Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Pelaku Tabrak yang Menyebabkan Kecelakaan Maut di Pekanbaru Ternyata Habis Pulang Dugem

Pelaku Tabrak yang Menyebabkan Kecelakaan Maut di Pekanbaru Ternyata Habis Pulang Dugem

Daerah Rabu, 1 Januari 2025 19:32 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Pekanbaru – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Jalan Hang Tuah, Rabu pagi (1/1/2025), sekitar pukul 06.30 WIB. Sebuah mobil Toyota Calya dengan pelat nomor F 1817 VI menghantam dua sepeda motor, menewaskan tiga orang dalam satu keluarga. Pelaku ternyata baru pulang dari dugem.

Kasat Lantas Polresta Pekanbaru, Kompol Alvin, mengonfirmasi bahwa sopir mobil bersama dua penumpangnya diketahui baru saja pulang dari kegiatan dugem.

Advertisement

“Iya, mereka baru pulang dugem,” ungkap Alvin, dikutip dari Detik.com

Kronologi kecelakaan bermula ketika mobil yang dikemudikan Antoni Romansyah (44), warga Palembang, melaju dari arah Hang Tuah Ujung. Kendaraan tersebut membawa dua penumpang, Lidia Putri (25) dan Denni (30). Saat melintas di depan Klinik Siaga Medika 2, mobil tersebut melebar ke kanan dan menabrak sepeda motor Honda Beat BM 5672 ABP yang ditumpangi Anton Sujarwo (38), istrinya Afrianti (42), dan putranya Aditia (10).

BACA JUGA:  Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getarannya Terasa hingga Jakarta

Akibat benturan keras, motor beserta penumpangnya terseret dan terpental ke jalan. Tak berhenti di situ, mobil kembali menghantam sepeda motor Honda Scoopy BM 3170 MAK yang dikendarai Dwi Irwanto (22) dan Liani (25) dari arah berlawanan.

“Tiga korban yang menaiki Honda Beat adalah satu keluarga. Mereka tewas di tempat. Sedangkan pengendara motor Scoopy mengalami luka-luka,” jelas Alvin.

Saat ini, Antoni Romansyah dan kedua penumpangnya telah diamankan oleh Satlantas Polresta Pekanbaru untuk penyelidikan lebih lanjut. Kecelakaan ini menjadi pengingat keras tentang pentingnya kewaspadaan dan tanggung jawab dalam berkendara.

Advertisement

Kasus Kecelakaan
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Kamonesan NJP Cianjur Himpun 110 Seniman, Siapkan Kolaborasi Kolosal ‘Sasakala Gunung Padang’

Daerah

KPK Tetapkan 8 Tersangka dalam Kasus Dugaan Suap Pengurusan HGB Summarecon di Bogor

Daerah

Sherly Tjoanda Keluhkan 16 Ribu Hektare TORA Tak Kunjung Dibagikan ke Petani

Daerah

Massa Geruduk Kantor Bupati Pekalongan, Tuntut Kepsek dan Guru yang Terekam CCTV Dipecat

BERITA TERBARU

Anggota Satpol PP DKI Luka Enam Jahitan Usai Bentrok dengan Pekerja Proyek di Jaksel

Karhutla Belum Mereda, Asap Lintas Negara Jadi Sorotan Pemerintah

Prabowo Gelar Rapat Khusus Karhutla, Dudung Laporkan Penanganan di Sejumlah Daerah

Penggali Sumur di Malingping Meninggal, Tertimbun 7 Jam

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version