Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Dari Bangku Sekolah hingga Kursi Bupati, Jejak Karier Fadia Arafiq di Tengah Jerat OTT

Dari Bangku Sekolah hingga Kursi Bupati, Jejak Karier Fadia Arafiq di Tengah Jerat OTT

Nasional Rabu, 4 Maret 2026 15:55 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Penahanan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) menjadi babak paling krusial dalam perjalanan politiknya. Di tengah bantahan yang ia sampaikan—bahwa dirinya tidak menerima uang sepeser pun—rekam jejak pendidikan dan karier Fadia kembali menjadi sorotan publik.

Fadia Arafiq adalah anak dari seorang penyanyi lawas dangdut Kondang A Rafiq. Fadia mengenyam pendidikan menengah di SMA Negeri 58 Ciracas, Jakarta Timur, sebelum melanjutkan studi ke jenjang sarjana di Universitas AKI Semarang dengan mengambil jurusan Manajemen. Ia kemudian memperdalam bidang yang sama pada program magister di Universitas Stikubank Semarang. Gelar doktor pun diraihnya dari Universitas 17 Agustus 1945 Semarang (UNTAG) Semarang.

BACA JUGA:  Pemerintah Resmi Luncurkan Logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Usung Tema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

Advertisement

Latar belakang akademik di bidang manajemen itu menjadi fondasi awal langkahnya di dunia pemerintahan dan organisasi.

Karier politik Fadia dimulai sebagai Wakil Bupati Pekalongan periode 2011–2016. Selepas itu, ia memperluas pengaruhnya di ranah kepartaian dan kepemudaan dengan menjabat Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan pada 2016–2021 serta Ketua KNPI Jawa Tengah pada periode yang sama.

Puncak kariernya datang ketika ia terpilih sebagai Bupati Pekalongan untuk periode 2021–2026, dan kembali memenangkan kontestasi untuk masa jabatan 2025–2030. Posisi tersebut menempatkannya sebagai salah satu kepala daerah perempuan yang cukup diperhitungkan di Jawa Tengah.

BACA JUGA:  Siap Buka Nama Besar, Mantan Pimpinan BGN Ajukan Status 'Justice Collaborator

Namun kini, perjalanan panjang itu berhadapan dengan proses hukum. Dugaan tindak pidana korupsi yang tengah diusut KPK berkaitan dengan pengadaan barang dan jasa (PBJ), termasuk pengadaan outsourcing di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pekalongan. Meski demikian, Fadia secara tegas membantah menerima uang dalam OTT tersebut dan menyatakan akan mengikuti proses hukum yang berjalan.

Kasus ini menjadi ujian berat bagi figur yang telah meniti karier dari organisasi kepemudaan hingga puncak pemerintahan daerah. Publik kini menunggu bagaimana proses hukum berkembang dan bagaimana babak selanjutnya dari perjalanan politik Fadia Arafiq akan ditentukan.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Nasional

Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Berita Utama

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Nasional

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

BERITA TERBARU

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.