Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Ismail Haniyeh Tewas di Wisma Teheran Diduga Bom Sudah Disimpan

Ismail Haniyeh Tewas di Wisma Teheran Diduga Bom Sudah Disimpan

Berita Utama Sabtu, 3 Agustus 2024 12:11 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Ismael Haniyeh (Foto: Infobanknews.com)

GazanaPublika.com – Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas, ditemukan tewas di Teheran pada Rabu (31/7/2024) dini hari. Saat itu, Haniyeh yang berada di Teheran untuk menghadiri pelantikan Presiden Iran yang baru terpilih, Masoud Pezeshkian, meninggal dunia saat beristirahat di sebuah wisma tamu yang dijaga ketat oleh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC).

Laporan awal dari media pemerintah Iran dan Hamas menyebutkan bahwa Haniyeh tewas akibat serangan roket dari luar gedung. Namun, temuan terbaru mengindikasikan adanya bom yang diselundupkan ke dalam kamar Haniyeh di wisma tamu tersebut. Bom canggih tersebut dikendalikan dari jarak jauh dan meledak sekitar pukul 02.00 waktu setempat.

Laporan dari The New York Times, yang mengutip pejabat Amerika Serikat dan tujuh pejabat Timur Tengah termasuk dua anggota IRGC, mengungkap bahwa bom tersebut telah diselundupkan ke dalam wisma sekitar dua bulan yang lalu. Laporan ini juga menyebutkan bahwa Israel berada di balik pembunuhan tersebut, sebuah tuduhan yang belum dikonfirmasi atau dibantah oleh Israel.

BACA JUGA:  Penyidik Polda Metro Jaya akan Limpahkan Berkas Roy Suryo Cs ke Kejaksaan

Menurut tiga pejabat Iran, kejadian ini merupakan “aib besar” bagi IRGC yang bertanggung jawab atas keamanan kompleks tersebut. Kompleks yang disebut Neshat ini biasanya digunakan untuk pertemuan rahasia dan menampung tamu-tamu terkemuka.

Pejabat IRGC mencatat bahwa meskipun ledakan tersebut menyebabkan kerusakan pada jendela dan dinding, bangunan secara keseluruhan tidak mengalami kerusakan yang signifikan. Ini memperkuat dugaan bahwa ledakan tersebut bukan berasal dari serangan roket, melainkan dari bom yang diselundupkan.

Setelah ledakan, staf medis segera bergegas ke kamar Haniyeh dan menyatakan bahwa ia meninggal di tempat bersama bodyguard-nya. Khalil Al-Hayya, pejabat senior Hamas, juga datang ke lokasi dan mengonfirmasi kematian Haniyeh.

BACA JUGA:  Sidang Perdana Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Diwarnai Penolakan

Jenderal Ismail Ghaani, komandan Pasukan Quds IRGC, langsung memberitahu Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, mengenai insiden ini. Iran telah bersumpah untuk membalas dendam terhadap Israel, sementara Israel belum memberikan komentar resmi mengenai tuduhan tersebut.

Pembunuhan Haniyeh terjadi sebulan setelah serangan udara Israel di Gaza yang menewaskan pemimpin militer Hamas, Muhammad Deif. Sejauh ini, penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku dan metode yang digunakan dalam pembunuhan Haniyeh.

Sumber: CNBCIndonesia.com

Israel
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Berita Utama

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Nasional

Evolusi Kurikulum Kampus: Di Balik Fakta Penutupan Ratusan Program Studi Sepanjang 2026

Nasional

Polda Metro Jaya Siap Buka Kembali Penyidikan Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

BERITA TERBARU

Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Polda Banten Meringkus Debt Collector Yang Melakukan Perampasan dan Penganiayaan Terhadap Personel Brimob

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Menelusuri Potensi Cara Berpikir yang Tertulis dalam Untaian DNA, Ini Cetak Birunya

Mengurai Dialektika Genetika, Epigenetika, dan Jati Diri Klan Leluhur

Kritik dan Dialektika Kebijakan Alokasi Anggaran Makan Bergizi Gratis 2026

RAGAM

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Eksotis, Alami dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.