itu, rudal Oreshnik juga dilengkapi dengan beberapa hulu ledak, katanya.

“Semua hulu ledak tersebut dipercepat hingga mencapai kecepatan hipersonik, dengan blok pemisah yang terbang menuju target dengan kecepatan yang serupa,” ujarnya.

Beberapa pakar militer juga memperkirakan bahwa rudal baru Rusia ini dapat membawa setidaknya enam kendaraan masuk kembali yang dapat menargetkan sasaran secara independen (MIRV).

Mereka juga mencatat bahwa rudal Oreshnik, yang memiliki jangkauan menengah, dapat dengan cepat mencapai sasaran utama NATO di Eropa.

Berdasarkan beberapa perkiraan, rudal ini dapat mencapai pangkalan rudal Aegis Ashore milik AS di Redzikowo, Polandia, dalam waktu antara delapan hingga 11 menit.

BACA JUGA:  Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Serangan Rusia dengan Rudal Oreshnik

Pada Jumat (22/11), Kremlin menyatakan bahwa penggunaan rudal balistik hipersonik yang baru dikembangkan dalam serangan terhadap Ukraina merupakan peringatan tegas bagi Barat. Moskow menegaskan akan memberikan respons keras terhadap segala tindakan “sembrono” yang dilakukan Barat dalam mendukung Ukraina.

Pernyataan ini disampaikan oleh juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, sehari setelah Presiden Rusia Vladimir Putin mengungkapkan bahwa rudal baru bernama Oreshnik, atau Pohon Hazel, telah diluncurkan ke fasilitas militer Ukraina. Langkah tersebut dilakukan sebagai balasan atas serangan Kyiv terhadap wilayah Rusia, yang menggunakan rudal buatan Amerika Serikat dan Inggris awal pekan ini, setelah persetujuan diberikan oleh Washington untuk pertama kalinya.

“Inti dari pesan ini adalah bahwa keputusan dan tindakan sembrono oleh negara-negara Barat yang memproduksi rudal, menyuplai senjata tersebut ke Ukraina, serta berkontribusi dalam serangan terhadap wilayah Rusia, tidak akan dibiarkan tanpa balasan dari Rusia,” ujar Peskov kepada awak media, seperti yang dilaporkan oleh Reuters.

Sumber: Sindonews.com/ CNNIndonesia.com

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Berita Utama

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Berita Utama

Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

BERITA TERBARU

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.