Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Robert Francis Prevost Terpilih Menjadi Paus Leo XIV, Paus Pertama Asal Amerika Serikat

Robert Francis Prevost Terpilih Menjadi Paus Leo XIV, Paus Pertama Asal Amerika Serikat

Internasional Minggu, 11 Mei 2025 0:02 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Vatikan — Gereja Katolik Roma resmi memiliki pemimpin baru. Kardinal Robert Francis Prevost terpilih sebagai Paus dan memilih nama Leo XIV, menjadi Paus ke-267 sekaligus Paus pertama dalam sejarah yang berasal dari Amerika Serikat. Pengumuman ini disambut gegap gempita ribuan umat Katolik yang memadati Lapangan Basilika Santo Petrus, Vatikan.

Asap putih mengepul dari cerobong Kapel Sistina pada Kamis sore waktu Vatikan, menandakan bahwa para kardinal telah mencapai konsensus dalam konklaf yang diadakan secara tertutup. Tercatat sebanyak 133 kardinal berhak pilih mengambil bagian dalam proses pemungutan suara yang dimulai sejak Rabu (7/5/2026).

Advertisement

Sebelum pemilihan, muncul tanda-tanda tak biasa yang ditafsirkan sebagai pertanda, yaitu kemunculan bayi burung camar di sekitar area Vatikan. Momen langka itu menarik perhatian publik dan dikaitkan oleh sebagian umat sebagai simbol kedamaian dan awal baru bagi Gereja.

BACA JUGA:  Redakan Ketegangan Global, AS dan Iran Resmi Teken MOU Damai: Ini 14 Poin Lengkapnya

Pemilihan berlangsung selama dua hari. Pada hari pertama dan pagi hari kedua, dua kali asap hitam mengepul dari cerobong, menandakan belum tercapainya suara mayoritas dua pertiga yang dibutuhkan. Namun pada Kamis sore, setelah makan siang di Wisma Santa Marta, tempat para kardinal menginap, voting terakhir menghasilkan nama yang telah lama dinantikan.

Sesaat setelah nama Leo XIV diumumkan, Paus baru tampil di balkon utama Basilika Santo Petrus dan menyapa ribuan umat yang menantinya. Dalam pidato singkatnya, ia menyampaikan berkat pertamanya kepada dunia sebagai Pontifex Maximus, pemimpin 1,4 miliar umat Katolik di seluruh dunia.

BACA JUGA:  Iran Klaim Hantam Fasilitas Militer AS di Yordania dan Kuwait Lewat Serangan Rudal dan Drone

Paus Leo XIV menggantikan mendiang Paus Fransiskus yang wafat dalam usia 88 tahun. Terpilihnya Leo XIV menandai babak baru dalam sejarah Gereja, tidak hanya karena asal negaranya, tetapi juga karena ia dipandang sebagai tokoh dengan semangat pembaruan namun tetap berakar kuat pada tradisi.

Pemilihan ini sekali lagi menegaskan pentingnya ritual kuno konklaf yang tetap dijaga dengan ketat dan sakral. Kini, dunia menanti arah kepemimpinan baru dari Vatikan di bawah komando Paus Leo XIV.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz, Kenyataannya Tidak

Internasional

Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang Picu Ledakan dan Runtuhnya Aeon Mall Kumamoto, Belasan Orang Masih Hilang

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Internasional

Iran Klaim Hantam Fasilitas Militer AS di Yordania dan Kuwait Lewat Serangan Rudal dan Drone

BERITA TERBARU

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.