Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Presiden Jokowi Perintahkan Beri Bantuan 60 juta per Keluarga Buat Renovasi Rumah

Presiden Jokowi Perintahkan Beri Bantuan 60 juta per Keluarga Buat Renovasi Rumah

Berita Utama Senin, 25 Maret 2024 6:02 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

GazanaPublika.com – Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) telah memerintahkan kepada instansi terkait untuk memberikan bantuan hingga Rp60 juta per keluarga untuk renovasi rumah di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, yang terdampak gempa di timur laut Tuban.

Menanggapi soal tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto menjelaskan kepada sejumlah warga di posko pengungsian Suwari, Bawean, Gresik, pada Minggu (24/3/2024), bahwa setelah masa tanggap darurat yang ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik selesai, langkah selanjutnya adalah masuk ke tahap rehabilitasi konstruksi.

“Sesuai instruksi dari Presiden Jokowi, pemerintah pusat akan memberikan bantuan. Untuk rumah yang rusak berat, akan diganti sebesar 60 juta rupiah, rusak sedang sebesar 30 juta rupiah, dan rusak ringan sebesar 15 juta rupiah,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Satgas PKH Setor Rp10,2 Triliun dan 2,3 Juta Hektare Lahan ke Negara

Menurutnya, sudah ada petunjuk teknis untuk menentukan kriteria kerusakan rumah akibat gempa. “Ketika kami melihat sepanjang jalan tadi, banyak rumah yang rusak mulai dari kerusakan ringan hingga berat,” tambahnya.

Namun, sebelum memasuki tahap rehabilitasi konstruksi, selama masa tanggap darurat, pemerintah akan terus memberikan bantuan berupa makanan siap saji, matras terpal, tenda kecil hingga besar, serta minuman.

Letjen TNI Suharyanto juga menjelaskan bahwa sepanjang perjalanan menuju posko pengungsian, masih ada warga yang menggunakan tenda biasa. “Tenda tersebut kurang nyaman bagi keluarga. Oleh karena itu, kami akan menggantinya dengan tenda yang lebih nyaman,” tuturnya.

Selain itu, pemerintah daerah, khususnya Pemerintah Provinsi Jawa Timur, akan segera menurunkan tim psikologi untuk membantu menenangkan masyarakat melalui proses trauma healing.

BACA JUGA:  Disorot: Spesifikasi Khusus dan Fitting Jadi Alasan Pagu Sepatu PDL Sekolah Rakyat Lebih Tinggi

“Terkait pendampingan psikologis bagi masyarakat yang terdampak, kami akan mendatangkan tim pendampingan termasuk dari TNI-Polri, serta tim trauma healing,” ujarnya.

Karena itu, ia mengimbau agar masyarakat tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan, namun tidak perlu panik berlebihan. “Meskipun gempa telah terjadi sebanyak 229 kali pada hari ini di titik yang sama, menurut informasi dari pak bupati di Bawean, banyak yang khawatir akan terjadi tsunami. Padahal, BMKG telah menjelaskan bahwa tidak ada potensi tsunami. Meskipun magnitudo gempa cukup besar, yaitu 6,5,” tambahnya.

“Masyarakat diimbau agar tidak terpengaruh oleh berita hoaks yang tersebar seperti pada awal kejadian kemarin, yang menyebutkan bahwa video gempa di Cianjur sebenarnya terjadi di Bawean,” katanya. (sumber: liputan6.com)

Joko Widodo
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Berita Utama

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Nasional

Evolusi Kurikulum Kampus: Di Balik Fakta Penutupan Ratusan Program Studi Sepanjang 2026

Nasional

Polda Metro Jaya Siap Buka Kembali Penyidikan Kasus Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus

BERITA TERBARU

Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Polda Banten Meringkus Debt Collector Yang Melakukan Perampasan dan Penganiayaan Terhadap Personel Brimob

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Menelusuri Potensi Cara Berpikir yang Tertulis dalam Untaian DNA, Ini Cetak Birunya

Mengurai Dialektika Genetika, Epigenetika, dan Jati Diri Klan Leluhur

Kritik dan Dialektika Kebijakan Alokasi Anggaran Makan Bergizi Gratis 2026

RAGAM

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Eksotis, Alami dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.