Advertisement
GazanaPublika.com, Serang — Wakil Gubernur Banten, Ahmad Dimyati Natakusumah, menanggapi tudingan praktik nepotisme terkait pelantikan Rd Berly Natakusuma, yang baru saja diangkat menjadi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Banten, Senin (3/11/2025).
Dimyati menegaskan, pengangkatan adiknya tersebut murni hasil mekanisme seleksi dan penilaian profesional yang dilakukan oleh tim kepegawaian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.
Advertisement
“Prosesnya objektif melalui talent pool dan dilakukan oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD) serta Sekda. Ada asesmen, penilaian masa kerja, kepangkatan, pendidikan, dan kecakapan,” ujar Dimyati, Rabu (5/11), dikutip dari dikutip dari Banpos.co.
Menurutnya, jabatan yang kini diemban Berly sudah sesuai dengan jenjang karier dan pengalaman panjang di birokrasi. Ia menyebut, sang adik telah mengabdi cukup lama di level eselon III sebelum naik ke posisi kepala badan.
“Kalau dilihat dari formasinya, sudah ideal. Bahkan saya sempat kasihan, karena dia cukup lama belum juga mendapat promosi, padahal sudah memenuhi syarat,” tambahnya.
Meski begitu, Dimyati tidak menampik bahwa penempatan adiknya tersebut membawa konsekuensi moral tersendiri bagi dirinya sebagai pejabat publik. Ia menegaskan, hubungan keluarga tidak boleh mengganggu profesionalitas kerja.
“Kalau dia tidak bekerja dengan baik, ya silakan dicopot. Saya ingin dia bekerja profesional. Jangan sampai memalukan abangnya,” tegas Dimyati.
Pelantikan pejabat eselon II Pemprov Banten, termasuk Kepala Bapenda, sebelumnya dilakukan dalam rangka rotasi dan penyegaran jabatan di lingkungan pemerintahan daerah. (Gf)
Advertisement
