Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Prabowo Tanggapi Kritik Kunjungan Menteri ke Lokasi Bencana Sumatra

Prabowo Tanggapi Kritik Kunjungan Menteri ke Lokasi Bencana Sumatra

Berita Utama Kamis, 1 Januari 2026 20:35 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Aceh Tamiang — Presiden Prabowo Subianto merespons kritik publik terkait kehadiran sejumlah menteri di lokasi bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra. Ia menilai, posisi para menteri berada dalam situasi dilematis dan kerap disalahpahami oleh sebagian masyarakat.

Hal itu disampaikan Prabowo saat menghadiri rapat terbuka usai meninjau pembangunan hunian bagi korban bencana di Aceh Tamiang, Kamis (1/1/2026). Hunian tersebut dibangun oleh Danantara sebagai bagian dari program percepatan pemulihan pascabencana.

Advertisement

Menurut Presiden, kritik muncul karena sebagian publik menilai kehadiran pejabat di lokasi bencana tidak memberi dampak langsung. Namun, ia menegaskan bahwa kunjungan tersebut bukan untuk kegiatan seremonial maupun pekerjaan lapangan.

“Saya pernah dengar ada kritik begini. Untuk apa menteri datang ke tempat bencana? Hanya datang melihat. Ya saudara-saudara, serba susah. Menteri tidak datang, dibilang tidak peduli. Masa menteri ikut macul? bukan itu,” ujar Prabowo, dikutip dari siaran daring YouTube Sekretariat Presiden.

BACA JUGA:  Kejari Kabupaten Bandung Nyatakan Berkas Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Taufik Hidayat Lengkap

Prabowo menjelaskan, kehadiran menteri dan pejabat negara di lokasi bencana bertujuan melakukan observasi langsung guna memastikan kebijakan yang diambil sesuai dengan kebutuhan di lapangan. Dari kunjungan tersebut, pemerintah dapat memetakan persoalan sekaligus menentukan langkah penanganan yang tepat dan cepat.

“Pejabat datang, pemimpin datang, datang melihat apa kekurangan, apa masalah, apa yang bisa kita bantu, mana yang kita bisa percepat,” ucapnya.

Ia menambahkan, masyarakat Indonesia pada dasarnya menilai kinerja pemerintah berdasarkan hasil nyata. Oleh karena itu, setiap kunjungan pejabat harus berujung pada tindakan konkret, bukan sekadar kehadiran simbolik.

“Jadi kalau ada menteri-menteri pejabat turun itu dia tidak turun untuk wisata, dia datang, dia melihat. Mencatat, mengerti, mengambil keputusan. Kan demikian,” jelas Prabowo.

BACA JUGA:  KPK Geledah Kantor Summarecon Agung hingga Rumah Pejabat ATR/BPN, Nusron Pastikan Pelayanan Tetap Berjalan

Presiden juga menyinggung capaian pembangunan hunian sementara bagi korban bencana. Ia menyebut, dalam waktu delapan hari, Danantara telah membangun sekitar 600 unit hunian. Jumlah tersebut ditargetkan terus bertambah hingga mencapai 15 ribu unit yang tersebar di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat dalam beberapa bulan ke depan.

“Fokus kita adalah bagaimana kita bisa mengurangi, meringankan penderitaan rakyat kita. Itu pikiran kita sebagai pejabat dan pemimpin,” tutup Prabowo.
Kalau mau, saya bisa:

Advertisement

Indonesia Presiden Wisata
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Berita Utama

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

BERITA TERBARU

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

MK Putuskan Prajurit Terlibat Pidana Umum Diadili Peradilan Umum, TNI Sebut Hukum Militer Lebih Tegas

Pantura Terancam Tenggelam, AHY Soroti Penggunaan Air Tanah Industri

Gerakan Sembilan Desak Pemkab Lebak Tutup Batching Plant PT BCL dan PT Alin

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version