Close Menu
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Masuk
Login Gazana Publika
Facebook X (Twitter) Instagram
GazanaPublika.com
Facebook X (Twitter) Instagram TikTok YouTube
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Lainnya
    • Opini
    • Historika
    • Ragam
    • Spesial
    • Gaya Hidup
    • Ekonomi
    • Arban Ramizud Raray
    • Kriminalitas
    • Indeks Berita
GazanaPublika.com
  • Home
  • Nasional
  • Daerah
  • Banten
  • Internasional
  • Tasawuf Elegan
  • Genta Qalbu
  • Historika
  • Ragam
  • Spesial
  • Gaya Hidup
  • Opini
  • Indeks Berita
Beranda » Enam WNA Jadi Tersangka Penculikan WN Ukraina di Bali, Jejak Darah di Vila dan Mobil Identik

Enam WNA Jadi Tersangka Penculikan WN Ukraina di Bali, Jejak Darah di Vila dan Mobil Identik

Daerah Sabtu, 28 Februari 2026 15:02 WIB
Facebook Twitter WhatsApp Tumblr Telegram

Advertisement

GazanaPublika.com, Bali – Pengungkapan kasus dugaan penculikan warga negara Ukraina di Bali memasuki babak baru. Polda Bali menetapkan enam warga negara asing (WNA) sebagai tersangka dalam perkara penculikan Ihor Komarav (28), setelah sebelumnya mengamankan satu WNA berinisial CH.

Kepala Bidang Humas Polda Bali, Ariasandy, mengatakan penetapan tersangka dilakukan usai penangkapan CH yang berusaha melarikan diri ke wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB). CH diduga berperan menyewa kendaraan untuk para pelaku menggunakan paspor palsu.

Advertisement

“Awalnya kami mengamankan satu WNA berinisial CH yang berperan menyewa kendaraan menggunakan paspor palsu. Dari hasil pengembangan, enam orang lainnya kami tetapkan sebagai tersangka, yakni RM, BK, AS, VN, SM, dan DH. Semuanya pria dan warga negara asing,” kata Ariasandy di Denpasar, Jumat (27/2/2026).

Kasus ini terungkap setelah teman korban melaporkan dugaan penculikan tersebut kepada kepolisian. Laporan itu langsung ditindaklanjuti tim gabungan dari Polda Bali dan Polres jajaran dengan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan saksi.

Dalam penyelidikan, polisi menelusuri rekaman CCTV di sejumlah titik perlintasan yang diduga dilalui pelaku. Dari hasil analisis, terdeteksi satu unit mobil dan dua sepeda motor yang dicurigai terlibat.

BACA JUGA:  Evaluasi Jalur Sepeda Jakarta: Warga Desak Penghapusan demi Urai Macet

Mobil jenis Toyota Avanza diketahui disewa oleh CH. Polisi kemudian mendalami peran CH dan menemukan bahwa ia menyewa mobil serta dua sepeda motor atas perintah pihak lain dengan imbalan Rp6 juta.

Berdasarkan penelusuran CCTV dan data GPS kendaraan, tim penyidik melacak rute perjalanan hingga menemukan kendaraan sempat berhenti di sebuah vila di wilayah Tabanan. Vila tersebut diduga menjadi lokasi korban merekam video siaran langsung yang sempat beredar.

Di vila itu, penyidik menemukan jejak darah yang kemudian diamankan untuk pemeriksaan forensik. Jejak darah juga ditemukan di dalam mobil Avanza yang digunakan pelaku.

“Hasil identifikasi sementara menunjukkan darah di kendaraan dan di vila tersebut identik,” ujar Ariasandy, yang sebelumnya menjabat Kabid Humas Polda NTT.

Dari temuan tersebut, penyidik mengembangkan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak yang menyewa vila serta pengendara sepeda motor yang terdeteksi berada di sekitar TKP dan lokasi korban menginap. Hasilnya, enam WNA yang diduga terlibat atau mengetahui peristiwa tersebut berhasil diidentifikasi dan diamankan. Total tujuh tersangka kini menjalani proses hukum lebih lanjut.

BACA JUGA:  BK DPRD Kaur Panggil 'B' Terkait Kasus, Siap Usut Habis-Habisan

Polda Bali menegaskan penyidikan masih terus berjalan untuk mengungkap peran masing-masing tersangka serta motif di balik dugaan penculikan tersebut.

Sebelumnya, Ihor Komarav dilaporkan hilang pada Minggu (15/2) saat berada di Jimbaran, Kabupaten Badung. Saat itu, korban bersama rekan-rekannya hendak berlatih mengendarai motor di tanjakan. Dalam perjalanan, Ihor yang berada di posisi paling belakang bersama satu rekannya diserang orang tak dikenal.

Rekan korban berhasil melarikan diri dan memberi tahu teman-temannya bahwa Ihor telah diculik. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke Polsek Kuta Selatan.

Tak lama berselang, korban sempat menyiarkan video secara langsung dari sebuah vila dan meminta uang tebusan kepada keluarganya. Polisi yang menelusuri lokasi pengambilan video menemukan bercak darah yang hasil uji DNA-nya identik dengan darah yang ditemukan di mobil yang diduga digunakan para tersangka.

Advertisement

Gazana Publika

Redaksi

BERITA LAINNYA

Daerah

Polisi Bongkar Kasus Pengantin Pesanan WNA China, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di PIK 2

Daerah

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Rapat Paripurna ke-27 Bahas Raperda Perubahan SOTK

Daerah

Kamonesan NJP Cianjur Himpun 110 Seniman, Siapkan Kolaborasi Kolosal ‘Sasakala Gunung Padang’

Daerah

KPK Tetapkan 8 Tersangka dalam Kasus Dugaan Suap Pengurusan HGB Summarecon di Bogor

BERITA TERBARU

Hudi Nurhudiyat: Menguatkan Kearifan Lokal dan Tasawuf

Majelis Al Ma’arijul Wathon Bahas Kekeliruan Kebatinan, Tekankan Integrasi Syariat dan Hakikat

Prabowo Ungkap Alasan Koalisi Gemuk: Indonesia Sebesar Eropa, tapi Hanya Punya Satu Kabinet

KPK Surati Panglima TNI soal Dugaan Keterlibatan Prajurit Aktif dalam Korupsi Dana Bencana BNPB

GENTA QOLBU

Hubungan Iman, Islam dan Ihsan

Sebuah Hikmah: Perlakuan Agama dan Adab

Terima Ketetapan Hari Ini dan Insya Allah untuk Esok

Iman Itu Telanjang, Bajunya Itu Takwa

TASAWUF ELEGAN

Syukur Sangat Berharga Bagi Sang Khalik, Sabar Sangat Bangga Bagi Sang Khalik

Tasawuf dan Ilmu Kebatinan

Sakralitas Maulid Nabi Muhammad SAW Diyakini Semua Umat di Nusantara

OPINI

Perang Yaman: Arab Saudi di Persimpangan Strategi

MK, PTUN, dan Persoalan Ijazah: Sampai di Mana Batas Kewenangan Hakim

Pendalaman Literasi Digital Student Care Wilayah Papua

RAGAM

Di Bumi Barat, Ternyata Vampir Tak Pernah Mati

Masih Ada Ikan Purba di Laut Indonesia

Struktur Hari dan Bulan Kalender Maya: Rahasia Siklus Angka 13, 20 Hari, dan 18 Bulan

Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest YouTube
  • Nasional
  • Internasional
  • Daerah
  • Banten
  • Historika
  • Spesial
  • Ragam
  • Genta Qalbu
  • Tasawuf Elegan
  • Opini

| Redaksi | Kebijakan Privasi | Pedoman Media Siber | Disclaimer | Indeks |

© 2026 Gazana Publika - Medianya Aktifis Terpercaya

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

Go to mobile version