Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Unjuk Kekuatan di Laut Arab, India Kirim Sinyal Siap Tempur ke Pakistan

Unjuk Kekuatan di Laut Arab, India Kirim Sinyal Siap Tempur ke Pakistan

Internasional Senin, 28 April 2025 20:32 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com – Suasana di kawasan Laut Arab akhir pekan ini berubah menjadi arena unjuk kekuatan militer. Angkatan Laut India meluncurkan sejumlah rudal Brahmos dari beberapa kapal perangnya pada Minggu (27/4/2025), dalam sebuah manuver besar-besaran yang menjadi sorotan dunia.

Tindakan ini bukan sekadar latihan rutin. Di balik kilatan rudal yang melesat ke langit dan deru mesin kapal perang, India mengirim pesan tegas kepada dunia—terutama kepada tetangganya, Pakistan. Di tengah memanasnya hubungan kedua negara setelah insiden mematikan di Kashmir, India ingin menegaskan satu hal: mereka siap untuk menghadapi segala kemungkinan di medan perang.

Advertisement

Ketegangan terbaru antara India dan Pakistan dipicu oleh tragedi di wilayah perbatasan Kashmir, di mana serangan brutal menewaskan 26 turis asing. India dengan cepat menuding kelompok milisi The Resistance Front (TRF) sebagai pelaku, dan lebih jauh lagi, mengaitkan kelompok tersebut dengan dukungan dari Pakistan.
Tak butuh waktu lama bagi Angkatan Laut India untuk merespons. Melalui akun resminya di platform X (sebelumnya Twitter), @indiannavy, AL India memamerkan ketangguhan armadanya. Mereka menayangkan gambar-gambar dramatis saat rudal-rudal Brahmos—rudal anti-kapal dengan kemampuan serangan jarak jauh—diluncurkan dari kapal perang kelas Kolkata, Nilgiri, dan Krivak.

BACA JUGA:  Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

“Kapal perang Angkatan Laut India berhasil melaksanakan peluncuran rudal anti-kapal beberapa kali, menegaskan kesiapan platform, sistem, dan kru kami untuk melakukan serangan presisi jarak jauh,” tulis AL India dalam unggahannya.
Tak berhenti di situ, AL India menegaskan sikapnya: “Kami adalah kekuatan yang siap tempur, kredibel, dan siaga sepanjang waktu untuk menjaga kedaulatan maritim negara ini. Kapan saja, di mana saja, dengan cara apa pun yang diperlukan.”

Sementara itu, Pakistan tidak tinggal diam. Pemerintah di Islamabad mengeluarkan pemberitahuan siaga setelah mendeteksi peluncuran rudal-rudal India di Laut Arab. Isyarat ketegangan kian terasa ketika Pakistan kemudian mengumumkan penundaan sejumlah perjanjian bilateral dengan India sebagai bentuk respons politik atas situasi yang memburuk.

Bahkan di darat, suasana pun memanas. Selama empat hari berturut-turut, baku tembak antara tentara India dan Pakistan pecah di sepanjang perbatasan Kashmir. Pada Minggu (27/4) malam, Angkatan Darat India melaporkan bahwa pos-pos mereka mendapat tembakan ringan dari arah Pakistan.

BACA JUGA:  Gaza Diguncang Tiga Ledakan Besar Jelang Idul Adha: Israel Klaim Eliminasi Kepala Sayap Militer Hamas

Menanggapi serangan yang disebut sebagai “tanpa alasan” itu, militer India langsung membalas. Namun hingga kini, belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa ataupun luka dari kedua belah pihak dalam insiden tersebut.
Dari pihak Pakistan sendiri, hingga saat ini belum ada keterangan resmi terkait baku tembak tersebut. Diamnya Islamabad justru menambah ketegangan yang sudah mendidih, seolah memberi ruang bagi spekulasi bahwa konflik berskala lebih besar bisa saja meletus jika kedua belah pihak tidak segera menahan diri.

Di tengah memburuknya situasi ini, dunia internasional pun mulai melirik dengan cemas. Ketegangan antara dua negara bersenjata nuklir ini bukan hanya mengancam stabilitas kawasan Asia Selatan, tetapi juga berpotensi membawa dampak global jika konflik berkembang lebih jauh.

India, dengan demonstrasi kekuatan militernya di Laut Arab, seolah berkata lantang: “Kami siap berperang jika itu diperlukan.” Sementara Pakistan, dengan sikap siaganya, mengirimkan sinyal bahwa mereka pun tak akan tinggal diam jika diprovokasi.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz, Kenyataannya Tidak

Internasional

Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang Picu Ledakan dan Runtuhnya Aeon Mall Kumamoto, Belasan Orang Masih Hilang

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Internasional

Iran Klaim Hantam Fasilitas Militer AS di Yordania dan Kuwait Lewat Serangan Rudal dan Drone

BERITA TERBARU

Jembatan Gantung di Pangandaran Ambruk Usai Diresmikan, Puluhan Orang Terjatuh

Prabowo Bahas Penyesuaian Syarat Rekrutmen Warga Dayak Pedalaman Jadi Prajurit TNI

Gus Kikin Terpilih Pimpin PBNU 2026–2031, AHWA Tetapkan Secara Mufakat

Klarifikasi Pengemudi Dumptruck Terkait Dugaan Penganiayaan di Wilayah Hukum Polsek Kramatwatu

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.