Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Iran Luncurkan 180 Rudal Balistik ke Israel, Respon atas Palestina dan Lebanon

Iran Luncurkan 180 Rudal Balistik ke Israel, Respon atas Palestina dan Lebanon

Internasional Rabu, 2 Oktober 2024 16:50 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram
Foto: BBC.com

Advertisement

GazanaPublika.com, Teheran – Ketegangan yang telah lama membara di Timur Tengah kini mencapai puncaknya. Pada Selasa malam (1/10/2024), Iran meluncurkan setidaknya 180 rudal balistik ke wilayah Israel dalam sebuah aksi yang mengejutkan. Serangan ini merupakan langkah balasan Teheran setelah serangkaian serangan yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina dan Lebanon, yang ditujukan kepada kelompok milisi pro-Iran, termasuk Hamas dan Hizbullah.

Israel sebelumnya telah melancarkan operasi militer yang berhasil menewaskan dua pemimpin penting: Sayyed Hassan Nasrallah, kepala Hizbullah, dan Ismail Haniyeh, Kepala Biro Politik Hamas. Tindakan ini memicu kemarahan di Iran, yang menyatakan bahwa serangan rudal tersebut ditujukan untuk menghancurkan “target militer dan keamanan vital” di Israel.

Advertisement

Garda Revolusi Iran (IRGC) menyatakan bahwa serangan ini ditujukan khusus ke tiga pangkalan militer di wilayah Tel Aviv. Media pemerintah Iran mengungkapkan bahwa serangan tersebut juga disertai dengan operasi siber besar-besaran dan untuk pertama kalinya menggunakan rudal balistik hipersonik Fatah. Meskipun Israel mengklaim telah berhasil mencegat “sejumlah besar” dari 180 rudal yang diluncurkan, dampak dari serangan tersebut terasa di beberapa area di Israel bagian tengah dan selatan. IRGC mengklaim bahwa sekitar 90% rudal yang diluncurkan berhasil mencapai sasaran.

BACA JUGA:  Eskalasi Serangan Udara dan Perintah Pengosongan Paksa Guncang Lebanon Selatan

Menurut IRGC, serangan ini adalah respons langsung atas pembunuhan Hassan Nasrallah dan komandan Garda Revolusi, Abbas Nilforoushan, yang terjadi di Beirut. Dalam sebuah pernyataan di media sosial, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa serangan ini adalah “respons tegas” terhadap “agresi” Israel, menegaskan bahwa Iran tidak mencari perang, tetapi akan berdiri kokoh melawan setiap ancaman.

Reaksi Israel dan Dukungan AS

Menanggapi serangan rudal dari Iran, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengklaim bahwa Iran telah melakukan “kesalahan besar” dan akan menghadapi konsekuensi. Utusan Israel untuk PBB, Danny Danon, memperingatkan bahwa negara tersebut akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi warganya. Juru bicara militer Israel, Daniel Hagari, menekankan kesiapan Israel untuk membela diri dan membalas serangan Iran pada waktu yang tepat.

Dari pihak Amerika Serikat, Presiden Joe Biden menyatakan dukungan penuh kepada Israel, dengan juru bicara Departemen Luar Negeri, Matthew Miller, mengungkapkan bahwa Washington akan mendukung rakyat Israel pada saat-saat krisis ini. Pentagon juga menegaskan bahwa Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin, dan menteri pertahanan Israel, Yoav Gallant, telah membahas konsekuensi serius bagi Iran jika meluncurkan serangan militer langsung.

Analisis dan Proyeksi Masa Depan

Para analis meyakini bahwa Timur Tengah kini berada dalam ancaman perang regional yang lebih besar. Raed Jarrar, direktur advokasi di lembaga pemikir DAWN, mengatakan bahwa ketegangan ini tidak akan mereda tanpa perubahan kebijakan dari Washington. Menurutnya, AS harus mengambil langkah tegas untuk menghentikan dukungan militer yang berkelanjutan kepada Israel agar situasi ini tidak semakin memburuk.

BACA JUGA:  Iran Bantah Adanya Dialog Teknis di Doha, Tuntut Pelaksanaan MoU Selat Hormuz

Omar Rahman, seorang peneliti di Middle East Council on Global Affairs, juga menekankan bahwa Israel kemungkinan besar akan merespons serangan Iran, yang dapat memicu konflik berskala lebih besar. Ia menyatakan bahwa tindakan Israel selama beberapa bulan terakhir telah berkontribusi pada peningkatan ketegangan yang mengarah pada konflik besar.

Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araqchi, mengonfirmasi bahwa serangan rudal terhadap Israel telah selesai, kecuali jika ada provokasi lebih lanjut. Ia menyatakan bahwa tindakan Iran bersifat defensif, tetapi jika Israel melancarkan serangan balasan, respons Iran akan jauh lebih kuat dan merusak.

Dengan situasi yang semakin memburuk, dunia kini menyaksikan bagaimana kedua negara akan melanjutkan kebijakan mereka, sementara dampaknya dapat meluas ke kawasan yang lebih luas. Ketegangan ini memunculkan kekhawatiran bahwa konflik yang lebih besar tidak dapat dihindari jika provokasi terus berlanjut dari kedua belah pihak.

Sumber: CNBCIndonesia.com

Advertisement

Israel Palestina
Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Berita Utama

Intelijen Ukraina Klaim 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia

Internasional

Trump Klaim Kuasai Selat Hormuz, Kenyataannya Tidak

Internasional

Gempa Magnitudo 7,1 di Jepang Picu Ledakan dan Runtuhnya Aeon Mall Kumamoto, Belasan Orang Masih Hilang

Berita Utama

Harga Minyak Dunia Tembus $100 per Barel Akibat Eskalasi Konflik di Laut Merah dan Selat Hormuz

BERITA TERBARU

Gerakan 9 Bersama AMPP Gelar Aksi, Soroti Dugaan Buruknya Kualitas Jalan Program Bang Andra di Lebak Selatan

Kasus Uun Berujung Restorative Justice, Ada Apa?

Haidar Widodo Ingatkan RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Pisau Bermata Dua

Ahok Khawatir UU Perampasan Aset Disalahgunakan

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

OPM/KKB: Menjadikan Warga Sipil sebagai Objek Teror dan Brutal Adalah Kejahatan Kemanusiaan

Wakil Kepala Desa, Perlukah?

RAGAM

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Menyelami Konsep Dasar Kalender Maya

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.