Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Krisis di Lebanon: Ledakan Pager Mematikan, 9 Tewas dan 2.800 Terluka

Krisis di Lebanon: Ledakan Pager Mematikan, 9 Tewas dan 2.800 Terluka

Internasional Rabu, 18 September 2024 15:25 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Ilustrasi (foto: CNNIndonesia.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Beirut – Ketegangan di Timur Tengah mencapai titik kritis dengan ledakan besar yang mengguncang Lebanon pada Selasa, 17 September 2024. Ratusan pager meledak secara bersamaan, menewaskan sembilan orang dan melukai sekitar 2.800 lainnya, dengan 200 di antaranya dalam kondisi kritis. Ledakan ini memicu kepanikan yang meluas di ibu kota Beirut, di mana rumah sakit mengalami kesulitan dalam menangani jumlah korban yang begitu besar.

Duta Besar Iran untuk Lebanon, Mojtaba Amani, juga turut menjadi korban dari insiden ini, namun hingga kini belum ada tanggapan resmi dari Iran mengenai kejadian tersebut. Hizbullah, kelompok bersenjata yang memiliki pengaruh besar di Lebanon, langsung menuding Israel sebagai pelaku ledakan. Hizbullah menyebut Israel sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan ini, menyusul konflik yang berkepanjangan antara Israel dan kelompok militan tersebut yang dimulai setelah serangan Israel ke Gaza pada Oktober 2023.

Advertisement

Hizbullah menegaskan bahwa “musuh Israel” sepenuhnya bertanggung jawab atas serangan ini dan mengancam bahwa Israel akan menghadapi hukuman yang setimpal. Pernyataan tersebut menambah ketegangan yang sudah ada di kawasan tersebut, yang telah terlibat dalam konflik berkepanjangan dengan banyak pihak yang terlibat.

BACA JUGA:  Negosiasi AS-Iran di Swiss Selesai: Sepakat Bentuk Empat Kelompok Kerja dan Kelola Selat Hormuz

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan perluasan tujuan perang, yang kini mencakup serangan terhadap Hizbullah di sepanjang perbatasan utara Israel. Netanyahu mengklaim bahwa langkah ini diambil untuk memulangkan penduduk yang terpaksa dievakuasi dari Israel utara akibat serangan lintas batas oleh Hizbullah. Netanyahu menyatakan, “Kabinet politik-keamanan memperbarui tujuan perang untuk termasuk pemulangan penduduk utara dengan aman ke rumah mereka.”

Koordinator Khusus PBB untuk Lebanon, Jeanine Hennis-Plasschaert, mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap eskalasi yang terjadi, menyebut situasi ini sebagai “sangat memprihatinkan.” Ia menyerukan agar semua pihak menahan diri dari tindakan yang dapat memperburuk konflik dan memicu krisis yang lebih besar.

Dampak dari ketegangan ini juga terasa di sektor penerbangan. Maskapai penerbangan Eropa, termasuk Lufthansa dan Air France, telah memutuskan untuk menangguhkan penerbangan ke dan dari Tel Aviv, Teheran, dan Beirut hingga 19 September 2024. Pihak Lufthansa mengumumkan bahwa “karena perubahan situasi keamanan baru-baru ini, Lufthansa Group, yang mencakup SWISS, Austrian Airlines, dan Brussels Airlines, memutuskan untuk menangguhkan semua koneksi ke dan dari Tel Aviv dan Teheran.”

BACA JUGA:  Redakan Ketegangan Global, AS dan Iran Resmi Teken MOU Damai: Ini 14 Poin Lengkapnya

Air France juga mengambil langkah serupa, menangguhkan penerbangan dari Paris-Charles de Gaulle ke Beirut dan Tel Aviv. Maskapai ini menyebut keselamatan pelanggan dan kru sebagai prioritas utama mereka. “Kami akan terus memantau situasi keamanan hingga kondisi dianggap aman untuk penerbangan,” kata Air France dalam pernyataan resminya.

Israel, meskipun dituduh oleh Hizbullah dan Menteri Informasi Lebanon Ziad Makary, belum memberikan komentar resmi mengenai tuduhan tersebut. Sebelumnya, Israel telah dituduh menggunakan bahan peledak untuk menargetkan musuh, yang menambah kompleksitas situasi yang sudah tegang ini.

Sumber: CNBCIndonesia.com

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz, Kenyataannya Tidak

Internasional

Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang Picu Ledakan dan Runtuhnya Aeon Mall Kumamoto, Belasan Orang Masih Hilang

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

BERITA TERBARU

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.