Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Ironi RSUD Banten: Gedung Megah Tipe B, Lantai 4 Gedung Garuda Toilet Tak Berkunci

Ironi RSUD Banten: Gedung Megah Tipe B, Lantai 4 Gedung Garuda Toilet Tak Berkunci

Banten Minggu, 13 September 2026 16:28 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 85?

Advertisement

GazanaPublika.com, Serang — Dilihat dari Jalan Syekh Nawawi Al-Bantani, megahnya bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi Banten berdiri begitu meyakinkan. Arsitektur modern berstandar fasilitas kesehatan Kelas B itu menyiratkan pesan tentang profesionalisme dan kesiapan melayani masyarakat. Namun, kerapian di bagian luar tersebut menyembunyikan cerita yang amat kontras ketika melangkah lebih dalam ke ruang rawat inap.

Di Lantai 4 Gedung Garuda, cermin kelalaian pemeliharaan sarana terlihat begitu telanjang. Seluruh pintu toilet di area perawatan medis tersebut ditemukan dalam kondisi rusak pada fungsi kuncinya. Gagang dan slot pintu memang terpasang, tetapi mekanisme kuncinya sama sekali tidak bisa difungsikan.

Advertisement

Kondisi ini seketika merenggut hak privasi dan martabat pasien beserta keluarga yang mendampingi. Setiap kali hendak menggunakan fasilitas sanitasi, pasien dipaksa merasuki rasa cemas karena pintu toilet bisa terdorong atau terbuka secara tiba-tiba dari luar. Ruang yang seharusnya memberikan rasa aman di tengah proses pemulihan justru menjadi sumber ketidaknyamanan baru akibat tiadanya kontrol kualitas harian dari pengelola gedung.

BACA JUGA:  Hari Kelima Operasi SAR, Polda Banten Kembali Sisir Perairan Pulau Sertung

Masalah tidak berhenti pada urusan privasi. Di dalam toilet tempat pasien rawat inap beraktivitas, aspek keselamatan medis dasar terabaikan secara kasat mata. Tidak ada satu pun tiang atau gantungan khusus yang disediakan untuk menopang botol cairan infus.

Akibat ketiadaan tiang tersebut, pasien yang terpasang selang infus harus bersusah payah memegang sendiri kantong cairannya saat buang air, atau terpaksa meletakkannya di area seadanya yang berisiko terpapar kuman. Secara medis, situasi ini menyimpan bahaya nyata. Posisi kantong infus yang sejajar atau lebih rendah dari titik tusukan jarum akibat tidak adanya gantungan memicu risiko *backflow*—aliran darah pasien yang mengalir balik ke dalam selang—yang berpotensi menimbulkan gumpalan darah hingga trauma pembuluh darah.

BACA JUGA:  Polda Banten Pastikan Laga Persita vs Java United Aman, Tertib dan Kondusif

Kontras yang tajam antara megahnya fisik gedung dan terabaikannya fasilitas vital di Gedung Garuda ini menegaskan adanya jurang lebar antara janji pelayanan rumah sakit rujukan dan realitas pemeliharaan di lapangan. Tanpa pembenahan manajemen sarana secara menyeluruh, keindahan arsitektur gedung hanyalah ilusi yang gagal memberikan rasa aman dan keselamatan hakiki bagi para pasiennya.

Fenomena tersebut hanyalah puncak gunung es yang muncul ke permukaan tentang lemah manajemen dari segudang persoalan yang belum terungkap. Semua perlu perhatian dan pembenahan, janganlah menjadi image ‘maklumilah fasilitas pemerintah.’ (Red).

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Banten

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

Banten

IMC Gandeng Polres Lebak Cegah Narkoba di Kalangan Pelajar Malingping

Banten

Perkuat Pencegahan Narkoba, Polres Lebak Edukasi Pelajar SMAN 2 Malingping

Banten

Polda Banten Selidiki Dugaan Penambangan Tanah Urug di Kasemen

BERITA TERBARU

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version