Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » 25 Ribu Driver Ojol Gelar Demo Besar di Jakarta, Layanan Aplikasi Dimatikan 24 Jam

25 Ribu Driver Ojol Gelar Demo Besar di Jakarta, Layanan Aplikasi Dimatikan 24 Jam

Berita Utama Selasa, 20 Mei 2025 12:59 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Jakarta – Aksi besar-besaran para pengemudi ojek online mengguncang Ibu Kota hari ini. Sekitar 25.000 driver ojol yang tergabung dalam Asosiasi Pengemudi Ojek Online (Garda Indonesia) melakukan unjuk rasa serentak di Jakarta dan sekitarnya, sambil mematikan seluruh layanan aplikasi baik roda dua (R2) maupun roda empat (R4) selama 24 jam penuh, dari pukul 00.00 hingga 23.59 WIB.

Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono, menyatakan bahwa aksi kali ini merupakan bentuk puncak kekecewaan terhadap pemerintah dan aplikator yang dianggap tak kunjung menanggapi serius pelanggaran regulasi serta perlakuan tidak adil terhadap para driver.

Advertisement

“Sudah berkali-kali kami lakukan aksi damai, namun semuanya seperti dianggap remeh oleh pemerintah maupun aplikator. Program-program seperti hemat dan prioritas makin merugikan pengemudi online. Maka aksi kali ini harus lebih keras,” tegas Igun dalam pernyataannya, Senin (19/5/2025).

BACA JUGA:  Apresiasi Budayawan Cianjur Atas Pengukuhan Hari Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa

Tuntutan Aksi:
• Presiden Prabowo Subianto dan Menhub Dudy Purwagandhi diminta menjatuhkan sanksi tegas kepada perusahaan aplikasi yang melanggar Permenhub PM 12/2019 dan Kepmenhub KP 1001/2022.
• Mendesak Komisi V DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan bersama Kemenhub, aplikator, dan asosiasi driver.
• Menuntut batas maksimal potongan aplikasi sebesar 10 persen.
• Meminta revisi tarif penumpang dan penghapusan program aceng, slot, hemat, dan prioritas.
• Penetapan tarif layanan makanan dan pengiriman barang secara adil dan partisipatif, melibatkan asosiasi driver, regulator, aplikator, dan YLKI.

Sejak Senin malam, ribuan driver dari berbagai kota di Pulau Jawa dan sebagian Sumatera telah memasuki wilayah Jakarta dan berkumpul di berbagai basecamp komunitas ojol di lima wilayah kota.

Pihak Grab Indonesia melalui Director of 2-Wheels & Logistics, Tyas Widyastuti, mengimbau masyarakat untuk tidak panik. Ia menjamin bahwa sistem Grab tetap berjalan meski mengakui kemungkinan adanya keterlambatan layanan di beberapa wilayah.

BACA JUGA:  Kronologi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tersangka Megakorupsi dan TPPU

“Kalau memang kesulitan dapat driver, sistem kami akan mengalokasikan otomatis ke mitra lain yang masih aktif,” kata Tyas saat berdiskusi dengan Menhub Dudy di Aroem Resto, Senin (19/5/2025).

Sementara itu, PT GoTo Gojek Tokopedia melalui Catherine Hindra Sutjahyo menyampaikan bahwa perusahaan membuka ruang komunikasi internal dengan para mitra pengemudi untuk meredam dampak aksi.

Maxim Indonesia melalui Muhammad Rafi Assagaf meminta pengemudi bertindak bijak dan mengingatkan bahwa banyak penumpang yang tetap membutuhkan layanan.

Dari pihak inDrive, Business Development Representative Ryan Rwanda menilai bahwa aksi ini tidak terlalu berdampak pada operasional mereka karena sedikit mitra inDrive yang terlibat dalam aksi-aksi massa.

Advertisement

Demontrasi
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Nasional

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Nasional

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Berita Utama

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Nasional

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Didakwa Terima Suap Rp203 Miliar, Modus Pembayaran Jasa Hukum

BERITA TERBARU

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version