Advertisement
GazanaPublika.com, Jumat Agung adalah hari yang sangat khusyuk dalam rangkaian Pekan Suci. Pada hari ini, Gereja mengenang dengan penuh hormat sengsara dan wafat Yesus Kristus di kayu salib demi keselamatan umat manusia. Liturgi Jumat Agung tidak menyelenggarakan Perayaan Ekaristi, melainkan ibadat sabda yang diiringi penghormatan salib dan komuni kudus.
Bacaan Liturgi Jumat Agung 2025
Advertisement
Bacaan Pertama: Yesaya 52:13 – 53:12
“Ia ditikam karena kedurhakaan kita.”
Beginilah firman Tuhan:
“Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil! Ia akan ditinggikan, disanjung, dan dimuliakan. Seperti banyak orang tertegun melihat dia—rupanya begitu buruk, tidak seperti manusia lagi, dan tampaknya tidak seperti anak manusia lagi—
demikianlah ia akan membuat tercengang banyak bangsa; raja-raja akan menutup mulut karena dia. Sebab apa yang belum pernah mereka ceritakan akan mereka lihat, dan yang belum pernah mereka dengar akan mereka pahami.
Siapakah yang percaya kepada berita yang kami dengar, dan kepada siapa tangan kekuasaan Tuhan dinyatakan?
Sebagai taruk ia tumbuh di hadapan Tuhan, seperti tunas dari tanah kering. Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan, dan biasa menderita kesakitan.
Sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kitalah yang dipikulnya. Padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
Tetapi dia tertikam karena pemberontakan kita, diremukkan karena kejahatan kita. Derita yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh…”
(bacaan dilanjutkan sampai ayat 12)
Mazmur Tanggapan: Mzm 31:2.6.12-13.15-16.17.25
Ref: Ya Bapa, ke dalam tangan-Mu kuserahkan nyawaku.
• Pada-Mu, ya Tuhan, aku berlindung, janganlah aku mendapat malu untuk selama-lamanya. Dalam keadilan-Mu lepaskanlah aku.
• Ke dalam tangan-Mu kuserahkan nyawaku; Engkau membebaskan aku, ya Tuhan, Allah yang setia.
• Aku telah menjadi cela di hadapan para lawanku, dan menjadi ketakutan bagi para kenalanku.
• Semua yang melihat aku di jalan, lari menghindar dariku.
• Tetapi aku, kepada-Mu, ya Tuhan, aku percaya, aku berkata: “Engkaulah Allahku!”
• Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan orang-orang yang mengejarku.
• Biarlah cahaya wajah-Mu bersinar atas hamba-Mu, selamatkanlah aku oleh kasih setia-Mu!
• Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu, hai kalian semua yang berharap kepada Tuhan!
Bacaan Kedua dan Injil serta Renungan Harian
(Bacaan Kedua: Ibrani 4:14-16; 5:7-9 dan Injil: Yohanes 18:1 – 19:42 akan ditambahkan dalam versi lengkap.)
Renungan Harian Katolik – Jumat Agung
Pada hari ini kita diajak untuk berhenti sejenak dari hiruk-pikuk dunia dan menatap salib Kristus. Bukan hanya sebagai simbol penderitaan, tetapi sebagai tanda cinta yang tak tergoyahkan. Bacaan dari Yesaya menggambarkan sosok Hamba Tuhan yang menderita bukan karena kesalahannya, melainkan demi dosa dan luka kita.
Jumat Agung bukanlah hari kesedihan semata, melainkan hari kasih yang agung. Melalui penderitaan-Nya, Kristus telah membuka jalan keselamatan bagi kita semua. Maka, mari kita menyambut salib bukan sebagai beban, tetapi sebagai jembatan menuju kehidupan kekal.
Advertisement
