Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Kominfo Pernah Klarifikasi Hoax Terkait Rencana Pemekaran Sembilan Provinsi di Pulau Jawa

Kominfo Pernah Klarifikasi Hoax Terkait Rencana Pemekaran Sembilan Provinsi di Pulau Jawa

Spesial Senin, 12 Agustus 2024 16:33 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: Murianews.com

Advertisement

GazanaPublika.com – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui situs resminya, Kominfo.go.id, pada 15 Februari 2022 mengklarifikasi hoax yang beredar di media sosial Facebook terkait rencana pemekaran sembilan provinsi baru di Pulau Jawa. Unggahan yang menyebarkan klaim tersebut menampilkan gambar peta Pulau Jawa dengan informasi palsu mengenai pemekaran provinsi, disertai tulisan “Mungkin biar makin gampang kalo main KOTLA?”

Faktanya, klaim mengenai rencana pemekaran sembilan provinsi baru di Pulau Jawa adalah keliru dan tidak berdasar. Kepala Pusat Penerangan Kementerian Dalam Negeri, Benny Irwan, menjelaskan bahwa hingga saat ini pemerintah belum memiliki rencana untuk memekarkan provinsi mana pun di Indonesia karena masih diberlakukan moratorium pemekaran daerah. Moratorium ini berarti tidak ada wilayah baru yang akan dimekarkan atau dibentuk sebagai provinsi dalam waktu dekat.

BACA JUGA:  Di Swiss, Gereja Jadi Sepi Gara-gara Warga Hindari Pajak, Kok Bisa?

Advertisement

Selain itu, Tubagus Anfiari, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jawa Barat, turut membantah klaim tersebut. Ia menegaskan bahwa meskipun Jawa Barat telah mengusulkan pemekaran daerah, usulan tersebut bukan untuk pembentukan provinsi baru, melainkan untuk pemekaran wilayah kabupaten atau kota guna meningkatkan efisiensi pemerintahan dan pelayanan publik.

Kementerian Komunikasi dan Informatika mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati dalam menerima dan menyebarkan informasi dari sumber yang tidak jelas. Pemerintah mendorong masyarakat untuk memeriksa kebenaran informasi melalui kanal-kanal resmi sebelum mempercayai atau menyebarkannya lebih lanjut..

Salah satu yang memberitakan tersebut adalah dari KOMPAS.com, sebagai berikut:

Di media sosial, beredar informasi terkait rencana pemekaran sembilan provinsi baru di Pulau Jawa.

BACA JUGA:  Warga Pulau Sebesi Gemar Tonton Erupsi Gunung Anak Krakatau

Kesembilan provinsi baru tersebut, yaitu Tangerang Raya, Bogor Raya, Cirebon, Banyumasan, Daerah Istimewa Surakarta, Muria Jaya, Madura, Mataraman, dan Blambangan.

Berdasarkan penelusuran Tim Cek Fakta Kompas.com, informasi terkait rencana pemekaran sembilan provinsi baru di Pulau Jawa itu tidak benar.

Narasi yang beredar sebagai berikut:

Informasi terkait pemekaran sembilan provinsi baru di Pulau Jawa dibagikan di media sosial Facebook oleh akun ini dan ini.

“Saiki ning Pulau Jawa ono 6 Provinsi. Provinsi Banten, Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah, Provinsi DI Yogyakarta lan Provinsi Jawa Timur.

Dengan wacana pemekaran 9 Provinsi anyar, maka jumlah Provinsi ning Pulau Jawa bakal dadi 15 Provinsi.”

Advertisement

Provinsi
Gustapul

BERITA LAINNYA

Spesial

Penerimaan SDA Ratusan Triliun, Berapa yang Hilang di Tengah Jalan?

Spesial

Warga Pulau Sebesi Gemar Tonton Erupsi Gunung Anak Krakatau

Spesial

Di Swiss, Gereja Jadi Sepi Gara-gara Warga Hindari Pajak, Kok Bisa?

Berita Utama

Wacana Pilkada Lewat DPRD Menguat, 5 Partai Dukung

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version