Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Prabowo Di Davos: Delapan Negara Tandatangani Dewan Perdamaian Gaza, Trump Tampilkan Otorotas Sementara

Prabowo Di Davos: Delapan Negara Tandatangani Dewan Perdamaian Gaza, Trump Tampilkan Otorotas Sementara

Berita Utama Kamis, 22 Januari 2026 21:25 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Davos — Di sela-sela panggung utama World Economic Forum (WEF) 2026, sebuah forum politik baru lahir di jantung Pegunungan Alpen. Presiden Prabowo Subianto berdiri sejajar dengan tujuh pemimpin dunia lainnya dalam peluncuran Board of Peace Gaza, sebuah inisiatif yang digagas Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan diproyeksikan sebagai kerangka awal tata kelola sementara di wilayah Palestina tersebut.

Acara berlangsung di Congress Hall, Davos, Kamis (22/1), dengan suasana yang lebih menyerupai pertemuan strategis ketimbang seremoni diplomatik. Di hadapan para delegasi internasional dan perwakilan media global, delapan negara menyatakan komitmen bergabung dalam Dewan Perdamaian Gaza: Indonesia, Turki, Mesir, Yordania, Pakistan, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Momen puncak terjadi ketika para kepala negara satu per satu menandatangani Piagam Dewan

Advertisement

BACA JUGA:  Kepala BGN Tolak Bertemu Mitra hingga Pemilik Dapur MBG di Ruang Kerja demi Hindari Fitnah

Perdamaian. Tayangan yang disiarkan kanal YouTube The House memperlihatkan Presiden Prabowo ikut membubuhkan tanda tangan di bawah pengawasan langsung Donald Trump, menandai keterlibatan resmi Indonesia dalam struktur baru yang diarahkan pada pengelolaan masa depan Gaza.

Trump, dalam penjelasannya, menggambarkan dewan tersebut sebagai “otoritas sementara” yang akan berperan mengoordinasikan mobilisasi sumber daya internasional bagi rakyat Palestina di Gaza. Fokusnya tidak hanya pada bantuan kemanusiaan, tetapi juga pada pengaturan dukungan global dalam fase transisi pascakonflik.

Peluncuran ini langsung menarik perhatian pengamat internasional. Kehadiran negara-negara dari Timur Tengah dan Asia Selatan dalam satu meja dinilai mencerminkan upaya membangun poros regional yang dapat menjadi penyeimbang dalam dinamika diplomasi Gaza yang selama ini didominasi kekuatan Barat.

Bagi Indonesia, keikutsertaan dalam Dewan Perdamaian ini menempatkan Jakarta pada posisi yang lebih terbuka dalam percaturan politik internasional terkait Palestina. Langkah tersebut juga mempertegas peran diplomasi aktif yang selama ini diklaim pemerintah dalam isu-isu kemanusiaan global.

BACA JUGA:  Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

Sementara itu, di Davos, peluncuran Board of Peace Gaza menjadi salah satu agenda paling disorot di luar forum ekonomi itu sendiri. Di tengah diskusi tentang pertumbuhan global dan stabilitas pasar, pertemuan ini menghadirkan pesan lain: bahwa konflik di Timur Tengah tetap menjadi variabel besar dalam arsitektur politik dunia.

Apakah Dewan Perdamaian ini akan benar-benar menjadi otoritas efektif di Gaza atau hanya simbol diplomasi multilateral, masih menjadi tanda tanya. Namun satu hal jelas, dari panggung WEF 2026, sebuah format baru keterlibatan internasional di Palestina telah resmi diumumkan, dengan Indonesia sebagai salah satu aktor di dalamnya.

Advertisement

Konflik Palestina Politik
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Polisi Tembak Polisi di Pondok Cabe Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana

Internasional

Unjuk Rasa Tuntut Biaya Hidup di Prancis Meluas ke Sejumlah Negara Eropa

Banten

KMP Batu Mandi Terbakar di Perairan Merak, Proses Evakuasi Sedang Berlangsung

Berita Utama

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

BERITA TERBARU

Hudi Nurhudiyat: Menguatkan Kearifan Lokal dan Tasawuf

Majelis Al Ma’arijul Wathon Bahas Kekeliruan Kebatinan, Tekankan Integrasi Syariat dan Hakikat

Prabowo Ungkap Alasan Koalisi Gemuk: Indonesia Sebesar Eropa, tapi Hanya Punya Satu Kabinet

KPK Surati Panglima TNI soal Dugaan Keterlibatan Prajurit Aktif dalam Korupsi Dana Bencana BNPB

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version