Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Perang Rusia-Ukraina: Hari ke-906, Ukraina Terus Maju Gempur Rusia

Perang Rusia-Ukraina: Hari ke-906, Ukraina Terus Maju Gempur Rusia

Internasional Sabtu, 17 Agustus 2024 19:58 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Tank Ukraina (foto: CNNIndonesia.com)

Advertisement

GazanaPublika.com – Perang antara Rusia dan Ukraina telah memasuki hari ke-906, dengan eskalasi yang semakin meningkat di berbagai wilayah. Militer Ukraina melaporkan pergerakan drone Rusia di empat wilayah pada pukul 01.00 waktu setempat, setelah sebelumnya melaporkan serangan drone yang berlangsung tengah malam.

Pokrovsk dalam Ancaman, Evakuasi Warga Dipercepat

Advertisement

Di kota Pokrovsk, Ukraina timur, otoritas militer mendesak warga sipil untuk segera meninggalkan kota tersebut. Pada Jumat (16/8/2024), mereka memperingatkan bahwa pasukan Rusia semakin mendekat, membuat situasi di kota itu semakin kritis. Pokrovsk merupakan salah satu benteng pertahanan utama dan pusat logistik di wilayah Donetsk. Jika kota ini jatuh ke tangan Rusia, rute pasokan dan pertahanan Ukraina di wilayah tersebut akan sangat terganggu.

“Dengan berlalunya setiap hari, semakin sedikit waktu untuk mengumpulkan barang-barang pribadi dan pergi ke daerah yang lebih aman,” tulis otoritas setempat di Telegram.

Ukraina Tidak Berniat Rebut Kursk, Fokus untuk Desak Perdamaian

Penasihat Presiden Ukraina, Mykhailo Podolyak, menegaskan bahwa serangan Ukraina di wilayah Kursk bukan bertujuan untuk merebut wilayah tersebut dari Rusia, melainkan untuk mendesak Presiden Rusia Vladimir Putin agar mau berdamai. Menurut Podolyak, Ukraina terpaksa menggunakan kekuatan militer untuk membobol pertahanan Rusia di Kursk demi mencapai perdamaian yang adil.

BACA JUGA:  Eskalasi Serangan Udara dan Perintah Pengosongan Paksa Guncang Lebanon Selatan

“Di wilayah Kursk, kita melihat dengan jelas bagaimana alat militer digunakan untuk meyakinkan Federasi Rusia agar memasuki proses perundingan yang adil,” ungkapnya.

Ukraina Klaim Kemajuan di Kursk, Rusia dalam Kepanikan

Kepala Angkatan Darat Ukraina, Oleksandr Syrskyi, melaporkan bahwa pasukan Kyiv telah maju antara satu hingga tiga kilometer di wilayah Kursk, Rusia. Ukraina mengklaim telah menguasai 82 permukiman di wilayah seluas 1.150 km² setelah melancarkan serangan lintas perbatasan besar-besaran pada 6 Agustus lalu. Di wilayah Malaya Loknya, sekitar 11,5 km dari perbatasan Ukraina, pertempuran masih terus berlangsung.

Sementara itu, Rusia dilaporkan panik menghadapi serangan ini. Pasukan Ukraina berhasil menutup sebagian besar wilayah distrik Glushovsky di Kursk, menjebak pasukan Rusia setelah meledakkan dua jembatan penting di sungai Seim. Hal ini mempersulit upaya evakuasi warga sipil, yang kini terhambat akibat penghancuran jembatan tersebut.

BACA JUGA:  Teheran Mulai Persiapkan Upacara Pelepasan Ali Khamenei, Prosesi Dijadwalkan Berlangsung Sebelum Akhir Juni

Meskipun Berdamai, Rusia Tetap Kena Sanksi Barat

Di sisi lain, Dmitry Birichevsky, kepala departemen kerja sama ekonomi di Kementerian Luar Negeri Rusia, berpendapat bahwa meskipun ada perdamaian dengan Ukraina, sanksi ekonomi yang dijatuhkan oleh negara-negara Barat terhadap Rusia akan tetap berlaku selama beberapa dekade. Birichevsky menyebut sanksi ini sebagai dalih yang digunakan oleh Barat untuk terus menekan Rusia, dan tidak akan berakhir meskipun konflik di Ukraina terselesaikan.

“Ini adalah cerita untuk beberapa dekade mendatang. Apa pun perkembangan dan hasil dari penyelesaian damai di Ukraina, itu sebenarnya hanya dalih,” katanya.

Perang ini, yang telah berlangsung selama lebih dari dua tahun, terus memakan korban di kedua belah pihak dan menyebabkan ketidakstabilan di wilayah tersebut. Sementara upaya perdamaian masih terus dicari, baik Ukraina maupun Rusia tetap bersikeras pada posisi masing-masing, membuat prospek akhir konflik ini masih jauh dari jangkauan.

Sumber: TribunNews.com

Advertisement

Rusia Ukraina
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz, Kenyataannya Tidak

Internasional

Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang Picu Ledakan dan Runtuhnya Aeon Mall Kumamoto, Belasan Orang Masih Hilang

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

BERITA TERBARU

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.