Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Budi Rustandi Serukan Refleksi Kepemimpinan di Hari Jadi Kota Serang

Budi Rustandi Serukan Refleksi Kepemimpinan di Hari Jadi Kota Serang

Banten Jumat, 8 Agustus 2025 20:48 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Sumber Foto: Serangkota.go.id

Advertisement

GazanaPublika.com,   Serang – Di tengah semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Serang, Wali Kota Budi Rustandi memimpin langsung ziarah ke makam para pendiri Kesultanan Banten, Jumat (8/8/2025), dikutip dari Serangkota.go.id.

Didampingi para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Ketua DPRD, ziarah dilakukan ke dua titik bersejarah: Makam Sultan Maulana Yusuf dan Sultan Hasanuddin. Namun lebih dari sekadar agenda seremonial tahunan, Budi menyebut ziarah ini sebagai momen penting untuk refleksi kepemimpinan.

Advertisement

“Ini adalah cara kami menghormati para pejuang dan pendiri Banten,” ujar Budi Rustandi di sela prosesi ziarah yang berlangsung khidmat.

BACA JUGA:  FHI Banten Resmi Rilis Logo Kejurnas Hoki 2026, Ini Makna dan Filosofinya

Dalam pandangan Wali Kota, menelusuri jejak para sultan bukan sekadar mengenang sejarah, melainkan juga menyerap semangat juang mereka yang membangun peradaban di tanah Banten. Budi menyatakan, nilai-nilai perjuangan dan pengabdian itulah yang seharusnya menjadi pegangan para pejabat publik saat ini.

“Ziarah ini untuk memotivasi kita yang masih hidup. Ketika memegang kekuasaan, kita harus berjuang untuk melayani masyarakat,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa jabatan hanyalah sarana, bukan tujuan. Pelayanan kepada rakyat harus tetap menjadi pusat orientasi kekuasaan di tingkat manapun.

Ziarah ditutup dengan doa bersama, menciptakan suasana haru dan kekhidmatan. Momentum ini menjadi pengingat kuat tentang akar sejarah Kota Serang dan pentingnya menjaga kesinambungan antara warisan leluhur dan pembangunan masa kini.

BACA JUGA:  TTKKBI Kabupaten Tangerang Gelar Ketjeran Tjimande, Dua DPC Dikukuhkan

Ketika ditanya mengenai harapannya di momen ulang tahun ke-18 Kota Serang, Budi Rustandi menyampaikan satu kalimat sederhana namun sarat makna:
“Harapannya, Kota Serang lebih maju lagi,” pungkasnya.

Advertisement

Kota Serang
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Banten

Workshop Jurnalistik Kontemporer di SMAN 1 Cibeber, Bina Jurnalis Muda Kreatif

Banten

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

Banten

Driver Lokal Lontar Tolak Penambahan Armada FABA dari Luar Wilayah, Minta Kontrak dan Ritasi Transparan

BERITA TERBARU

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.