Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Kapal Induk Terbesar AS Ditarik dari Timur Tengah, USS Gerald Ford Jalani Perbaikan di Yunani

Kapal Induk Terbesar AS Ditarik dari Timur Tengah, USS Gerald Ford Jalani Perbaikan di Yunani

Internasional Selasa, 24 Maret 2026 19:20 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta — Kapal induk andalan Amerika Serikat, USS Gerald R. Ford, ditarik sementara dari kawasan Timur Tengah setelah hampir tiga pekan terlibat dalam operasi militer melawan Iran. Penarikan ini dilakukan bukan karena tekanan tempur, melainkan akibat insiden kebakaran di dalam kapal, dikutip dari CNNIndonesia.com.

Angkatan Laut AS memastikan kapal induk tercanggih tersebut kini berlabuh di Teluk Souda, Pulau Kreta, Yunani, untuk menjalani pemeriksaan, perbaikan, dan pengisian ulang logistik. Meski sempat terjadi kebakaran di area binatu, pihak militer menegaskan kapal tetap dalam kondisi operasional.
“(USS Ford) tetap sepenuhnya mampu menjalankan misi,” demikian pernyataan resmi Angkatan Laut AS.

Advertisement

Kebakaran Picu Penarikan Sementara

Insiden kebakaran terjadi di ruang laundry kapal saat berada di Laut Merah. Pihak militer menegaskan kebakaran tersebut tidak terkait dengan serangan Iran dan berhasil dikendalikan.

BACA JUGA:  Tiga Wilayah Bersatu Dorong Kemerdekaan, Masa Depan Inggris Raya Dipertanyakan

Laporan menyebut kebakaran ini menyebabkan gangguan pada sebagian fasilitas kapal, termasuk area tempat tidur awak, serta menimbulkan korban akibat paparan asap. Namun sistem utama kapal, termasuk penggerak dan kemampuan tempur, tidak terdampak signifikan.

Perawatan di Yunani, Bukan Mundur dari Perang

Seorang pejabat AS menyebut USS Gerald Ford tidak akan lama berada di Yunani. Kapal hanya menjalano penilaian kondisi, perbaikan teknis, dan pengisian ulang logistik

Setelah itu, kapal diperkirakan kembali melanjutkan penugasan. Penarikan ini memang untuk sementara mengurangi kehadiran militer AS di kawasan konflik, meski armada lain tetap siaga.

Peran Penting dalam Perang Iran

USS Gerald Ford merupakan kapal induk terbesar dan paling canggih milik AS, dengan kemampuan membawa puluhan pesawat tempur dan ribuan personel.

Kapal ini sebelumnya dikerahkan dari Karibia, kemudian masuk ke Timur Tengah, dan mendukung operasi militer AS dan Israel terhadap Iran
Bahkan, penugasannya disebut berpotensi menjadi salah satu yang terpanjang sejak era Perang Vietnam.

BACA JUGA:  Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Di Tengah Ancaman Iran

Sebelumnya, Iran sempat mengancam akan menargetkan kapal induk ini, terutama saat beroperasi di Laut Merah. Ancaman tersebut menambah tekanan terhadap salah satu aset militer paling strategis milik AS.

Makna di Balik Penarikan

Penarikan USS Gerald Ford menunjukkan dua hal sekaligus:

• tekanan operasional tinggi akibat perang dan durasi penugasan panjang
• kompleksitas konflik, di mana faktor teknis bisa memengaruhi dinamika militer

Meski disebut hanya sementara, pergerakan kapal induk ini tetap menjadi sorotan karena berpotensi memengaruhi keseimbangan kekuatan di kawasan Timur Tengah.

Di tengah konflik yang belum mereda, setiap pergeseran aset militer—bahkan untuk alasan teknis—bisa membawa dampak strategis yang lebih luas.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Unjuk Rasa Tuntut Biaya Hidup di Prancis Meluas ke Sejumlah Negara Eropa

Internasional

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

Internasional

Iran Tegaskan Diplomasi Jadi Jalan Keluar Konflik, Pembukaan Selat Hormuz Tunggu Syarat Terpenuhi

Internasional

Tiga Wilayah Bersatu Dorong Kemerdekaan, Masa Depan Inggris Raya Dipertanyakan

BERITA TERBARU

Shalat Jumat Keliling di Masjid Jami Al Mutoharo, Wakapolda Banten Ajak Masyarakat Perkuat Ukhuwah dan Jaga Kamtibmas

Polda Metro Panggil Dandhy Laksono 27 Oktober, Kasus Film ‘Pesta Babi’ Masih Tahap Penyelidikan

Kapolri Ungkap 13 Korporasi Jadi Tersangka Karhutla, 22 Perusahaan Terafiliasi Asing Diselidiki

Survei SMRC: Tanpa KDM, Gibran Ungguli Prabowo dalam Simulasi Pilpres

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version