Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Pasukan Ukraina Lakukan Serangan Balasan Besar ke Wilayah Rusia, Kuasai 1.000 Kilometer Persegi Kursk

Pasukan Ukraina Lakukan Serangan Balasan Besar ke Wilayah Rusia, Kuasai 1.000 Kilometer Persegi Kursk

Internasional Rabu, 14 Agustus 2024 6:17 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Tank tempur Ukraina (foto: CNBCIndonesia.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Dalam perkembangan terbaru yang mengejutkan banyak pihak, pasukan militer Ukraina berhasil melakukan serangan besar ke wilayah barat Rusia, tepatnya di Kursk, dalam salah satu operasi militer terbesar sejak awal invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022. Dalam serangan yang dimulai pada Selasa (6/8), ratusan prajurit Ukraina, yang dilengkapi dengan kendaraan lapis baja, artileri berat, dan drone, berhasil menerobos pertahanan Rusia dan menguasai sekitar 1.000 kilometer persegi wilayah Kursk.

Panglima militer Ukraina, Jenderal Oleksandr Syrskyii, mengklaim keberhasilan ini sebagai langkah strategis yang sangat penting dalam upaya merebut kembali kendali atas wilayah yang telah dikuasai Rusia. Klaim Syrskyii ini disampaikan oleh Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, melalui akun Telegram resminya, di mana ia menyebutkan bahwa untuk pertama kalinya sejak perang dimulai, pasukan Ukraina berhasil menguasai wilayah di dalam Rusia.

BACA JUGA:  Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Advertisement

“Perang kini telah kembali ke tanah Rusia, sebuah tanda bahwa mereka tidak dapat lagi merasa aman di wilayah mereka sendiri,” ujar Zelensky dalam pernyataannya. Serangan ini diklaim sebagai bagian dari strategi besar Ukraina untuk memukul mundur pasukan Rusia dari wilayah yang mereka duduki dan sekaligus memperlihatkan kekuatan militer Ukraina kepada dunia.

Reaksi dari pihak Rusia terbilang cepat dan tegas. Kremlin langsung mengerahkan pasukan tambahan ke Kursk untuk menghentikan laju serangan Ukraina. Dalam sebuah pernyataan militer, dilaporkan bahwa kendaraan berat telah dimobilisasi untuk menutup celah pertahanan di wilayah tersebut. Presiden Rusia, Vladimir Putin, memerintahkan evakuasi warga dari beberapa kawasan yang terkena dampak serangan, terutama di sekitar Sudzha, sebuah kota kecil yang menjadi titik fokus pertempuran.

BACA JUGA:  Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

Meski pada awalnya serangan Ukraina membuat pasukan Rusia terkejut, laporan terbaru dari militer Rusia menyebutkan bahwa situasi di Kursk telah stabil kembali pada Minggu, 11 Agustus 2024. Garis depan pertempuran di wilayah tersebut telah dipertahankan, dan pasukan Ukraina kini berada dalam posisi bertahan setelah menghadapi serangan balasan dari Rusia.

Serangan ini menandai eskalasi baru dalam konflik yang telah berlangsung selama lebih dari dua tahun, dengan kedua belah pihak menunjukkan kekuatan militer mereka dalam upaya menguasai wilayah strategis. Bagi Ukraina, keberhasilan ini merupakan dorongan moral yang besar, sementara bagi Rusia, ini adalah peringatan bahwa perlawanan Ukraina masih jauh dari selesai.

Sumber: CNNIndonesia.com

Advertisement

Kota Serang Rusia Ukraina
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Internasional

Pemerintah Azerbaijan Larang Hijab di Sekolah, Gelombang Protes Pecah

Internasional

Iran Tegaskan Diplomasi Jadi Jalan Keluar Konflik, Pembukaan Selat Hormuz Tunggu Syarat Terpenuhi

Internasional

Tiga Wilayah Bersatu Dorong Kemerdekaan, Masa Depan Inggris Raya Dipertanyakan

Internasional

Iran Ultimatum Korsel: Kehadiran Militer di Hormuz Bakal Dianggap Dukung AS

BERITA TERBARU

Bupati Klaten Terjaring OTT KPK, PDIP Tegaskan Sanksi Partai Menanti

Polda Banten Bersama Mahasiswa UNTIRTA Edukasi Pelajar Cegah Kekerasan dan Kejahatan Siber terhadap Anak Perempuan

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version