Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Kaesang Pilih Bungkam soal Roasting Pandji ke Gibran, PSI Fokus Konsolidasi

Kaesang Pilih Bungkam soal Roasting Pandji ke Gibran, PSI Fokus Konsolidasi

Nasional Sabtu, 10 Januari 2026 14:34 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Surabaya – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, memilih tidak memperpanjang polemik seputar materi roasting komika Pandji Pragiwaksono yang menyentil kakaknya, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka, dalam panggung komedi Mens Rea.

Ditemui usai menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW PSI Jawa Timur di Surabaya, Jumat (9/1/2026), Kaesang tampak enggan memberikan tanggapan lebih jauh.

Advertisement

“Nggak ada, nggak ada soal lain. Nggak ada yang lain, nggak ada yang lain, sudah ya, sudah,” ujar Kaesang singkat.

Sikap tersebut kontras dengan riuhnya perbincangan publik yang muncul setelah penampilan Pandji di Mens Rea—tayangan komedi spesial yang kini tersedia di Netflix—menjadi sorotan lantaran menyentil sejumlah tokoh politik nasional.

Dalam penampilannya, Pandji melontarkan satire tentang cara publik memilih pemimpin, termasuk menyebut Wakil Presiden Gibran secara langsung. “Ada yang milih pemimpin berdasarkan tampang? Banyak. Ganjar, ganteng ya? Anies, manis ya? Prabowo, gemoy ya? Atau, atau, wakil presiden ya? Gibran, ngantuk ya?” celetuk Pandji, dikutip Jumat (9/1/2026).

BACA JUGA:  Gibran Hormati Putusan MK soal Ijazah, Fokus Sukseskan Program Prabowo

Mens Rea sendiri dikenal sebagai panggung komedi politik yang mengkritik budaya hukum Indonesia dan berbagai absurditas kehidupan sosial melalui satire. Dalam salah satu bagiannya, Pandji kembali melontarkan kritik tajam terhadap elite kekuasaan.

“Kita mau berharap sama siapa? Kita hanya bisa berharap sama diri kita sendiri. Berharap sama siapa? Polisi kita membunuh, tentara kita berpolitik, presiden kita mau maafkan koruptor, wakil presiden kita, Gibran,” ujarnya.

Pernyataan tersebut memantik reaksi beragam. Sebagian publik menganggapnya sebagai kritik satir yang wajar dalam tradisi stand-up comedy, sementara lainnya menilai ucapan tersebut melampaui batas dan merendahkan jabatan Wakil Presiden.

BACA JUGA:  Akhirnya Berhenti: Pencarian Awak Media di Seputar Lautan GAK

Berbeda dengan Kaesang yang memilih bungkam, Gibran Rakabuming Raka justru merespons secara tidak langsung. Melalui unggahan Instagram terbarunya, Gibran diduga menyenggol balik Pandji dengan cara halus.

Dalam video tersebut, Gibran terdengar berkata singkat:

“Halus-halus,” Menariknya, unggahan itu menggunakan ‘Lagu Melayu’ karya Pandji Pragiwaksono sebagai latar musik, sebagaimana dikutip dari JawaPos.com, Jumat (9/1/2026).

Dalam keterangan unggahan, Gibran menjelaskan video itu diambil saat dirinya melakukan kunjungan kerja ke Doss Guava XR Studio, fasilitas produksi film berbasis teknologi yang dinilainya membanggakan.

“Pemerintah harus mendorong generasi muda dan insan kreatif melalui kolaborasi dan pemanfaatan teknologi. Saya yakin sekali, industri film Indonesia akan tumbuh berkelanjutan serta mampu bersaing di tingkat global,” tulis Gibran.***

Advertisement

IKN Politik Tradisi
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Berita Utama

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Nasional

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Didakwa Terima Suap Rp203 Miliar, Modus Pembayaran Jasa Hukum

BERITA TERBARU

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version