Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Satryo Brodjonegoro Tegaskan Mundur Atas Kemauan Sendiri, Bukan Diberhentikan

Satryo Brodjonegoro Tegaskan Mundur Atas Kemauan Sendiri, Bukan Diberhentikan

Nasional Rabu, 19 Februari 2025 20:01 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Sumber foto: tribunnews.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Mantan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek), Satryo Soemantri Brodjonegoro, membuka suara terkait keputusannya mengundurkan diri dari jabatannya. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak diberhentikan, melainkan memilih mundur secara sukarela. Pernyataan ini disampaikan setelah sejumlah pegawai ASN di bawahnya melakukan demonstrasi di Kantor Kemendikti Saintek pada Senin, 20 Januari 2025.

“Jadi saya itu, baru saja, ke setneg menyerahkan surat pengunduran diri saya sebagai mendiktisaintek,” kata Satryo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (19/2).

Advertisement

Satryo menjelaskan bahwa alasan utama pengunduran dirinya adalah karena ia merasa telah bekerja keras selama empat bulan menjabat, namun hasil kerjanya dinilai tidak sesuai dengan harapan pemerintah. Ia memilih untuk mundur daripada diberhentikan oleh Presiden Prabowo Subianto.

“Alasan utamanya karena saya sudah bekerja keras selama empat bulan ini. Namun karena mungkin tidak sesuai dengan harapan dari pemerintah. Ya saya lebih baik mundur daripada diberhentikan,” jelasnya.

BACA JUGA:  PDIP Pecat Achmad Hidayat, Habis Kunjungan ke Jokowi, Ganjar pun Komentar

Ia mengungkapkan bahwa surat pengunduran diri tersebut dibuat pada malam sebelum ia menyerahkannya ke Sekretariat Negara. “Ya. Surat itu saya buat tadi malam jam 12 malam. Saya buat tadi malam, lalu saya serahkan ke setneg disampaikan ke presiden,” ungkap Satryo.

Satryo mengaku legowo dengan keputusannya untuk mundur. Ia menegaskan bahwa dirinya telah bekerja dengan tulus dan maksimal. “Harus legowo kerja itu. Kita kerja baik, maksimal sudah, tidak ada pamrih, tulus saya kerja. Oke? Kalau enggak cocok ya sudah saya mundur saja,” imbuhnya.

Meski Satryo menyatakan mundur atas kemauan sendiri, Presiden Prabowo Subianto secara resmi mencopotnya dari jabatan Mendikti Saintek. Padahal, Satryo baru menjabat selama tiga bulan di Kabinet Merah Putih.

BACA JUGA:  Bukan Soal Ijazah Semata: Ketika MK Tak Menemukan Bukti, tetapi Gugatan Gibran Tetap Kandas

Pencopotan ini tidak lepas dari kontroversi yang melibatkan Satryo. Pada akhir Januari 2025, ia menjadi sorotan setelah 235 pegawai ASN Kemendikti Saintek menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor kementerian. Aksi tersebut dipicu oleh penghentian mendadak seorang pegawai yang dilakukan secara verbal.

Para peserta demo membawa spanduk berisi protes keras terhadap kepemimpinan Satryo. Mereka menilai kebijakan dan sikap Satryo tidak mencerminkan kepemimpinan yang baik, terutama dalam menangani sumber daya manusia di lingkungan kementerian.

Satryo mengakui bahwa situasi ini menjadi salah satu faktor yang memengaruhi keputusannya untuk mundur. Namun, ia tetap memilih untuk mengedepankan sikap legowo dan menghormati proses yang ada.

Dengan mundurnya Satryo, Presiden Prabowo diharapkan segera menunjuk pengganti yang mampu membawa perubahan positif di lingkungan Kemendikti Saintek, serta memulihkan kepercayaan para pegawai dan publik.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version