Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Anies Baswedan Fokus Agenda Nasional, Tak Terlibat lagi Urusan Pilkada

Anies Baswedan Fokus Agenda Nasional, Tak Terlibat lagi Urusan Pilkada

Nasional Minggu, 1 September 2024 15:36 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan (foto: Tribunnews.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Anies Baswedan memutuskan untuk tidak melanjutkan pencalonannya dalam Pilkada 2024, memicu berbagai spekulasi di kalangan politik. Beberapa analis politik berpendapat bahwa keputusan ini bukan sekadar faktor ideologis, melainkan lebih karena pertimbangan strategis yang lebih luas.

Ada pula tudingan bahwa kegagalan tersebut dikarenakan adanya campur tangan dari kekuatan yang disebut-sebut sebagai ‘Mulyono and The Gang’.

Advertisement

Sejumlah sumber menyebutkan bahwa Anies kini lebih fokus pada upaya untuk membangun agenda nasional yang lebih besar, mengingat tantangan politik yang dihadapinya di level lokal.

“Anies melihat peluang dan tantangan di tingkat nasional yang lebih relevan dengan visi politiknya ke depan,” ujar seorang sumber dekat Anies.

Sebelumnya, Anies dikabarkan akan maju dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2024, namun belakangan ini namanya tak lagi muncul dalam daftar calon yang diusung oleh PDIP. Di Jawa Barat, PDIP memilih untuk mendukung pasangan Jeje Wiradinata dan Ronal Sunandar Surapradja. Sementara itu, untuk Pilgub DKI Jakarta, PDIP mengajukan pasangan Pramono Anung dan Rano Karno.

BACA JUGA:  Siksa ART Indonesia, Dua Pasang Majikan di Malaysia Ditangkap Setelah Videonya Viral di Tanah Air

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto, menepis spekulasi bahwa keputusan untuk tidak mencalonkan Anies di Jakarta dan Jawa Barat diambil karena adanya tekanan dari kekuatan eksternal.

“Tidak ada tekanan dari luar, semua keputusan diambil berdasarkan evaluasi internal partai dan kesepahaman tentang prioritas ke depan,” tegas Hasto saat ditemui di kantor DPP PDIP di Jakarta.

Hasto menambahkan, meskipun Anies sempat menjadi kandidat yang dipertimbangkan, pada akhirnya partai memutuskan untuk mengusung calon lain yang dianggap lebih sejalan dengan strategi PDIP.

“Anies adalah sosok yang kuat, tapi untuk saat ini, kami memilih untuk mendukung calon yang lebih sesuai dengan dinamika politik di Jawa Barat dan DKI Jakarta,” jelasnya.

Di sisi lain, nama Jeje Wiradinata dan Ronal Sunandar baru muncul di detik-detik terakhir sebelum penutupan pendaftaran pada Kamis malam. PDIP awalnya mempertimbangkan mengusung Ono Surono bersama Jeje, namun Ono diproyeksikan untuk peran lain dalam struktur partai.

Ono Surono, yang juga Ketua DPD PDIP Jawa Barat, mengakui bahwa ada pertimbangan kompleks dalam proses pencalonan ini. “Kami harus menghadapi realitas politik yang ada, dan keputusan ini diambil demi kepentingan partai dan daerah,” ungkapnya dalam konferensi pers usai mendaftarkan pasangan Jeje-Ronal di KPUD Jawa Barat.

BACA JUGA:  Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Terkait spekulasi adanya campur tangan dari pihak tertentu, seperti yang disebut-sebut dalam rumor ‘Mulyono and The Gang’, Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana, dengan tegas membantahnya. “Keputusan ini murni urusan internal partai, tidak ada campur tangan dari Presiden Jokowi atau pihak lain,” ujarnya.

Presiden Jokowi pun menanggapi isu ini dengan santai. “Saya tidak terlibat dalam urusan partai, apalagi dalam menentukan siapa yang akan dicalonkan. Semua itu adalah keputusan dari masing-masing partai,” tegasnya, menutup spekulasi yang beredar.

Dengan demikian, fokus Anies kini lebih tertuju pada langkah-langkah besar di tingkat nasional, yang diharapkan akan membuka jalan baru bagi karier politiknya di masa depan. Sementara itu, PDIP melanjutkan dengan strategi yang telah direncanakan untuk memenangkan Pilkada 2024 di Jawa Barat dan DKI Jakarta.

Sumber: CNBCIndonesia.com

Advertisement

Anies Baswedan Pilkada
Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Nasional

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Nasional

Prabowo Sungkem kepada Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso di Muktamar NU ke-35

Berita Utama

Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

BERITA TERBARU

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Polda Banten Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terjebak Kericuhan Saat Penyampaian Aspirasi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.