Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Dua Menteri Sayap Kanan Israel Mendesak Aneksasi Tepi Barat

Dua Menteri Sayap Kanan Israel Mendesak Aneksasi Tepi Barat

Internasional Selasa, 23 September 2025 5:29 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Tel Aviv — Dua menteri sayap kanan dalam kabinet Israel mendesak pencaplokan (aneksasi) Tepi Barat menyusul pengumuman resmi empat negara Barat — Inggris, Kanada, Australia dan Portugal — yang mengakui negara Palestina, sebuah langkah diplomatik yang memicu kemarahan Tel Aviv dan meningkatkan ketegangan di kawasan.

Pengakuan oleh keempat negara itu diumumkan pemimpin dan pejabat masing-masing pada Minggu (21/9/2025) dan dilatarbelakangi oleh frustrasi atas perang di Gaza serta niat untuk mendorong solusi dua negara. Keputusan tersebut menempatkan negara-negara tradisional sekutu Israel di barisan yang selama ini sebagian besar mengakui Palestina hanya di luar lingkaran Barat utama — bergabung dengan lebih dari 140 negara yang sebelumnya sudah memberikan pengakuan dalam beberapa dekade terakhir.

Advertisement

Itamar Ben Gvir, Menteri Keamanan Nasional yang dikenal keras sikapnya, menanggapi pengakuan tersebut dengan menyerukan “tindakan balasan segera”: penerapan kedaulatan Israel yang cepat di wilayah yang disebutnya Yudea dan Samaria (sebutan Israel untuk Tepi Barat) serta pembubaran penuh Otoritas Palestina. Ben Gvir menyatakan akan mengajukan proposal penerapan kedaulatan pada rapat kabinet mendatang.

BACA JUGA:  Langkah Baru Menuju Perdamaian: AS Tawarkan Proposal Konsesi Finansial dan Penghentian Militer kepada Iran

Senada, Menteri Keuangan Bezalel Smotrich mengatakan pengakuan negara-negara Barat itu harus direspon dengan “kedaulatan atas tanah air bersejarah orang-orang Yahudi di Yudea dan Samaria” dan menegaskan bahwa gagasan negara Palestina harus dihapus dari agenda. Smotrich secara terbuka mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu untuk mengambil langkah aneksasi segera.

Pemerintah Israel, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, mengecam langkah pengakuan itu. Netanyahu menyebut pengakuan sebagai ‘hadiah’ bagi Hamas dan memperingatkan bahwa pembentukan negara Palestina ‘tidak akan terjadi di sebelah barat Sungai Yordan’; ia mengatakan respons Israel akan diumumkan setelah kembali dari lawatannya ke AS. Pernyataan keras dari para menteri koalisi kanan-ekstrim menimbulkan kekhawatiran internasional bahwa Israel bisa menempuh langkah unilateral yang merusak kemungkinan solusi dua negara.

BACA JUGA:  Bikin Pilot AS Syok, Drone Iran Bentuk Formasi Misterius 'Ubur-ubur' di Udara

Para analis menilai seruan aneksasi dari tokoh-tokoh kabinet itu bisa memperburuk ketegangan di Tepi Barat dan menimbulkan implikasi hukum serta diplomatik yang serius. Aneksasi bagian Tepi Barat akan semakin mengisolasi Israel secara internasional dan kemungkinan memicu sanksi, sementara di dalam negeri langkah semacam itu berpotensi memperdalam perpecahan politik dan memicu protes maupun kekerasan di lapangan. Di pihak Palestina, para pemimpin menyambut pengakuan negara-negara Barat tetapi memperingatkan bahwa pengakuan simbolis harus diikuti tindakan nyata untuk mengakhiri pendudukan dan memberikan perlindungan serta mandat pemerintahan efektif.

Reaksi di komunitas internasional beragam: beberapa negara dan organisasi menyambut pengakuan sebagai upaya menyelamatkan prospek solusi dua negara dan mendorong tekanan diplomatik untuk gencatan senjata serta bantuan kemanusiaan ke Gaza; sementara sekutu tradisional Israel lainnya memperingatkan bahwa perubahan sepihak di lapangan akan merusak proses perdamaian lebih lanjut.

Advertisement

Menteri
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz, Kenyataannya Tidak

Internasional

Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang Picu Ledakan dan Runtuhnya Aeon Mall Kumamoto, Belasan Orang Masih Hilang

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Internasional

Iran Klaim Hantam Fasilitas Militer AS di Yordania dan Kuwait Lewat Serangan Rudal dan Drone

BERITA TERBARU

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.