Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Anies Baswedan Soroti Parpol Tergadai oleh Kekuasaan

Anies Baswedan Soroti Parpol Tergadai oleh Kekuasaan

Nasional Minggu, 1 September 2024 15:59 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Mantan Gubernur Jakarta, Anies Baswedan (foto: Kompas.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Anies Baswedan baru-baru ini mengungkapkan pandangannya yang kontroversial terkait situasi politik di Indonesia. Dalam pernyataan terbarunya yang disampaikan melalui akun YouTube pribadinya, Anies menyebut bahwa partai politik di Indonesia saat ini berada dalam cengkeraman kekuasaan, sehingga membuatnya ragu untuk maju sebagai bakal calon gubernur di Pilkada 2024, baik di Jakarta maupun Jawa Barat.

“Ada yang usul supaya saya masuk partai atau bikin partai politik. Pertanyaannya, partai mana yang sekarang tidak tersandera oleh kekuasaan? Mencalonkan saja terancam, apalagi masuk ke dalamnya. Ini adalah sebuah kenyataan,” ujar Anies pada Jumat (30/8/2024).

Advertisement

Pernyataan ini segera menuai reaksi keras dari berbagai partai politik, yang merasa tersudutkan oleh tuduhan Anies. Salah satu yang pertama merespons adalah Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga. Ia dengan tegas membantah klaim Anies dan menegaskan bahwa partai politik di Indonesia dibangun atas dasar kemandirian dan memiliki ideologi serta perjuangan masing-masing.

BACA JUGA:  Pemanggilan Menteri Kabinet Merah Putih

“Saat pilkada DKI dan saat pemilu presiden, siapapun calonnya harus didukung oleh partai politik sesuai konstitusi. Tidak ada yang namanya partai tersandera kekuasaan. Parpol mandiri, punya ideologi, program, dan kaderisasi yang jelas,” kata Viva Yoga dalam keterangannya kepada wartawan pada Sabtu (31/8/2024).

Viva juga menekankan bahwa tuduhan Anies tidak berdasar dan tidak mencerminkan realitas politik Indonesia. “Kalau parpol tersandera kekuasaan, berarti kekuasaan itu jahat, dan itu tidak mencerminkan kondisi kepartaian di Indonesia,” ujarnya.

Tidak hanya PAN, Partai Demokrat juga memberikan tanggapan melalui Deputi Bappilu DPP Partai Demokrat, Kamhar Lakumani. Kamhar menilai bahwa hubungan antara partai politik dan kekuasaan merupakan bagian dari dinamika politik yang wajar. Ia menilai bahwa istilah “tersandera” yang digunakan Anies tidak tepat.

“Partai politik dan kekuasaan memang tak bisa dipisahkan. Relasi ini rasional dan berdasarkan kepentingan timbal balik. Menganggapnya sebagai sandera-menyandera adalah persepsi yang kurang tepat,” ujar Kamhar.

BACA JUGA:  Enam Korban Berani Angkat Bicara, Pimpinan Ponpes di Pekalongan Ditangkap Terkait Dugaan Kekerasan Seksual

Kamhar juga memberikan saran kepada Anies untuk lebih fokus dalam mengambil langkah politik yang konkret, seperti bergabung dengan partai politik atau mendirikan partai baru daripada sekadar mengkritik keadaan.

“Lebih terhormat jika Pak Anies memilih jalan politik yang jelas, entah itu menjadi anggota partai atau mendirikan partai sendiri, daripada terus mengutuk keadaan,” tambahnya.

Saran ini mencerminkan pandangan bahwa politik tidak bisa dijalankan setengah-setengah, dan partai politik merupakan instrumen yang penting dalam mencapai kekuasaan serta mewujudkan perubahan.

Pernyataan Anies ini menambah panjang polemik terkait posisinya dalam kontestasi politik menjelang Pilkada 2024, sekaligus membuka diskusi baru mengenai independensi dan dinamika internal partai politik di Indonesia. Di tengah situasi yang semakin memanas, publik menunggu langkah selanjutnya dari Anies Baswedan, apakah akan tetap berada di luar sistem partai atau akhirnya memutuskan untuk terjun lebih dalam ke dalamnya.

Sumber: CNBCIndonesia.com

Advertisement

Anies Baswedan
Gazana Publika

Redaksi

Advertisement

BERITA LAINNYA

Nasional

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Berita Utama

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Nasional

Prabowo Sungkem kepada Pengasuh Ponpes Al-Falah Ploso di Muktamar NU ke-35

Berita Utama

Aktivis AMPB Kecewa Puan Maharani Tak Temui Massa Aksi Secara Langsung

BERITA TERBARU

Lemkapi Berikan Penghargaan Kepada Dirreskrimsus Polda Banten Atas Dedikasi dan Komitmen Berantas Kejahatan Khusus

Prabowo Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Puluhan Peraih Nobel Ikut ke Istana

Tol Dalam Kota Kembali Ditutup, Aksi Massa Picu Kepadatan di Pejompongan-Slipi

Polda Banten Imbau Orang Tua Awasi Anak agar Tak Terjebak Kericuhan Saat Penyampaian Aspirasi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.