Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Nama Jokowi Hilang dari Situs OCCRP, Ada Apa?

Nama Jokowi Hilang dari Situs OCCRP, Ada Apa?

Nasional Jumat, 3 Januari 2025 6:48 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto ilustrasi (dok. Setjab.go.id)

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Nama mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang sebelumnya masuk sebagai finalis tokoh terkorup dunia versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP), dilaporkan hilang dari situs resmi organisasi tersebut.

Pantauan pada Kamis (2/1/2025) hingga pukul 23.39 WIB menunjukkan bahwa nama Jokowi, yang sebelumnya masuk dalam daftar pemimpin dunia yang dianggap paling korup sepanjang tahun 2024, tidak lagi ditemukan di situs occrp.org.

Advertisement

OCCRP adalah organisasi jurnalisme investigasi yang berbasis di Amsterdam, Belanda. Organisasi ini fokus pada pemberitaan terkait kejahatan terorganisir dan korupsi global. Setiap tahunnya, OCCRP merilis daftar tokoh yang dinominasikan untuk gelar ‘Person of The Year’ dalam kategori Kejahatan Terorganisir dan Korupsi.

Jokowi, yang pernah menjabat sebagai Wali Kota Solo dan Gubernur DKI Jakarta sebelum menjadi presiden, menjadi salah satu finalis pada tahun 2024. Ia masuk dalam daftar bersama tokoh-tokoh lain seperti Presiden Kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, mantan Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina, dan pengusaha India Gautam Adani.

BACA JUGA:  Penista Agama dengan Tantangan Hadiah Miras Bagi Penghapal Al Quran: Kasus Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Hilangnya nama Jokowi dari daftar tersebut memunculkan berbagai spekulasi di kalangan publik. Beberapa pihak mempertanyakan alasan penghapusan itu, sementara lainnya menduga adanya intervensi atau revisi data oleh OCCRP. Hingga berita ini ditulis, OCCRP belum memberikan keterangan resmi terkait perubahan tersebut.

Penghapusan nama Jokowi dari daftar ini juga menimbulkan perbincangan hangat di media sosial, di mana sejumlah warganet mendiskusikan transparansi dan kredibilitas daftar yang dirilis oleh OCCRP.

Nama mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), sebelumnya masuk dalam daftar finalis tokoh terkorup dunia versi Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP), dilaporkan hilang dari situs resmi organisasi tersebut. Hingga Kamis (2/1/2025) malam, nama Jokowi tak lagi ditemukan dalam daftar pemimpin dunia yang dinilai paling korup sepanjang 2024.

BACA JUGA:  Disergap di Karimun, 1 Ton Narkotika Cair Lagi Ditemukan di Kapal MV Ocean Porter, Total Kini 2,6 Ton

OCCRP, organisasi jurnalisme investigasi berbasis di Amsterdam, sebelumnya mencantumkan Jokowi bersama tokoh lain seperti Presiden Kenya William Ruto, Presiden Nigeria Bola Ahmed Tinubu, dan pengusaha India Gautam Adani sebagai finalis ‘Person of The Year’ kategori

Kejahatan Terorganisir dan Korupsi. Hilangnya nama Jokowi dari daftar tersebut memunculkan berbagai spekulasi, namun hingga kini OCCRP belum memberikan penjelasan resmi terkait hal itu.

Advertisement

Joko Widodo
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version