Advertisement
GazanaPublika.com, – Dewan Pimpinan Wilayah II (DPW II) TTKKBI Kota Bekasi resmi dilantik dalam acara yang digelar di Kelurahan Jakasampurna, Kota Bekasi, Sabtu (8/11).
Brian May resmi nakhodai TTKKBI kota Bekasi untuk masa bhakti 2025-2030. Pelantikan dan pengukuhan berlangsung meriah dan khidmat, dihadiri oleh sejumlah pejabat serta tokoh masyarakat dari berbagai kalangan.
Advertisement
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Bekasi Dr. Sardi Effendi, S.Pd., M.M., perwakilan Polres dan Kodim setempat, Lurah dan Camat, serta unsur Muspida.
Dari internal organisasi, hadir pula Ketua Umum DPP TTKKBI H. Tb. Arif Hidayat, Wakil Ketua DPP TTKKBI Uyut Nicko Sarante, Ketua DPW I TTKKBI Banten H. Hudi Nurhudiyat, S.Ag., S.H., M.H., dan Ketua TTKKBI Jawa Barat Erin Rahmat, S.I.P, Ketua DPW Jakarta, Perwakilan dari Lampung, Jambi dan lainnya.
Cinta Budaya di Bekasi masih Ada
Ketua DPW II Kota Bekasi terlantik, Brian May, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan haru atas terlaksananya pelantikan tersebut. Ia menyebut momen ini sebagai bukti nyata bahwa kecintaan terhadap budaya masih hidup di tengah masyarakat kota Bekasi.
“Alhamdulillah ini satu momen yang sangat luar biasa bagi kami, khususnya keluarga besar TTKKBI di DPW II Kota Bekasi. Tentunya momen pelantikan ini adalah bukti bahwa cinta budaya masih ada. Budaya harus terus kita bawa, kita kembangkan, dan kita jaga sampai ke anak cucu,” ujarnya.
Menurut Brian, TTKKBI bukan hanya wadah organisasi budaya, tetapi juga gerakan pelestarian nilai-nilai luhur bangsa.
Ia juga menyampaikan terimakasih apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dan berbagai pihak.
“Bapak Sardi Effendi yang mana beliau sebagai ketua dewan pembina TTKKBI kota Bekasi, sangat mendukung sekali agar budaya dihidupkan kembali, khususnya silat Cimande di Kota Bekasi,” tutur Brian.
Ke depan, DPW II TTKKBI Kota Bekasi berencana melakukan roadshow ke seluruh kecamatan di Kota Bekasi untuk membentuk DPC sekaligus mempererat sinergi dengan berbagai padepokan dan perguruan silat.
“Kami akan melakukan pendekatan secara persaudaraan kepada semua padepokan seni dan padepokan silat agar bersama-sama mengembangkan seni budaya di Kota Bekasi,” jelasnya.
Semangat Pelestarian Budaya Harus Terus Menyala
Sementara itu, Ketua TTKKBI Jawa Barat, Erin Rahmat, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelantikan pengurus di Kota Bekasi. Ia menilai semangat para pengurus menjadi energi positif untuk menghidupkan kembali seni budaya di daerah Bekasi
“Saya sangat terkesan dengan kekompakan dan semangat Bapak Brian May beserta jajarannya. saya yakin dengan dukungan semua pihak di wilayah Kota Bekasi, insya Allah TTKKBI Kota Bekasi akan maju dan berkembang,” ujarnya optimistis.
Ketum Tb Arif Hidayat: Budaya Kuat, Indonesia Kuat
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum TTKKBI Pusat, H. Tb. Arif Hidayat, mengungkapkan rasa syukur atas perkembangan pesat organisasi di berbagai wilayah Indonesia.
“Untuk kesekian kalinya, saya bersyukur kepada Allah. Luar biasa perkembangan TTKKBI ini. Ini yang memang kami harapkan. Sudah empat wilayah yang mendeklarasikan pembentukan TTKKBI jajaran wilayah, khususnya Banten, Jawa Barat, Jakarta, dan Lampung — semuanya telah dilantik,” ujarnya.
H. Tb. Arif juga mengungkapkan bahwa sejumlah provinsi lain sedang mempersiapkan deklarasi pembentukan pengurus wilayah baru.
“Saat ini kami juga sedang menyiapkan deklarasi untuk wilayah Jambi, Sumsel, Bali, dan Kaltim,” tambahnya.
Ia menilai Jawa Barat menjadi salah satu wilayah yang aktif mengembangkan TTKKBI di tingkat daerah.
“Khusus di Jawa Barat, sudah mulai mengembangkan sayapnya. Hari ini di Bekasi, dan besok insya Allah di Depok,” jelasnya.
Tak lupa, ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh unsur pemerintah, TNI, dan Polri atas dukungan yang luar biasa terhadap gerakan pelestarian budaya ini.
“Terima kasih kami ucapkan atas dukungan masyarakat, pemerintah, TNI, dan Polri yang telah memberikan support luar biasa kepada kami,” katanya.
H. Tb. Arif menegaskan bahwa perjuangan membangkitkan budaya, khususnya seni pencak silat, merupakan bagian penting dari menjaga kedaulatan bangsa.
“Perjuangan atas bangkitnya budaya, khususnya seni pencak silat, harus sungguh-sungguh kita upayakan. Budaya kuat, Indonesia kuat — itu otomatis. Kita harus halau masuknya budaya asing yang bisa melemahkan kedaulatan NKRI. Yuk, kita bersama-sama bangun budaya,” tegasnya.
Acara pelantikan berjalan dengan khidmat, ditutup dengan penampilan seni budaya khas daerah yang menggambarkan semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap warisan leluhur.
Kehadiran para tokoh budaya dan pejabat daerah menjadi bukti nyata sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam mengangkat kembali marwah budaya bangsa.
Advertisement
