Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Bongkar Dugaan Korupsi Besar di PLN, Asabri, dan Krakatau Steel: Penemuan Brankas Raksasa

Bongkar Dugaan Korupsi Besar di PLN, Asabri, dan Krakatau Steel: Penemuan Brankas Raksasa

Nasional Kamis, 9 Juli 2026 20:02 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Langkah agresif diambil oleh korps kepolisian dalam mengusut jaringan kasus megakorupsi yang menyita perhatian publik. Tim gabungan secara serentak menggeledah delapan lokasi strategis di ibu kota, termasuk sebuah kafe premium bernama de’Clan Signature di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, serta Coin Money Changer, pada Rabu petang. Dari operasi di kafe tersebut, petugas dikejutkan dengan penemuan sebuah brankas berukuran besar yang diduga kuat menyimpan dokumen atau aset krusial terkait perkara.

Kakortas Tipikor Polri, Irjen Totok Suharyanto, membenarkan kabar mengenai adanya barang bukti berupa ruang penyimpanan besi tersebut saat dimintai konfirmasi oleh awak media. “Betul,” kata Totok singkat ketika ditanya mengenai keberadaan brankas besar di kafe tersebut. Kendati demikian, pihak kepolisian masih menutup rapat rincian isi dari brankas raksasa itu serta belum memaparkan status penyitaannya demi kelancaran proses pengembangan di lapangan.

Advertisement

Operasi besar-besaran ini rupanya merupakan wujud dari skema joint investigation antara Kortas Polri dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Menurut penjelasan Totok, kolaborasi lintas satuan ini dikerahkan untuk menyidik tiga klaster kasus dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam kurun waktu tahun 2020 hingga 2025. Perkara tersebut meliputi karut-marut pengadaan batu bara di PLN yang sempat memicu pemadaman massal atau blackout di Sumatera, kelanjutan kasus korupsi Asabri, hingga dugaan penyelewengan dalam penyelesaian utang PT CBS kepada anak usaha BUMN Krakatau Steel, yaitu PT KNI.

BACA JUGA:  MBG Janji Politik, Tidak Bisa Ditutup

“Saat ini, Kortas Polri sedang melaksanakan dengan skema joint investigation dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam penanganan perkara korupsi dan pencucian uang pada proses penanganan hukum terhadap perkara PLN BB, kemudian ASABRI tahun 2020 sampai 2025, dan perkara dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI tahun 2020-2025,” ujar Totok menerangkan peta penyidikan.

Lebih spesifik, Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Victor Dean Mackbon, menguraikan bahwa salah satu fokus utama dalam penggeledahan ini menyasar pada dugaan adanya keterlibatan oknum penyelenggara negara atau pegawai negeri sipil yang bermain dalam proses penegakan hukum masa lalu. “Yang pertama, dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang dalam proses penanganan hukum oleh oknum pegawai negeri atau oknum penyelenggara negara dalam perkara PT ASABRI (Persero) dan atau Asuransi Jiwasraya yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada kurun waktu tahun 2020 sampai dengan tahun 2025,” kata Victor.

BACA JUGA:  Saiful Mujani Siap Hadapi Proses Hukum: ‘Jika Harus Ditahan, Tahan Saja’

Victor menambahkan bahwa modus operandi serupa juga terendus pada perkara kedua, yakni seputar penyelesaian kewajiban finansial dari korporasi swasta kepada anak perusahaan BUMN. “Kedua, dugaan tindak pidana korupsi dan atau tindak pidana pencucian uang dalam proses penyelesaian utang atau kewajiban PT CBS kepada PT KNI oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara yang terjadi di wilayah hukum Polda Metro Jaya pada kurun waktu 2020 sampai dengan 2025,” sambungnya, meski ia masih enggan membeberkan nama-nama tersangka yang dibidik.

Sinyal keseriusan polisi dalam menyisir pasal-pasal berat seperti pemerasan, suap, hingga pencucian uang dalam perkara ini ditegaskan bukan tanpa alasan. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengungkapkan bahwa operasi sapu bersih ini bergerak atas perintah langsung dari pucuk pimpinan negara untuk membersihkan sektor-sektor strategis nasional yang merugikan hajat hidup orang banyak.

“Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan,” pungkas Budi Hermanto di lokasi penggeledahan.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kapolri Temui Jaksa Agung: Tidak Pernah Ada Masalah di Antara Dua Institusi

Nasional

Kronologi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tersangka Megakorupsi dan TPPU

Berita Utama

KPK Bongkar Brankas Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Berisi Gepokan Duit Miliaran dan Emas 2,5 Kg

Nasional

YLBHI Soroti Kehadiran Militer di Ranah Penegakan Hukum Sipil Pasca-Penggeledahan di Cipete

BERITA TERBARU

Kapolri Temui Jaksa Agung: Tidak Pernah Ada Masalah di Antara Dua Institusi

Kronologi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tersangka Megakorupsi dan TPPU

Gerakan Ayah Mengantar Anak Hari Pertama Sekolah Mendapat Dukungan Resmi di Berbagai Daerah

KPK Bongkar Brankas Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Berisi Gepokan Duit Miliaran dan Emas 2,5 Kg

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

Djati Niscala Eco Theologi Sunda—Kajian Horoskop Pusaka Kujang Niscala Sunda

Melirik Dukungan Pusat untuk Perkebunan Jawa Barat

RAGAM

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.