Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Gawat, Lebih dari 4000 Warga Prancis Datar Jadi Tentara Bayaran Israel

Gawat, Lebih dari 4000 Warga Prancis Datar Jadi Tentara Bayaran Israel

Internasional Minggu, 24 Desember 2023 6:17 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
default-no-image
Ilustrasi Berita (GazanaPublika)

GazanaPublika.com – Berita mengenai konflik Palestina vs Israel semakin intens. Dilaporkan lebih dari 4.000 warga berkewarganegaraan ganda Israel-Prancis dikabarkan bergabung sebagai tentara bayaran Israel untuk mendukung serangan di Gaza.

Kabar ini mencuat setelah stasiun radio terkemuka, Europe 1 di Prancis, mengungkap partisipasi ribuan warga negaranya dalam pasukan Israel di wilayah Gaza.

“Total 4.185 orang Perancis atau Perancis-Israel bertempur bersama tentara Israel di garis depan di Gaza. Ini adalah kontingen terbesar setelah AS,” Europe 1 dikutip dari Morocco World News.

Beredarnya fakta ini sontak memicu protes dari sejumlah pihak, salah satunya Thomas Portes, anggota parlemen dari partai politik La France Insoumise (LFI).

Thomas Portes dengan tegas menentang tindakan yang dilakukan warga negaranya itu.

Ia bahkan meminta pemerintah untuk menyerukan tuntutan pidana penjara terhadap warga negara Perancis yang terlibat dalam kejahatan perang terhadap warga Palestina.

BACA JUGA:  Perang Timur Tengah: Harga Energi Melonjak, Amerika Terancam Inflasi dan Bakal Kolaps

“Kolonisasi merupakan kejahatan terhadap kemanusiaan, jika Kementerian Kehakiman gagal mengambil tindakan segera, parlemen berhak melaporkan masalah tersebut ke Jaksa Penuntut Umum Paris,” tegas Thomas Portes.

Senada dengan Portes, Asosiasi France Palestine Solidarite (AFPS) juga menyerukan pertanggungjawaban bagi warga Prancis yang terlibat dalam kejahatan perang terhadap Palestina.

Baru – baru ini Menteri Luar Negeri Prancis Catherine Colonna juga turut melontarkan kecaman kepada pemukim Israel yang menyerang warga Palestina di Tepi Barat.

“Kami tidak akan menerima tindakan ini. Prancis akan menerapkan sanksi kepada pemukim Israel yang menyerang warga Palestina di Tepi Barat yang diduduki,” kata Colonna pada konferensi pers di Beirut.

Laporan pada awal Desember terkait keterlibatan warga Prancis dalam pasukan Israel memicu kemarahan di Prancis.

Sampai-sampai mendorong diskusi publik dan refleksi mengenai implikasi partisipasi tersebut.

BACA JUGA:  Insiden Penembakan di Pusat Kekuasaan Amerika Saat Trump Disana, Ada Apa?

Menurut catatan Jerusalem Post, sejak 7 Oktober terjadi peningkatan sebesar 430 persen atau sekitar 1.200 warga telah mengajukan permohonan aliyah, yakni imigrasi Yahudi ke Israel dari Prancis.

Presiden Prancis Emmanuel Macron yang awalnya menawarkan dukungan diplomatik kepada Israel kini mulai mengkritik tindakan warga negaranya, lantaran turut bergabung melakukan serangan di Gaza.

Sikap pemerintah Prancis terhadap konflik ini bahkan telah berubah, termasuk larangan demonstrasi pro-Palestina yang kemudian dibatalkan oleh lembaga yudisial tertinggi Prancis.

“Faktanya hari ini warga sipil dibom, faktanya bayi, perempuan dan orang tua dibom dan terbunuh. Jadi tidak ada alasan lagi, kami mendesak Israel untuk berhenti,” ujar Macron

“Kami mendesak pengeboman dihentikan di Gaza, saya berharap Amerika Serikat dan Inggris akan mengikuti langkah Perancis mendukung resolusi gencatan senjata di Gaza,” tambahnya. (Sumber: Tribunnews.com)

Israel Tentara
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Teheran Mulai Persiapkan Upacara Pelepasan Ali Khamenei, Prosesi Dijadwalkan Berlangsung Sebelum Akhir Juni

Internasional

Eskalasi Serangan Udara dan Perintah Pengosongan Paksa Guncang Lebanon Selatan

Internasional

Skema Baru Pergerakan Jemaah Pasca-Wukuf Diapresiasi, Utamakan Keselamatan Jiwa

Internasional

Gaza Diguncang Tiga Ledakan Besar Jelang Idul Adha: Israel Klaim Eliminasi Kepala Sayap Militer Hamas

BERITA TERBARU

Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Polda Banten Meringkus Debt Collector Yang Melakukan Perampasan dan Penganiayaan Terhadap Personel Brimob

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Menelusuri Potensi Cara Berpikir yang Tertulis dalam Untaian DNA, Ini Cetak Birunya

Mengurai Dialektika Genetika, Epigenetika, dan Jati Diri Klan Leluhur

Kritik dan Dialektika Kebijakan Alokasi Anggaran Makan Bergizi Gratis 2026

RAGAM

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Eksotis, Alami dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.