Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Tanggul Kali Angke Jebol, Ratusan Rumah di Pinang Griya Tangerang Terendam

Tanggul Kali Angke Jebol, Ratusan Rumah di Pinang Griya Tangerang Terendam

Banten Sabtu, 24 Januari 2026 7:55 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Tangerang — Hujan yang turun tanpa jeda sejak malam hingga pagi mengubah Perumahan Pinang Griya, Kelurahan Pinang, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, menjadi hamparan genangan air. Subuh baru saja lewat ketika tanggul Kali Angke tak lagi mampu menahan derasnya debit, dan luapan air menerobos masuk ke permukiman warga.

Sekitar pukul 05.20 WIB, tanggul dilaporkan jebol. Air yang meluap tak hanya menggenangi jalan dan halaman rumah, tetapi juga merobohkan tembok salah satu bangunan yang posisinya menempel langsung dengan aliran kali. Arus deras terlihat mengalir melalui rumah tersebut, membuat jendela naik-turun berguncang diterpa limpasan air.

Advertisement

Kapolsek Pinang Iptu Adityo Wijanarko menjelaskan, hujan lebat sepanjang malam menjadi pemicu utama meningkatnya debit air di Kali Angke. “Jadi jarak rumah sama tanggul itu nempel. Karena ada ruang kosong, air masuk ke rumah,” kata Adityo saat dihubungi, Jumat (23/1/2026).

Banjir setinggi sekitar 60 sentimeter merendam ratusan rumah di kompleks tersebut. Total ada 1.800 keluarga dari dua rukun warga, yakni RW 05 dan RW 06, yang terdampak. Meski salah satu rumah jebol diterobos air, bangunan itu dalam kondisi kosong dan tidak berpenghuni.

BACA JUGA:  Kapolda Banten Pastikan Penanganan Kebakaran TPA Jatiwaringin Berjalan Optimal

“Itu rumah kosong, tidak ada penghuninya,” imbuh Adityo.

Situasi serupa juga terjadi di sejumlah titik lain di Kota Tangerang. Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari menyebut, hingga hari ini terdapat 32 titik banjir yang tersebar di beberapa kecamatan, mulai dari Benda, Ciledug, Cipondoh, Pinang, Jatiuwung, Sepatan, Pakuhaji, hingga Teluknaga. Ketinggian genangan bervariasi, dari 5 sentimeter hingga mencapai 120 sentimeter.

“Dengan kondisi terparah terjadi di Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, yang mengakibatkan akses Jembatan Bendungan Polor tidak dapat dilalui kendaraan roda dua,” ungkap Jauhari.

Hingga pagi, ketinggian air di sejumlah wilayah dilaporkan masih sama seperti semalam, bahkan cenderung meningkat seiring hujan yang kembali mengguyur kawasan tersebut. Dari hasil pemantauan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, sebanyak 160 orang dari 16 kepala keluarga terpaksa mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

BACA JUGA:  Anton Gebang: Kejati Banten Dinilai Abaikan Disposisi Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan Rp30 Miliar di Kota Tangerang

“Sebanyak 160 orang dari 16 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengungsi ke beberapa lokasi pengungsian yang telah disiapkan oleh petugas,” jelasnya.

Selain banjir, dampak cuaca ekstrem juga memicu pohon tumbang di wilayah Pakuhaji, tepatnya di Kampung Kebon Cabe, Desa Gaga. Pohon waru setinggi sekitar 25 meter dengan diameter batang mencapai dua meter roboh dan menimpa dua rumah warga. Meski menimbulkan kerusakan materiil, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Untuk mengantisipasi perkembangan situasi, aparat bersama instansi terkait mendirikan empat posko siaga bencana. Posko itu berada di Polres Metro Tangerang Kota, Kantor Damkar Kecamatan Benda, Kantor Satpol PP Kecamatan Teluknaga, serta Kampung Alar Indah, Desa Kohod, Pakuhaji. Petugas bersiaga memantau kondisi cuaca dan pergerakan air, sembari menyalurkan bantuan bagi warga yang terdampak.

Advertisement

ASN Desa Polsek
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

Banten

IMC Gandeng Polres Lebak Cegah Narkoba di Kalangan Pelajar Malingping

Banten

Perkuat Pencegahan Narkoba, Polres Lebak Edukasi Pelajar SMAN 2 Malingping

Banten

Polda Banten Selidiki Dugaan Penambangan Tanah Urug di Kasemen

BERITA TERBARU

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version