Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Iran Ancam Serangan Balasan Penuh ke Pangkalan AS dan Israel, Ribuan Penerbangan Global Terganggu

Iran Ancam Serangan Balasan Penuh ke Pangkalan AS dan Israel, Ribuan Penerbangan Global Terganggu

Internasional Minggu, 1 Maret 2026 17:26 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Ketegangan di Timur Tengah semakin memuncak. Iran mengancam akan melancarkan serangan balas dendam dengan kekuatan penuh terhadap pangkalan militer Amerika Serikat (AS) dan Israel, menyusul serangan Sabtu (28/2/2026) yang dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, serta sejumlah pejabat lainnya.

Laporan Agence France-Presse (AFP) menyebutkan ledakan baru terdengar di sejumlah kota kawasan Teluk pada Minggu (1/3/2026) pagi waktu setempat, termasuk di Dubai, Doha, dan Manama. Wartawan AFP melaporkan kepulan asap hitam tebal terlihat membumbung di cakrawala selatan kota.

Advertisement

Ledakan tersebut terjadi sehari setelah Iran melancarkan serangan balasan terhadap gempuran AS dan Israel. Sejumlah negara di kawasan yang menampung pangkalan militer Washington dilaporkan berada dalam status siaga tinggi.

Menanggapi ancaman Teheran, Presiden AS Donald Trump menyatakan peringatan keras. Melalui unggahan di Truth Social, Trump menulis, “Iran mengatakan mereka akan menyerang sangat keras pada hari ini, lebih keras dari yang pernah mereka lakukan.”

BACA JUGA:  Langkah Baru Menuju Perdamaian: AS Tawarkan Proposal Konsesi Finansial dan Penghentian Militer kepada Iran

“Mereka sebaiknya tidak melakukan itu. Jika mereka tetap membalas, kami akan menyerang dengan kekuatan yang tak pernah terlihat sebelumnya,” tulis Trump, dikutip Minggu (1/3/2026).

Penerbangan Global Terganggu

Eskalasi militer tersebut berdampak luas pada penerbangan internasional. Perusahaan analisis penerbangan Cirium melaporkan sekitar 966 atau 22,9% dari total 4.218 penerbangan yang dijadwalkan mendarat di negara-negara Timur Tengah pada Sabtu dibatalkan. Jika termasuk penerbangan keluar, jumlah pembatalan meningkat menjadi lebih dari 1.800.

Pada Minggu, sebanyak 716 dari 4.329 penerbangan yang dijadwalkan juga dibatalkan. Selain faktor keamanan, penutupan wilayah udara di sejumlah negara seperti Iran, Irak, Israel, Suriah, Kuwait, Yordania, dan Uni Emirat Arab turut memperparah situasi.

Situs pelacakan penerbangan FlightAware mencatat lebih dari 19.000 penerbangan tertunda secara global, dengan lebih dari 2.600 penerbangan dibatalkan hingga pukul 02.30 waktu setempat pada Minggu.

BACA JUGA:  Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Maskapai yang Terdampak

Sebanyak 21 maskapai dilaporkan terdampak gangguan operasional, di antaranya:
• Emirates (membatalkan 38% penerbangan)
• Etihad Airways (30%)
• Qatar Airways (menangguhkan seluruh penerbangan dari Doha dan membatalkan 41%)
• Delta Air Lines
• American Airlines
• Air India
• Turkish Airlines
• Air France
• British Airways
• Lufthansa
• Garuda Indonesia

Sejumlah maskapai lain juga menghentikan atau menangguhkan rute menuju dan dari kawasan Teluk hingga pemberitahuan lebih lanjut.

Situasi keamanan di kawasan masih berkembang cepat. Ancaman balasan Iran dan respons keras dari Washington meningkatkan kekhawatiran akan meluasnya konflik regional yang berpotensi berdampak global, baik secara militer maupun ekonomi.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz, Kenyataannya Tidak

Internasional

Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang Picu Ledakan dan Runtuhnya Aeon Mall Kumamoto, Belasan Orang Masih Hilang

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Internasional

Iran Klaim Hantam Fasilitas Militer AS di Yordania dan Kuwait Lewat Serangan Rudal dan Drone

BERITA TERBARU

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.