Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Rusia Setujui Usulan Gencatan Senjata, Putin: Perlu Solusi Jangka Panjang untuk Perdamaian

Rusia Setujui Usulan Gencatan Senjata, Putin: Perlu Solusi Jangka Panjang untuk Perdamaian

Internasional Sabtu, 15 Maret 2025 6:06 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto ilustrasi Presiden Rusia Vladimir Putin (sumber kompas.com)

Advertisement

GazanaPublika.com, Moskow – Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan kesediaan negaranya untuk menerima usulan gencatan senjata dengan Ukraina yang diajukan oleh Amerika Serikat. Namun, Putin menegaskan bahwa kesepakatan tersebut harus mampu menyelesaikan akar penyebab konflik yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Pernyataan ini disampaikan dalam konferensi pers bersama Presiden Belarus Alexander Lukashenko di Moskow, Kamis (13/3/2025).

“Kami setuju dengan usulan untuk menghentikan permusuhan, tetapi kami beranggapan penghentian ini haruslah sedemikian rupa sehingga akan mengarah ke perdamaian jangka panjang dan menghilangkan akar penyebab krisis ini,” kata Putin, seperti dilaporkan oleh *Anadolu Agency*.

Advertisement

Putin juga mengungkapkan apresiasinya kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang dinilainya telah memberikan perhatian serius dalam upaya mencari solusi damai untuk konflik ini. “Kami berterima kasih kepada Presiden Trump atas upayanya. Rusia mendukung gagasan mengakhiri perang melalui cara damai,” ujarnya.

BACA JUGA:  Iran Klaim Hantam Fasilitas Militer AS di Yordania dan Kuwait Lewat Serangan Rudal dan Drone

Meski demikian, Putin menekankan bahwa langkah selanjutnya harus didasarkan pada perkembangan situasi di lapangan. “Kami akan menyetujui langkah-langkah berikutnya berdasarkan bagaimana situasi berkembang di lapangan,” tambahnya.

Presiden Rusia itu juga mengakui bahwa gencatan senjata adalah langkah yang tepat, tetapi beberapa masalah mendasar masih perlu dibahas. “Mungkin kami perlu berbicara dengan rekan dan mitra Amerika kami. Mungkin menelepon Presiden Trump,” imbuhnya.

Salah satu tantangan yang dihadapi, menurut Putin, adalah kesulitan memantau pelaksanaan gencatan senjata mengingat panjangnya perbatasan Rusia-Ukraina. “Perbatasan kami dengan Ukraina sangat panjang, sehingga memastikan kesepakatan ini berjalan sesuai rencana tidaklah mudah,” jelasnya.

BACA JUGA:  Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Di sisi lain, Ukraina telah menyatakan dukungannya terhadap gencatan senjata selama 30 hari, menyusul pembicaraan di Kota Jeddah, Arab Saudi. Pertemuan tersebut melibatkan delegasi pemerintahan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio.

Konflik antara Rusia dan Ukraina telah berlangsung sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022. Meskipun komunitas internasional terus mendesak gencatan senjata, hingga kini belum ada proposal damai yang sepenuhnya diterima oleh kedua belah pihak.

Dengan kesediaan Rusia untuk berdiskusi lebih lanjut, harapan akan perdamaian di kawasan Eropa Timur pun semakin menguat. Namun, jalan menuju perdamaian yang berkelanjutan masih dipenuhi dengan tantangan dan negosiasi yang rumit.***

Advertisement

Putin Rusia
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Unjuk Rasa Tuntut Biaya Hidup di Prancis Meluas ke Sejumlah Negara Eropa

Internasional

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

Internasional

Iran Tegaskan Diplomasi Jadi Jalan Keluar Konflik, Pembukaan Selat Hormuz Tunggu Syarat Terpenuhi

Internasional

Tiga Wilayah Bersatu Dorong Kemerdekaan, Masa Depan Inggris Raya Dipertanyakan

BERITA TERBARU

Unjuk Rasa Tuntut Biaya Hidup di Prancis Meluas ke Sejumlah Negara Eropa

Rismon Sianipar Kritikal Jawaban Pemerintah dalam Sidang Uji Materi Praperadilan di MK

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Proses Evakuasi Sedang Berlangsung

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version