Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1445 H Jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024

Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1445 H Jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024

Berita Utama Minggu, 10 Maret 2024 20:33 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Jakarta, GazanaPublika.com – Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, menjelaskan alasan Kementerian Agama (Kemenag) menetapkan bahwa awal Ramadan 1445 H akan dimulai pada Selasa, 12 Maret 2024. Penetapan ini didasarkan pada kriteria MABIMS.

Kemenag mengambil keputusan berdasarkan ketinggian hilal di seluruh Indonesia, yang berkisar antara -0 derajat 20,2 menit hingga 0 derajat 52,09 menit, dengan sudut elongasi dari 2 derajat 14,78 menit hingga 2,41,84 menit.

“Dengan hisab posisi hilal di beberapa lokasi di Indonesia yang menunjukkan posisi hilal di atas ufuk dan tidak memenuhi kriteria MABIMS baru, sidang isbat secara mufakat menetapkan bahwa 1 Ramadan 1445 H jatuh pada Selasa, 12 Maret 2024,” ujar Yaqut Cholil Qoumas dalam siaran YouTube Kemenag pada malam Minggu (10/3/2024).

Kriteria visibilitas hilal ini berdasarkan standar baru MABIMS, yaitu posisi hilal mencapai ketinggian 3 derajat dengan sudut elongasi 6,4 derajat. Pembaruan ini diadopsi setelah menerima masukan dan kritik terhadap kriteria sebelumnya, yang menetapkan ketinggian 2 derajat dengan sudut elongasi 3 derajat.

BACA JUGA:  Rismon Sianipar Temui Jokowi di Solo, Sampaikan Permintaan Maaf soal Polemik Ijazah

Kementerian Agama (Kemenag) menyelenggarakan sidang isbat penetapan awal Ramadan 1445 H pada Minggu (10/3/2024) di Auditorium H.M Rasjidi Kementerian Agama, Jl. M.H. Thamrin, Jakarta Pusat.

Sidang isbat penetapan awal Ramadan ini dipandu oleh Tim Hisab dan Rukyat Kemenag melalui tiga tahap, seperti dilansir dari kemenag.go.id. Tahap pertama melibatkan pemaparan posisi hilal awal Ramadan 1445 H mulai pukul 17.00 WIB, yang terbuka untuk umum dan disiarkan secara live di Channel Youtube Bimas Islam, sesuai informasi dari Adib, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah (Urais Binsyar) Kemenag.

Setelah salat Maghrib, sidang isbat penetapan awal Ramadan dilanjutkan secara tertutup, merupakan tahap kedua. Kemudian, tahap ketiga adalah konferensi pers hasil sidang isbat Ramadan 1445 H, yang juga disiarkan melalui media sosial Kemenag.

BACA JUGA:  Relawan Prabowo Siapkan Langkah Hukum terhadap Amien Rais, Polemik Video Kritik Memanas

Sebelumnya, pemantauan hilal awal Ramadan 1445 H dilakukan di 134 titik di seluruh Indonesia. Proses pemantauan ini melibatkan Kanwil Kementerian Agama dan Kemenag Kabupaten/Kota, bekerja sama dengan Pengadilan Agama, Ormas Islam, serta instansi lain di daerah setempat. Tim Hisab dan Rukyat Kementerian Agama, perwakilan ormas Islam, duta besar negara sahabat, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta undangan lainnya turut serta dalam agenda ini. (Sumber: Tribunnews.com/Yunita Rahmayanti)

Pemerintah
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kejagung Bongkar Modus ‘Markup’ dan Aliran Dana Haram Dadan cs di Program ‘MBG’

Nasional

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Berita Utama

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Nasional

Evolusi Kurikulum Kampus: Di Balik Fakta Penutupan Ratusan Program Studi Sepanjang 2026

BERITA TERBARU

Ketua MPC PP Lebak Beri Apresiasi Tinggi, Penangkapan Kepala BGN Pusat

Lima Potensi Karakter Dasar Manusia dalam Desain DNA

Kejagung Bongkar Modus ‘Markup’ dan Aliran Dana Haram Dadan cs di Program ‘MBG’

Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Lima Potensi Karakter Dasar Manusia dalam Desain DNA

Menelusuri Potensi Cara Berpikir yang Tertulis dalam Untaian DNA, Ini Cetak Birunya

Mengurai Dialektika Genetika, Epigenetika, dan Jati Diri Klan Leluhur

RAGAM

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Eksotis, Alami dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.