Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Soal KPK, Megawati: Mengapa yang Terus Diusik Hanya Pak Hasto ?

Soal KPK, Megawati: Mengapa yang Terus Diusik Hanya Pak Hasto ?

Berita Utama Jumat, 10 Januari 2025 20:57 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: screenshot video detik.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, menyampaikan kritik tajam terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinilainya terlalu memusatkan perhatian pada kasus yang melibatkan Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. Hal ini diungkapkan Megawati dalam pidatonya pada acara peringatan HUT ke-52 PDIP di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Jumat (10/1/2025), dilansir dari Detik.com.

“Kenapa KPK seperti tidak ada kerjaan lain? Yang terus diusik hanya Pak Hasto. Padahal, banyak kasus lain yang juga sudah ada tersangkanya,” ujar Megawati dengan nada menyentil.

Advertisement

Megawati menyoroti bahwa ada banyak kasus korupsi lain yang hingga kini belum mendapat perhatian yang sama dari KPK. Ia menyebut bahwa kasus-kasus tersebut seperti “diam begitu saja” meskipun pelakunya sudah berstatus tersangka.

BACA JUGA:  Kejari Kabupaten Bandung Nyatakan Berkas Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Taufik Hidayat Lengkap

“Sebenarnya banyak yang malah sudah tersangka, tapi KPK meneng wae,” tambahnya.

Selain itu, Megawati mengaku tidak melihat adanya perkembangan signifikan terkait kasus yang menjerat Hasto, meski pemberitaannya terus muncul. Ia juga menyinggung kader-kader partainya yang tampak ketakutan menghadapi situasi ini.

“Setiap kali saya baca koran, kok nggak ada perkembangan. Masak kalian takut hanya karena itu? Ketakutan itu sebenarnya ilusi saja,” ujar Megawati, menyemangati para kadernya.

Seperti diketahui, KPK resmi menetapkan Hasto Kristiyanto sebagai tersangka pada 24 Desember 2024. Sekjen PDIP tersebut diduga terlibat dalam kasus suap pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR, Harun Masiku, terhadap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

Ketua KPK, Setyo Budiyanto, dalam konferensi persnya, menjelaskan bahwa Hasto berperan aktif dalam mendorong agar Harun Masiku menggantikan Riezky Aprilia sebagai anggota DPR melalui proses PAW. Bahkan, Hasto disebut meminta fatwa dari Mahkamah Agung dan menahan surat pelantikan Riezky Aprilia.

BACA JUGA:  Pemerintah Jawab Kritik Dino Patti Djalal Terkait Kehadiran di Pemakaman Khamenei

“Hasto menahan surat undangan pelantikan Riezky dan berupaya agar Harun Masiku yang dilantik,” ujar Setyo.

Selain itu, Hasto juga menjadi tersangka dalam kasus perintangan penyidikan. Ia diduga menginstruksikan untuk merendam ponsel miliknya dan Harun Masiku serta membantu Harun melarikan diri. Hingga saat ini, Harun Masiku masih menjadi buronan KPK.

Pidato Megawati ini menjadi sorotan publik, terutama karena ia menuntut KPK untuk bertindak adil dan tidak hanya memusatkan perhatian pada kasus-kasus tertentu. Meski demikian, pengamat menilai bahwa tekanan politik ini juga menjadi ujian besar bagi KPK untuk menunjukkan independensinya dalam menangani kasus korupsi tanpa pandang bulu.

Advertisement

KPK Megawati Soekarno Putri
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Nasional

Kecelakaan Maut Tol Cijago: Pemotor Lawan Arah Tewas Usai Tabrak Taksi

Nasional

Survei CELIOS Tempatkan Bahlil dan Pigai di Posisi Terbawah, Golkar Jadi Sorotan

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

BERITA TERBARU

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

KPK Tetapkan Sejumlah Tersangka Terkait OTT di BNPB

Lari dari Proses Hukum, Kakak Ipar Pemerkosa Adik di Binuang Serang Jadi Buronan Polisi

Dua Polisi Gadungan di Malingping Culik dan Siksa Warga, Uang Jutaan Rupiah Turut Dirampas

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version