Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Prancis Izinkan Ukraina Gunakan Rudal Jarak Jauh untuk Serang Wilayah Rusia

Prancis Izinkan Ukraina Gunakan Rudal Jarak Jauh untuk Serang Wilayah Rusia

Internasional Senin, 25 November 2024 4:12 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: Serambinews.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Paris – Setelah Amerika Serikat, kini Prancis memberikan lampu hijau bagi Ukraina untuk menggunakan rudal jarak jauh yang dipasok oleh Paris dalam serangan ke wilayah Rusia yang diakui secara internasional.

Menteri Luar Negeri Prancis Jean-Noel Barrot menegaskan bahwa Ukraina memiliki kebebasan untuk menggunakan rudal tersebut, termasuk dalam serangan jarak jauh di tanah Rusia. Dalam wawancara dengan BBC yang akan disiarkan pada Minggu (24/11/2024), Barrot menyatakan bahwa Prancis tidak memberlakukan batasan atau “garis merah” terkait dukungannya terhadap Kyiv.

Advertisement

Prancis telah mengirimkan rudal jelajah SCALP-EG ke Ukraina. Rudal ini, yang dikenal di Inggris sebagai Storm Shadow, memiliki jangkauan hingga 550 kilometer dan dirancang untuk diluncurkan dari udara. Rudal ini sebelumnya digunakan Ukraina untuk menyerang target di Crimea dan empat wilayah bekas Ukraina yang dianeksasi oleh Rusia sejak 2022.

BACA JUGA:  Rentetan Ledakan Guncang Pulau Kharg Iran, Kapal Tanker Diklaim Jadi Sasaran

Komentar Barrot muncul sehari setelah Ukraina mengonfirmasi penggunaan rudal Storm Shadow dalam serangan terhadap Wilayah Kursk di Rusia. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, sistem pertahanan udara mereka berhasil menembak jatuh dua rudal buatan Inggris tersebut.

Presiden Prancis Emmanuel Macron sebelumnya menyatakan pada Mei lalu bahwa ia terbuka untuk mengizinkan Ukraina menggunakan rudal SCALP-EG pada target di wilayah Rusia. Pernyataan terbaru dari Barrot kepada BBC ini menandai pertama kalinya seorang pejabat Prancis secara terbuka mengonfirmasi dukungan untuk penggunaan rudal tersebut dalam serangan ke Rusia.

Amerika Serikat dan Ukraina: Langkah Serupa

Langkah Prancis ini mengikuti jejak Amerika Serikat yang beberapa waktu lalu juga mengizinkan penggunaan rudal jarak jauh ATACMS oleh Ukraina untuk menyerang wilayah Rusia. Presiden AS Joe Biden memberikan persetujuan tidak resmi atas penggunaan rudal tersebut, meskipun Gedung Putih enggan memberikan konfirmasi publik.

BACA JUGA:  Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Dalam beberapa hari setelah keputusan Biden, sistem pertahanan udara Rusia mengklaim berhasil mencegat lima rudal ATACMS di atas Wilayah Bryansk dan menembak jatuh beberapa lainnya. Meski demikian, satu rudal dilaporkan merusak fasilitas militer di lokasi tersebut.

Sumber: Sindonews.com

Advertisement

Rusia Ukraina
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

Internasional

Iran Tegaskan Diplomasi Jadi Jalan Keluar Konflik, Pembukaan Selat Hormuz Tunggu Syarat Terpenuhi

Internasional

Tiga Wilayah Bersatu Dorong Kemerdekaan, Masa Depan Inggris Raya Dipertanyakan

Internasional

Iran Ultimatum Korsel: Kehadiran Militer di Hormuz Bakal Dianggap Dukung AS

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version