Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Tidak Mau Terlihat Kalah: Trump Sebut Invasi Darat ke Iran ‘Buang-Buang Waktu’

Tidak Mau Terlihat Kalah: Trump Sebut Invasi Darat ke Iran ‘Buang-Buang Waktu’

Internasional Jumat, 6 Maret 2026 17:16 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

GazanaPublika.com, Washington — Presiden Donald Trump menyatakan bahwa rencana pengiriman pasukan darat Amerika Serikat ke Iran saat ini tidak menjadi prioritas. Ia menilai langkah tersebut justru akan menjadi tindakan yang tidak efektif di tengah konflik yang terus berkembang di Timur Tengah.

Dalam wawancara melalui sambungan telepon dengan NBC yang dikutip AFP pada Jumat (6/3/2026), Trump menegaskan bahwa operasi darat tidak diperlukan karena menurutnya kemampuan militer Iran telah melemah.

“Itu buang-buang waktu. Mereka telah kehilangan segalanya. Mereka telah kehilangan angkatan laut mereka. Mereka telah kehilangan semua yang bisa hilang dari mereka,” katanya.

Trump juga menepis pernyataan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi yang sebelumnya memperingatkan bahwa invasi darat oleh AS atau Israel akan menjadi bencana besar bagi pihak penyerang. Menurut Trump, pernyataan tersebut tidak memiliki arti strategis.

BACA JUGA:  Netanyahu Tegaskan Tak Ada Gencatan Senjata, Serang Terus Hezbollah

Ia menyebut komentar Araghchi bahwa Iran siap menghadapi invasi darat sebagai “komentar yang sia-sia.”

Selain itu, Trump juga mengindikasikan bahwa perubahan struktur kepemimpinan di Iran merupakan salah satu tujuan dari operasi militer yang sedang berlangsung.

“Kita ingin masuk dan membersihkan semuanya dengan cepat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Washington tidak ingin melihat pemerintahan baru di Iran yang membutuhkan waktu panjang untuk membangun kembali kekuatan politiknya.

“Kita tidak menginginkan seseorang yang akan membangun kembali selama periode 10 tahun,” kata Trump.

Meski mengaku telah memiliki gagasan mengenai sosok yang dapat memimpin Iran selanjutnya, Trump menolak mengungkapkan nama yang dimaksud.

Sebelumnya, Trump juga menyatakan bahwa dirinya “harus terlibat” dalam penentuan pemimpin Iran berikutnya setelah serangan gabungan AS–Israel menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ali Khamenei, pada awal konflik yang dimulai Sabtu lalu.

BACA JUGA:  Eropa di Persimpangan: Retakan Transatlantik Usai Serangan AS–Israel ke Iran

Di tengah pernyataan tersebut, laporan terbaru menyebutkan serangan besar kembali terjadi di Teheran pada Jumat (6/3). Israel sebelumnya menyatakan pihaknya tengah memasuki “fase baru” dalam operasi militer bersama Amerika Serikat dengan menargetkan “infrastruktur rezim” Iran.

Sementara itu, Abbas Araghchi sebelumnya juga menyampaikan pesan keras kepada Amerika Serikat dan Israel di tengah serangkaian serangan terhadap Republik Islam tersebut.

Dalam wawancara eksklusif dengan NBC News dari Teheran pada Kamis (5/3), Araghchi menolak anggapan bahwa Iran gentar menghadapi kemungkinan invasi darat dari pihak lawan. Ia menegaskan bahwa Iran siap mempertahankan kedaulatannya dari serangan militer apa pun.

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Teheran Mulai Persiapkan Upacara Pelepasan Ali Khamenei, Prosesi Dijadwalkan Berlangsung Sebelum Akhir Juni

Internasional

Eskalasi Serangan Udara dan Perintah Pengosongan Paksa Guncang Lebanon Selatan

Internasional

Skema Baru Pergerakan Jemaah Pasca-Wukuf Diapresiasi, Utamakan Keselamatan Jiwa

Internasional

Gaza Diguncang Tiga Ledakan Besar Jelang Idul Adha: Israel Klaim Eliminasi Kepala Sayap Militer Hamas

BERITA TERBARU

Tren Sengketa Informasi di Jabar Bergeser ke Sektor Pendidikan, Dipicu Alokasi Dana BOS

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Copot Jabatan Pimpinan, Diduga Terkait Kasus Jual Beli Titik ‘SPPG’

Kasus Korupsi BGN: Eks Kepala dan Dua Mantan Wakil Resmi Menyandang Status Tersangka

Polda Banten Meringkus Debt Collector Yang Melakukan Perampasan dan Penganiayaan Terhadap Personel Brimob

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Menelusuri Potensi Cara Berpikir yang Tertulis dalam Untaian DNA, Ini Cetak Birunya

Mengurai Dialektika Genetika, Epigenetika, dan Jati Diri Klan Leluhur

Kritik dan Dialektika Kebijakan Alokasi Anggaran Makan Bergizi Gratis 2026

RAGAM

Narasi Tandingan: Apakah Bintang Sebagaimana Matahari?

AI Bukan Tuhan: Menelanjangi Ilusi Mahatahu di Balik Kecerdasan Buatan

Eksotis, Alami dan Memikat: Rahasia Surga Ekowisata Banten yang Jarang Orang Tahu

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini
© 2026 Gazana Publika | Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks Berita

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.