Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » BMKG Pantau Bibit Siklon 93S, Berpeluang Menguat Jadi Siklon Tropis

BMKG Pantau Bibit Siklon 93S, Berpeluang Menguat Jadi Siklon Tropis

Berita Utama Minggu, 21 Desember 2025 20:50 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus memantau perkembangan bibit siklon tropis bernomor 93S yang terdeteksi di Samudra Hindia, tepatnya di wilayah barat daya Jawa Barat. Sistem cuaca tersebut diperkirakan memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi siklon tropis dalam waktu dekat.

Dalam analisis terbaru BMKG per Minggu pagi, 21 Desember 2025, bibit siklon 93S dinyatakan berada dalam Area of Monitoring Tropical Cyclone Warning Center (TCWC) Jakarta. Potensi penguatannya dinilai tinggi, dengan rentang waktu perkembangan diperkirakan antara 24 hingga 72 jam ke depan.

Advertisement

Bibit siklon ini awalnya terpantau terbentuk sejak 11 Desember 2025 di kawasan Bali dan Nusa Tenggara Barat. Seiring waktu, sistem tersebut bergerak ke arah barat daya dan kini berada di perairan Samudra Hindia pada koordinat sekitar 12,2 derajat lintang selatan dan 105,0 derajat bujur timur.

BACA JUGA:  Dikabulkannya Gugatan MBG Disebut Bukti Kegagalan DPR

Hasil pemantauan menunjukkan kecepatan angin maksimum di sekitar pusat sistem mencapai sekitar 35 knot atau setara 65 kilometer per jam, dengan tekanan udara minimum tercatat 999 hPa. Dalam beberapa jam terakhir, aktivitas awan konvektif sempat melemah, terutama pada malam hingga dini hari. Namun, menjelang pagi hari, aktivitas tersebut kembali menguat yang ditandai dengan meluasnya tutupan awan tebal dan peningkatan pertumbuhan awan konvektif dalam.

BMKG menjelaskan bahwa meskipun sempat mengalami fluktuasi intensitas, bibit siklon 93S kembali menunjukkan tanda-tanda penguatan secara bertahap. Hal ini terlihat dari semakin terorganisasinya pola perawanan serta peningkatan kecepatan angin di sekitar sistem.

BACA JUGA:  Prabowo Sindir Pihak Keluhkan Beras Mahal: "Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri, Kami Siapkan Lahannya"

Dalam prakiraan ke depan, BMKG memperkirakan kekuatan angin pada bibit siklon tersebut akan terus meningkat dan berpotensi mencapai sekitar 45 knot atau 83 kilometer per jam. Dengan perkembangan tersebut, sistem cuaca ini diprediksi akan berstatus sebagai siklon tropis kategori 1 pada Minggu malam, 21 Desember 2025.

BMKG juga memprediksi arah pergerakan sistem ini cenderung ke barat dan menjauhi wilayah Indonesia. Meski demikian, masyarakat di sejumlah wilayah tetap diimbau untuk mewaspadai potensi dampak tidak langsung, seperti peningkatan curah hujan, angin kencang, dan gelombang tinggi di perairan sekitar Samudra Hindia bagian timur.

Advertisement

Aksi Indonesia Meteor
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Berita Utama

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Nasional

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Didakwa Terima Suap Rp203 Miliar, Modus Pembayaran Jasa Hukum

BERITA TERBARU

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version