Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Hasto Sebut Sindiran Prabowo Soal Malin Kundang Harusnya ke Dirinya Sendiri

Hasto Sebut Sindiran Prabowo Soal Malin Kundang Harusnya ke Dirinya Sendiri

Berita Utama Senin, 15 Januari 2024 15:15 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

Advertisement

Medan, GazanaPublika.com – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP), Hasto, menyoroti seringnya Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, mengeluarkan pernyataan kontroversial yang terkesan kurang tepat sehingga menjadi blunder.

Demikian diungkapkan Hasto sebagai tanggapan terhadap pertanyaan wartawan mengenai pidato Prabowo Subianto yang menyentuh tentang Malin Kundang saat berpidato di GOR Dispora Pancing, Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu lalu (13/1/2024)

Advertisement

“Ya, memang di dalam satu bulan terakhir ini Prabowo sering menyampaikan pernyataan-pernyataan yang kontroversial yang menciptakan blunder. Tetapi terkait dengan Malin Kundang, pengkhianat itu sebenarnya juga terpercik muka sendiri, karena politik ini harus diwarnai dengan dedikasi bagi bangsa dan negara,” kata Hasto.

Hasto mengemukakan hal tersebut ketika hadir di acara Laga Persahabatan pertandingan badminton Merah Meriah di Istora Senayan, Jakarta, pada Minggu (14/1/2024). Hasto juga menekankan bahwa pernyataan tersebut telah menimbulkan sentimen negatif dari netizen, dan menduga bahwa Prabowo mengucapkannya karena target menang dalam satu putaran yang diumumkan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) tidak tercapai.”

“Apakah ini karena yang ditargetkan satu putaran menjadi tidak tercapai, sehingga muncul pernyataan yang dipersepsikan adanya perbedaan Prabowo dan Pak Jokowi,” kata dia.

BACA JUGA:  Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, DPR Bongkar Temuan Fasilitas Mewah dan CCTV

Hasto mengemukakan hal tersebut ketika hadir di acara Laga Persahabatan pertandingan badminton Merah Meriah di Istora Senayan, Jakarta, pada Minggu (14/1/2024).

Hasto menyoroti bahwa pernyataan tersebut menimbulkan reaksi negatif dari netizen, dan ia menduga bahwa Prabowo mengeluarkan pernyataan tersebut karena target kemenangan dalam satu putaran yang diumumkan oleh Tim Kampanye Nasional (TKN) tidak tercapai.

“Bahwa loyalitas dedikasi termasuk kepada pihak-pihak yang telah membesarkan, khususnya rakyat Indonesia kalau di PDI Perjuangan ada anak ranting, ranting, PAC, itu harus menjadi dedikasi bagi pemimpin,” jelas dia.

Sebelumnya dikabarkan, Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto, melakukan konsolidasi bersama Koalisi Indonesia Maju (KIM), relawan, dan masyarakat Sumatera Utara di GOR Pancing, Medan, Sumatera Utara, Sabtu (13/1/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo kembali menyampaikan sindiran kepada lawan politiknya. Dia menyebut sebagai seorang manusia sejati, tidak seharusnya melakukan khianat atau dengki, bahkan menyinggung tentang Malin Kundang.

BACA JUGA:  OTT KPK: Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Resmi Ditangkap

Awalnya, Prabowo mengatakan agar masyarakat senantiasa menjaga kerukunan dan tidak membalas kebaikan dengan pengkhianatan.

“Pembangunan negara bertujuan untuk membuat negara kita makmur, yang artinya seluruh rakyat Indonesia harus hidup sejahtera. Negara yang merdeka adalah negara yang sesungguhnya di mana rakyatnya tidak ada yang miskin,” ujar Prabowo.

“Saudara-saudara sekalian, saya harus berani katakan tim Prabowo-Gibran adalah kelanjutan Jokowi, kita harus menghargai pemimpin-pemimpin kita yang baik. Jangan menjadi Malin Kundang, jangan balas kebaikan dengan pengkhianatan, jerih payah dibalas dengan kedengkian,” lanjut Prabowo.

Prabowo menyatakan bahwa para pemimpin Indonesia terdahulu juga memberikan landasan keamanan yang baik.

“Lihatlah setiap malam di televisi, lihat betapa banyak negara yang terlibat dalam perang. Kerusuhan di Ukraina, di Libya, Sudan, Yaman, Somalia, Mali, Afghanistan, di Gaza, dan kini kembali di Lebanon. Kita bersyukur pemimpin kita telah menjaga republik kita dan menghindari peperangan selama beberapa puluh tahun, dan kita harus menghormati semua pemimpin pendahulu kita,” kata Prabowo. (Sumber: TribunNews)

Advertisement

Prabowo
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Berita Utama

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Nasional

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Didakwa Terima Suap Rp203 Miliar, Modus Pembayaran Jasa Hukum

BERITA TERBARU

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version