GazanaPublika.com, Penahanan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) menjadi babak paling krusial dalam perjalanan politiknya. Di tengah bantahan yang ia sampaikan—bahwa dirinya tidak menerima uang sepeser pun—rekam jejak pendidikan dan karier Fadia kembali menjadi sorotan publik.
Fadia Arafiq adalah anak dari seorang penyanyi lawas dangdut Kondang A Rafiq. Fadia mengenyam pendidikan menengah di SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta Timur, sebelum melanjutkan studi ke jenjang sarjana di Universitas AKI Semarang dengan mengambil jurusan Manajemen. Ia kemudian memperdalam bidang yang sama pada program magister di Universitas Stikubank Semarang. Gelar doktor pun diraihnya dari Universitas 17 Agustus 1945 Semarang (UNTAG) Semarang.
Latar belakang akademik di bidang manajemen itu menjadi fondasi awal langkahnya di dunia pemerintahan dan organisasi.
Karier politik Fadia dimulai sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016. Selepas itu, ia memperluas pengaruhnya di ranah kepartaian dan kepemudaan dengan menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan pada 2016–2021 serta Ketua KNPI Jawa Tengah pada periode yang sama.
Puncak kariernya datang ketika ia terpilih sebagai Bupati Pekalongan untuk periode 2021–2026, dan kembali memenangkan kontestasi untuk masa jabatan 2025–2030. Posisi tersebut menempatkannya sebagai salah satu kepala daerah perempuan yang cukup diperhitungkan di Jawa Tengah.
Namun kini, perjalanan panjang itu berhadapan dengan proses hukum. Dugaan tindak pidana korupsi yang tengah diusut KPK berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa (PBJ), termasuk pengadaan outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Meski demikian, Fadia secara tegas membantah menerima uang dalam OTT tersebut dan menyatakan akan mengikuti proses hukum yang berjalan.
Kasus ini menjadi ujian berat bagi figur yang telah meniti karier dari organisasi kepemudaan hingga puncak pemerintahan daerah. Publik kini menunggu bagaimana proses hukum berkembang dan bagaimana babak selanjutnya dari perjalanan politik Fadia Arafiq akan ditentukan.
